3. Membaca doa Iftitah
4. Membaca surat Al-Fatihah
5. Membaca salah satu surat dari Alquran. (Pada rakaat pertama, dianjurkan membaca Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali)
6. Ruku’
7. I’tidal
8. Sujud
9. Duduk di antara 2 sujud
10. Sujud kedua
11. Berdiri melaksanakan raka’at kedua sholat hajat
12. Membaca Al-Fatihah
13. Membaca salah satu surat pendek. (Pada raka'at kedua disunnahkan membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali)
14. Ruku’
15. I’tidal
16. Sujud
17. Duduk di antara 2 sujud
18. Sujud kedua
19. Tahiyyat akhir
20. Akhiri dengan salam
Sesuai petunjuk yang diberikan oleh Syekh Nawawi Banten dalam kitabnya yaitu Nihayatuz Zain, bahwa ia menyarankan agar seseorang yang sedang memiliki hajat untuk dapat melaksanakan sholat hajat.
“Orang yang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukan shalat hajat sebagaimana berikut,”
Sholat hajat ini dapat dilaksanakan 2 hingga 12 rakaat dengan dengan satu salam disetiap dua rakaat hingga berjumlah 12 rakaat.
Ibadah sholat hajat dilakukan agar segala keinginan atau hajat seseorang dikabulkan oleh Allah SWT. Keinginan ataupun hajat yang diminta ini harus sesuai dengan syariat-syariat Islam dan dianggap baik.
Selesai mengerjakan sholat, barulah anda menyampaikan hajat atau keinginan yang diharapkan. Memohonlah setulus hati hanya kepada Allah SWT, jangan lupa untuk memuji kebesaran-Nya dan membaca sholawat nabi.
Baru kemudian membaca doa sholat hajat sebagaimana dijelaskan pada uraian di atas.