Analisis Debat Cawapres: Perspektif Gibran Lebih Pro Pengusaha, Bertolak Belakang dengan Muhaimin dan Mahfud

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 22 Januari 2024 | 12:46 WIB
Analisis Debat Cawapres: Perspektif Gibran Lebih Pro Pengusaha, Bertolak Belakang dengan Muhaimin dan Mahfud
Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) usai Debat Capres-Cawapres Keempat di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Direktur Algoritma Research and Consulting, Aditya Perdana, menganilisis penyampaian dari masing-masing calon wakil presiden pada debat Pilpres keempat, Minggu (21/1) malam. Hasilnya, Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD dinilai memiliki kesamaan perspektif, sementara Gibran Rakabuming Raka berbeda.

"Secara substansi terlihat Gus Imin dan Prof Mahfud memiliki perspektif kritis terhadap isu-isu lingkungan, SDA ataupun desa," ujar Aditya dalam keterangannya, Senin (22/1/2024).

Aditya mengatakan pendekatan yang disampaikam keduanya adalah bagaimana ada banyak kondisi dan situasi yang tidak adil bagi para petani, kelompok masyarakat adat akibat eksploitasi sumber daya alam yang ada. Di antara keduanya juga turut menyoroti tentang persoalan banyaknya mafia yang andil dalam memperumit persoalan hukum lingkungan dan lainnya.

"Sehingga pendekatan kebijakan yang mereka tawarkan dalam kerangka people oriented dan partisipatif agar dapat mengatasi berbagai masalah yang selama ini terus berulang, terutama yang bersinggungan dengan kebijakan," kata dia.

"Bahkan opsi untuk membereskan birokrasi dan pembenahan terhadap aparat penegak hukum yang main mata dalam penyalahgunaan dan eksploitasi SDA juga disampaikan oleh Prof Mahfud sebagai salah satu strategi yang ingin dilakukan," Aditya menambahkan.

Sementara itu, menurut dosen Ilmu Politik FiSIP Universitas Indonesia ini, perspektif Gibran justru sebaliknya.

Aditya mengatakan Gibran lebih banyak menekankan bagaimana kebijakan yang telah ada untuk dilanjutkan dan membuka ruang yang luas bagi upaya pengembangan bisnis dan perluasan usaha di sektor energi dan lingkungan hidup (green economy).

Ia berujar pendekatan yang disampaikan oleh Gibran memiliki perspektif yang jelas untuk para pengusaha dan memberikan optimisme untuk munculnya green jobs di masa depan.

"Perspektif ini yang lebih pro, pengusaha tentu bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh paslon 01 dan 03 yang menekankan pembangunan yang adil bagi semua pihak dan tidak ada yang tertinggal. Ini lah poin penting secara substantif dalam perdebatan yang ada kemarin," kata Aditya.

Sebelumya, dalam sesi paparan visi misi, Gibran bicara soal peluang terciptanya 19 juta lapangan pekerja. Syaratnya keberlanjutan terhadap agenda hilirisasi.

Hal itu disampaikan Gibran dalam paparan visi misi di debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Ketiga Cawapres saling bersalaman usai debat Capres-Cawapres keempat di JCC Senayan, Jakarta, Mnggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketiga Cawapres saling bersalaman usai debat Capres-Cawapres keempat di JCC Senayan, Jakarta, Mnggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Bapak, ibu yang saya hormati, teman-teman sesama anak muda, jika agenda hilirisasi, pemerataan pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif, UMKM bisa kita kawal, insyaallah akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi muda dan kaum perempuan," kata Gibran, Minggu (21/1/2024).

Giban lantas bicara peluang terciptanya pekerjaan hijau atau green jobs. Green jobs sendiri merupkan pekerjaan yang mendukung pelestarian lingkungan.

"5 juta di antaranya adalah green jobs. Green jobs ini adalah peluang kerja di bidang kelestarian lingkungan. Green jobs ini adalah trend peluang kerja masa kini dan masa depan," kata Gibran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Apa Itu Smart Farming, Istilah yang Disebut Gibran dalam Debat Cawapres

Mengenal Apa Itu Smart Farming, Istilah yang Disebut Gibran dalam Debat Cawapres

Tekno | Senin, 22 Januari 2024 | 12:43 WIB

Candaan Cak Imin ke Tom Lembong usai Disebut-sebut Gibran: Ada yang Rindu Rupanya

Candaan Cak Imin ke Tom Lembong usai Disebut-sebut Gibran: Ada yang Rindu Rupanya

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 12:15 WIB

Dituding Gibran Anti Nikel, Tom Lembong Keras: Jangan Konyol Karena Senjata Makan Tuan

Dituding Gibran Anti Nikel, Tom Lembong Keras: Jangan Konyol Karena Senjata Makan Tuan

Bisnis | Senin, 22 Januari 2024 | 11:58 WIB

Tak Banyak Atraksi, Anies Kasih Skor 11 dari 10 untuk Penampilan Cak Imin Saat Debat Cawapres

Tak Banyak Atraksi, Anies Kasih Skor 11 dari 10 untuk Penampilan Cak Imin Saat Debat Cawapres

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 11:54 WIB

Ditawari Gibran Donat di Debat Pilpres, Respons Istri Anies Baswedan Tuai Pro Kontra

Ditawari Gibran Donat di Debat Pilpres, Respons Istri Anies Baswedan Tuai Pro Kontra

Lifestyle | Senin, 22 Januari 2024 | 11:58 WIB

Terkini

Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru

Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru

News | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB