Ketika Puing-puing Beton Sisa Serangan Israel Jadi Simbol Perayaan Natal Kelabu di Betlehem

Chandra Iswinarno

Jum'at, 08 Desember 2023 | 11:26 WIB
Ketika Puing-puing Beton Sisa Serangan Israel Jadi Simbol Perayaan Natal Kelabu di Betlehem
Tumpukan puing-puing membentuk Pohon Natal di sebuah gereja di Betlehem, Palestina, Selasa (5/12/2023). [Anadolu]

Suara.com - Natal di Kota bersejarah Betlehem, Tepi Barat diselimuti dengan keprihatinan akan perang yang berkobar di Palestina. Nuansa Natal di Kota Betlehem dirayakan tidak berlebihan dibandingkan di negara-negara lain.

Salah satu gereja di kota tersebut bahkan menyiapkan dekorasi Natal tahun ini menggunakan puing-puing bangunan yang menjadi sasaran serangan Militer Israel di kawasan Palestina. Puing-puing tersebut menjadi simbol serangan Israel yang membabi buta di Gaza.

"Sementara genosida sedang dilakukan terhadap rakyat kami di Gaza, kami tidak bisa merayakan kelahiran Yesus Kristus tahun ini dengan cara apa pun. Kami tidak ingin merayakannya," kata pendeta Munzir Ishak dari Gereja Natal Evangelis Lutheran kepada Anadolu, beberapa waktu lalu.

Gereja-gereja yang berada di wilayah pendudukan Palestina lebih memilih membatasi perayaan suka cita kelahiran Yesus Kristus dengan melakukan doa dan ritual ilahi.

Tak ada dekorasi pohon Natal tahun ini, gereja memilih dekorasi yang terbuat dari puing-puing yang melambangkan kehancuran di Gaza.

Dekorasi tersebut dibuat dalam serupa gundukan yang terbuat dari potongan beton di sekitar pohon zaitun, dan di tengah gundukan ini ditempatkan mainan bayi untuk mengingatkan bayi yang terperangkap di bawah puing-puing.

Di sekitar reruntuhan ini disusun ranting-ranting pohon yang patah, berbagai ikon, dan lilin.

Ishak mengungkapkan, hiasan reruntuhan sebagai pengganti dekorasi Natal di gereja adalah pesan untuk diri mereka sendiri dan dunia.

"Pesan kami kepada diri kami sendiri adalah ini: Tuhan beserta kita dalam penderitaan ini. Kristus lahir dalam solidaritas dengan mereka yang menderita dan menderita. Tuhan menyertai mereka yang tertindas," katanya.

baca juga

Kedua, Ishak ingin memberitahukan kepada gereja-gereja di seluruh dunia bahwa 'Sayangnya, Natal di Palestina seperti ini.' Baik Kristen atau Muslim, ini adalah situasi yang kita alami di Palestina.

"Kita dihadapkan pada perang genosida yang menargetkan seluruh warga Palestina. Sayangnya, ketika kita memikirkan kelahiran Bayi Kristus, kita memikirkan bayi-bayi yang dibunuh secara brutal di Gaza," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan ke Gaza Ancam Perdamaian Dunia, Sekjen PBB Antonio Guterres Nyalakan Tanda Bahaya Aktifkan Pasal 99

Serangan ke Gaza Ancam Perdamaian Dunia, Sekjen PBB Antonio Guterres Nyalakan Tanda Bahaya Aktifkan Pasal 99

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 15:51 WIB

Warga Palestina: Israel Berbohong, Tidak Ada Tempat Aman di Gaza

Warga Palestina: Israel Berbohong, Tidak Ada Tempat Aman di Gaza

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 11:58 WIB

Sedih Banget! Jurnalis Palestina Tulis Surat Wasiat karena Putus Harapan Dikepung Tentara Israel

Sedih Banget! Jurnalis Palestina Tulis Surat Wasiat karena Putus Harapan Dikepung Tentara Israel

Lifestyle | Rabu, 06 Desember 2023 | 15:53 WIB

Terkini

Kolaborasi Microchip dan Marelli, Hadirkan Solusi Layar Otomotif Berstandar Terbuka

Kolaborasi Microchip dan Marelli, Hadirkan Solusi Layar Otomotif Berstandar Terbuka

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 11:09 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:06 WIB

Abu Vulkanik di Sekitar Kita, Seberapa Bahaya bagi Tubuh?

Abu Vulkanik di Sekitar Kita, Seberapa Bahaya bagi Tubuh?

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:05 WIB

Pansus DPRD DKI Ungkap Borok Mafia Parkir: Tak Berizin dan Manipulasi Pajak

Pansus DPRD DKI Ungkap Borok Mafia Parkir: Tak Berizin dan Manipulasi Pajak

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:05 WIB

Cuma Rp20 Ribuan! 5 Conditioner untuk Rambut Halus, Lembut & Mudah Diatur!

Cuma Rp20 Ribuan! 5 Conditioner untuk Rambut Halus, Lembut & Mudah Diatur!

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 11:05 WIB

Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi

Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi

Lampung | Selasa, 08 September 2026 | 11:03 WIB

Aroma Buku dan Aroma Vanila

Aroma Buku dan Aroma Vanila

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 11:02 WIB

Masyarakat Lokal Jadi Kunci, Bagaimana Konservasi Alam Bisa Bertahan Jangka Panjang?

Masyarakat Lokal Jadi Kunci, Bagaimana Konservasi Alam Bisa Bertahan Jangka Panjang?

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 11:00 WIB

Harga Buku 'Islam ala Prabowo', Bedah Sisi Lain Kepemimpinan Sang Jenderal

Harga Buku 'Islam ala Prabowo', Bedah Sisi Lain Kepemimpinan Sang Jenderal

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 10:59 WIB

Kembali Diperiksa Tim 9, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terseret Kasus Asabri dan Jiwasraya

Kembali Diperiksa Tim 9, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terseret Kasus Asabri dan Jiwasraya

News | Selasa, 08 September 2026 | 10:57 WIB

×