Pandji Pragiwaksono Ungkap Citra Buruk PDI Perjuangan, Tak Ingin Ganjar Pranowo Menang di Pilpres 2024

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Selasa, 23 Januari 2024 | 18:21 WIB
Pandji Pragiwaksono Ungkap Citra Buruk PDI Perjuangan, Tak Ingin Ganjar Pranowo Menang di Pilpres 2024
Pandji Pragiwaksono [Instagram]

Suara.com - Komedian dan Aktor, Pandji Pragiwaksono terang-terangan tak ingin Calon Presiden Ganjar Pranowo menang di Pilpres 2024 ini.

Bahkan ia menunjukan sikap yang kesal dengan PDI Perjuangan. Selain itu, ia tak ingin presiden setelah Jokowi hanya patuh kepada pimpinan partai.

"Gua enggak mau 03 menang, karena gua capek lihat presiden yang diperlakukan sembarangan oleh bu Mega, emang lu enggak capek lihat presiden duduk di depan pimpinan partainya," ujarnya dikutip dari viedo TikTok @ddeldr pada Selasa (23/1/2024).

"Pak jokowi atau pak ganjar kalau enggak ada PDIP kasihan deh, emang lu enggak capek, emoh, enggak mau. enggak sedih lu, gua mah sedih," ujar Pandji.

Ia menyebut penghinaan kepada Presiden Indonesia kini malah datang dari Partai yang mengusung, bukan lagi dari para orang-orang yang suka memberikan kritik.

"Itu presiden kita lho, lu ngomongin soal penghinaan presiden, itu bukan keluar dari mulut-mulut yang berniat mengkritik beliau, tapi prilaku orang-orang yang berfikir punya hak atas presiden republik indonesia yang dipilih rakyatnya, itu penghinaan presiden," ujarnya.

Pandji pun dengan lantang, jika para pemilih ingin tetap seperti itu maka pilih saja Ganjar Pranowo sebagai presiden ke-8.

"Lu mau Presiden digituin, pilih ganjar," ucapnya.

Selain itu, Pandji juga melontarkan sindiran kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani.

"Bu puan mungkin berubah, bu puan punya indikasi berubah, yang penting semua solid, tapi selama masih bu mega saya masih mempunyai kecurigaan yang sama," ujarnya.

Pandji pun juga memberikan kritikan, PDI Perjuangan dianggap sebagai partai dinasti yang memberikan kekuasaan partai ke trah Soekarno.

"Gimana coba gua bisa percaya sama PDIP? seminimal-minimalnya PDIP adalah fans club soekarno, seburuk-buruknya PDIP partai dinasti. Kalau untuk membuktikan cari pimpinan partai di luar keturunan soekarno, kan demokrasi. Bahkan setiap ada suara untuk itu, hilang," ujar Pandji Pragiwaksono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Serukan Para Pelaku UMKM Pendukung Prabowo Jaga TPS saat 14 Februari, Apa Tujuannya?

TKN Serukan Para Pelaku UMKM Pendukung Prabowo Jaga TPS saat 14 Februari, Apa Tujuannya?

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 18:01 WIB

Kirim Ucapan Ultah kepada Megawati, Gibran Copas Cuitan Ganjar Pranowo?

Kirim Ucapan Ultah kepada Megawati, Gibran Copas Cuitan Ganjar Pranowo?

News | Selasa, 23 Januari 2024 | 17:55 WIB

Siap Beri Bantuan Hukum, TKN Cek Informasi Pendukung Prabowo Dianiya Simpatisan PDIP di Bandung

Siap Beri Bantuan Hukum, TKN Cek Informasi Pendukung Prabowo Dianiya Simpatisan PDIP di Bandung

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 17:49 WIB

Terkini

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB