Ustaz Adi Hidayat Buka Suara Soal Debat Capres, Usulkan 3 Perubahan Ini

Hairul Alwan

Rabu, 10 Januari 2024 | 14:39 WIB
Ustaz Adi Hidayat Buka Suara Soal Debat Capres, Usulkan 3 Perubahan Ini
Ustaz Adi Hidayat. [Youtube @adihidayatofficial]

Suara.com - Beberapa waktu lalu, debat calon presiden atau debat capres yang ketiga telah usai digelar pada Minggu (7/1/2024) di Istora, Senayan, Jakarta. Debat capres ketiga kali ini lebih berfokus pada enam hal, yakni Pertahanan, Keamanan, Globalisasi, Geopolitik, Hubungan Internasional, serta Politik Luar Negeri.

Pada debat capres antara Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo tersebut dinilai berlangsung cukup tegang dan sensasional. Bahkan potongan video debat tersebut banyak berseliweran dan viral di media sosial.

Sejumlah tokoh pun angkat bicara memberikan pandangan usai debat capres tak terkecuali tokoh agama yakni Ustaz Adi Hidayat. Diunggah melalui kanal Youtubenya Adi Hidayat Official, ia pun menjelaskan 3 usulan terkait debat Capres tersebut.

“Izinkan kami sedikit memberikan urun rembuk bila diperkenankan untuk memberikan masukan dari hasil dan juga perjalanan debat yang berlangsung dari sesi pertama kedua kemudian ketiga ini," ujar Ustaz Adi.

"Yang pertama, kita lihat sifat-sifat yang ditampilkan dalam debat itu bisa lebih substansial untuk mengedukasi masyarakat," katanya dalam video yang diunggah di kanal Youtubenya.

Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), Capres nomor urut dua Prabowo Subianto (tengah), Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo (kiri) saling berpegangan tangan usai debat perdana Capres dan Cawapres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), Capres nomor urut dua Prabowo Subianto (tengah), Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo (kiri) saling berpegangan tangan usai debat perdana Capres dan Cawapres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Dan dengan sifat edukatif ini kita bisa melihat, menilai dan bahkan mungkin bisa memberikan satu masukan untuk memotivasi kita dalam menentukan siapa kiranya yang dipandang layak untuk bisa memimpin Indonesia kedepan," imbuh Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat juga mengusulkan agar panelis yang datang dalam debat mewakili kepentingan masyarakat seluruh daerah Indonesia.

"Bila ada 38 Provinsi dibagi 5 sesi saja tentu kita akan temukan 7-8 orang bisa hadir dan menyampaikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat di setiap provinsinya, setiap daerahnya sehingga real kebutuhan masyarakat Indonesia dari semua wilayah bisa disuarakan, bisa didengar pendapatnya dari para paslon itu untuk memberikan solusi," ungkapnya.

Bahkan Ustaz Adi Hidayat menilai bila pada debat Capres kali ini tidak ada unsur edukasi dari para Capres dan malah sekedar ingin tampil saja.

baca juga

"Kita perhatikan sampai sesi ketiga, nuansa edukasinya begitu kecil yang ada itu lebih terlihat nuansa shownya. Ya kalau hanya ingin sekedar tampil memang sah-sah saja namun sangat disayangkan untuk substansi untuk bisa diketahui masyarakat," kata UAH.

"Yang kita lihat pada akhirnya adalah justru sentimen-sentimen negatif baik antar paslon yang kemudian diviralkan sehingga yang dikonsumsi oleh masyarakat itu bukan substansi visi misinya tapi ketegangan-ketegangan yang ada dalam debatnya," sambungnya.

Pada catatan kedua, ia menyayangkan akan hadirnya sosok panelis namun hanya untuk mengambil undian sehingga ilmu ataupun gagasan yang dimiliki tidak dikeluarkan untuk menguji para Capres tersebut.

"Catatan kami yang kedua ini, walaupun namanya debat tapi dalam konteks uji publik. Bisa direvisi konsep yang berlangsung oleh KPU ini karena sayang ada 14 panelis pakar di bidangnya tapi hanya ditugaskan untuk mengambil undian," ucapnya.

"Ilmunya tidak terimplementasikan, gagasan-gagasan atau mungkin dari wujud pertanyaan yang bisa diujikan kepada Capres dan bisa dilihat oleh publik itu tidak nampak. Lalu dimana sisi intelektual mereka, untuk apa dihadirkan?," imbuhnya lagi.

Di akhir video, Ustaz Adi Hidayat memberikan catatan bagi semua agar tetap bersikap dewasa dan selalu menciptakan kedamaian. Ia juga berharap para paslon bisa membangun narasi yang lebih edukatif.

"Untuk semua sudah saatnya untuk menampilkan kedewasaan yang membangun kedamaian. Dunia bergerak begitu cepat pertentangan di luar begitu luar biasa," ungkap Ustaz Adi.

"Yang ingin kita katanya adalah jika para paslon ini dan juga tim politik terkait membangun narasi-narasi yang lebih mengedukasi, menampilkan kedamaian itu akan lebih nyaman diterimanya sehingga ini bisa meredam gejolak," pungkasnya.

Kontributor : Mira puspito

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Gagas Pilot Project Rumah Panggung dan Terapung di Pantura, Digarap oleh Unhan

Prabowo Gagas Pilot Project Rumah Panggung dan Terapung di Pantura, Digarap oleh Unhan

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:37 WIB

Prabowo Dorong Pembangunan Tanggul Laut di Pantura untuk Cegah Warga Terdampak Banjir Rob

Prabowo Dorong Pembangunan Tanggul Laut di Pantura untuk Cegah Warga Terdampak Banjir Rob

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:30 WIB

Ganjar Pranowo Pernah Punya Simpanan Tua, Kini Kalah Mahal dari Honda Scoopy

Ganjar Pranowo Pernah Punya Simpanan Tua, Kini Kalah Mahal dari Honda Scoopy

Otomotif | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:27 WIB

Punya Tanah 500 Ribu H, Prabowo Subianto Sudah Buat Wasiat yang Mengharukan

Punya Tanah 500 Ribu H, Prabowo Subianto Sudah Buat Wasiat yang Mengharukan

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:26 WIB

Cerita Ganjar Pranowo Pernah Hidup Susah, Satu Buah Telur Dibagi Empat

Cerita Ganjar Pranowo Pernah Hidup Susah, Satu Buah Telur Dibagi Empat

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:23 WIB

Bedah Ide Anies Baswedan Soal Pertahanan, CSI: Kreatif tapi...

Bedah Ide Anies Baswedan Soal Pertahanan, CSI: Kreatif tapi...

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:20 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×