Mustahil Anak Betawi Ditunjuk Presiden jadi Gubernur DKJ, PKS: Pasti Dipilih 'Orang-orangnya' Sendiri

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2023 | 12:23 WIB
Mustahil Anak Betawi Ditunjuk Presiden jadi Gubernur DKJ, PKS: Pasti Dipilih 'Orang-orangnya' Sendiri
Mustahil Anak Betawi Ditunjuk Presiden jadi Gubernur DKJ, PKS: Pasti Dipilih 'Orang-orangnya' Sendiri. (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI, Mohamad Taufik Zoelkifli mengkritisi soal alasan pengajuan usulan gubernur ditunjuk presiden dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Khusus Jakarta (DKJ), yakni agar anak Betawi bisa menjadi kepala daerah. Menurutnya, alasan itu tidak relevan.

Taufik mengatakan, jika memang diberi wewenang, presiden belum tentu akan menunjuk putra daerah asli sebagai gubernur. Prioritas kepala negara disebutnya mengangkat orang-orang yang mendukungnya.

"Presiden akan menunjuk gubernur sesuai dengan keinginannya. Tidak mungkin diintervensi. Dia akan memilih 'orang-orangnya' sendiri. Atau orang yang akan mendukungnya penuh," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (12/12/2023).

Petugas berjaga di meja pengaduan di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/10/2017) [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Petugas berjaga di meja pengaduan di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/10/2017) [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Ia mengakui, memang ada kesempatan putra betawi ditunjuk Presiden jadi Kepala Daerah. Kendati demikian, orangnya tidak bisa sembarangan dan akan diatur presiden.

"Kalaupun Gubernur yang ditunjuk itu anak Betawi asli, tentunya dia akan ada di bawah kendali penuh Presiden," ucapnya.

Karena itu, sebenarnya kesempatan menjadikan anak betawi gubernur justru ada di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung. Sang tokoh bisa menggalang dukungan dari tingkat bawah tanpa perlu restu dari Presiden.

"Kalau Pilkada dengan sistem demokrasi, justru anak Betawi asli lebih mungkin menjadi Gubernur Jakarta yang bagus dan independen. Bahkan jadi Presiden juga bisa," tutur Taufik.

"Asalkan bibit-bibitnya kita persiapan dengan baik. Lewat prestasi di masyarakat dan/atau menapaki karier di partai politik dengan jenjang yang baik," tambahnya memungkasi.

Polemik Pemilihan Gubernur DKI

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi (MAPKB) sekaligus Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi 1982, Zainudin alias Haji Oding mengaku tetap ngotot mengusulkan pemilihan Gubernur Jakarta ditunjuk oleh Presiden tanpa lewat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) usai status ibu kota berpindah ke Nusantara.

Sebab, ia menginginkan orang betawi asli menjadi kepala daerah Jakarta. Menurutnya, sudah waktunya putra daerah memimpin tanah kelahirannya sendiri lewat penunjukan langsung oleh Presiden.

"Putra daerah mana gitu loh? Nggak ada. Sudah waktunya dong bukan lagi ibu kota, yuk kita coba memperhatikan keberadaan putra daerah gitu," ujar Oding saat dikonfirmasi, Jumat (8/12/2023).

Oding mengakui memang usulan ini menuai polemik karena banyak penolakan dari sejumlah pihak. Namun, ia tak mempedulikannya dan tetap ngotot mengusulkannya.

"Pendapat orang lain macam-mafam silakan aja, ibaratnya anjing menggonggong kafilah berlalu kan," tuturnya.

Selain itu, dengan sistem pemilihan ini, kata Oding, maka akan membuat perbedaan Jakarta selaku daerah khusus dengan provinsi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak DPR, Jokowi di Hari Antikorupsi: RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan!

Desak DPR, Jokowi di Hari Antikorupsi: RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan!

News | Selasa, 12 Desember 2023 | 12:13 WIB

Ribut-ribut Pemilihan Gubernur Jakarta, Jokowi Lebih Setuju Dipilih Rakyat atau Presiden?

Ribut-ribut Pemilihan Gubernur Jakarta, Jokowi Lebih Setuju Dipilih Rakyat atau Presiden?

News | Senin, 11 Desember 2023 | 15:32 WIB

Pantun Prabowo ke Pendukung: Kalau Ada yang Jelekin Kita, Mari Jogetin Saja

Pantun Prabowo ke Pendukung: Kalau Ada yang Jelekin Kita, Mari Jogetin Saja

Kotak Suara | Minggu, 10 Desember 2023 | 22:11 WIB

Setara Institut: Rapor Indeks HAM Kepemimpinan Jokowi Merah!

Setara Institut: Rapor Indeks HAM Kepemimpinan Jokowi Merah!

News | Minggu, 10 Desember 2023 | 19:12 WIB

Terkini

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:34 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:33 WIB

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:29 WIB