Muhaimin Iskandar Sindir Catatan Makamah Konstitusi, Gibran: Gitu Dong Gus Jangan Terlalu Tegang

Baehaqi Almutoif | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 21 Januari 2024 | 21:21 WIB
Muhaimin Iskandar Sindir Catatan Makamah Konstitusi, Gibran: Gitu Dong Gus Jangan Terlalu Tegang
Calon wakil presiden atau cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menyindir cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai menjelaskan terkait produktivitas petani dalam debat keempat Pilpres 2024 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024). (Tangkap Layar YouTube KPU RI)

Suara.com - Dua Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka dan Muhaimin Iskandar terlibat saling sindir di debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1/2024).

Beberapa kali keduanya terlihat saling membalas. Pada sesi tema desa, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sempat menyindir mengenai catatan Makamah Konstitusi (MK) di awal paparannya.

"Terima kasih saya catat sedikit yang penting ini bukan catatan Makamah Konstitusi," ujar Cak Imin dikutip.

Baca Juga:

Cawapres nomor urut 01 itu kemudian menjelaskan mengenai gagasan pembangunan desa yang patut dilanjutkan. Menurutnya, pembangunan harus dimulai dari bawah, yakni desa.

Dana desa membantu untuk menjadikanya mandiri. Karena itu dia berencana meningkatkan lagi anggaran dana desa menjadi Rp5 miliar.

"Dana desa terlaksana dengan baik, sehingga masyarakat desa semakin kerasan. Nanti ke depan nanti kita siapkan lagi kita naikkan lagi anggaran Rp5 miliar per desa tidak hanya infrastrukturnya yang baik. Tetapi ada penumbuhan ekonomi yang tumbuh dari BUMDES dengan wirausaha yang tumbuh pertanian, peternakan, ekonomi kreatif tumbuh di desa. Sehingga orang tertarik di desa," kata Cak Imin.

Gibran yang mendapat kesempatan pertama untuk menanggapi pernyataan dari Cak Imin menyinggung mengenai sikap yang lebih rileks dalam debat kali ini.

"Nah gitu bungkus jangan terlalu tegang kayak waktu debat cawapres pertama," kata Gibran.

"Intinya di sini adalah bagaimana kita menumbuhkan rasa 'sense of belonging' dari masyarakat desa," katanya lagi.

Cawapres nomor urut 02 tersebut lantas memberikan contoh desa wisata yang ada di Mojokerto. "Di situ ada desa desa wisata nomor 1 se-Indonesia kemarin dapat penghargaan dari Pak Sandiaga Uno. Intinya adalah desa wisata dibangun dengan proud funding, jadi masyarakat desa punya saham di destinasi wisata tadi," katanya.

Menurutnya, ini salah satu dari pengembangan desa yang wajib ditingkatkan dan dilanjutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Dislepet Gibran Saat Debat Cawapres, Cak Imin Sibuk Basahi Bibir

Kerap Dislepet Gibran Saat Debat Cawapres, Cak Imin Sibuk Basahi Bibir

Kotak Suara | Minggu, 21 Januari 2024 | 21:16 WIB

Cak Imin Ingin Pembangunan Dari Bawah, Janjikan Rp 5 Miliar/Desa Tiap Tahun Untuk Kurangi Urbanisasi

Cak Imin Ingin Pembangunan Dari Bawah, Janjikan Rp 5 Miliar/Desa Tiap Tahun Untuk Kurangi Urbanisasi

Kotak Suara | Minggu, 21 Januari 2024 | 21:13 WIB

Diserang Soal Pupuk, Gibran Jawab Perusahaan yang Dikawal Bahlil di Fakfak

Diserang Soal Pupuk, Gibran Jawab Perusahaan yang Dikawal Bahlil di Fakfak

Bisnis | Minggu, 21 Januari 2024 | 21:05 WIB

Terkini

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:37 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:15 WIB

Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz

Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:13 WIB

Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang

Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:13 WIB

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:08 WIB

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB