Gibran Abai Filosofi Lamun Siro Sekti Ojo Mateni, Pengamat: Kehilangan Ceruk Swing Voters

Galih Prasetyo

Kamis, 25 Januari 2024 | 15:36 WIB
Gibran Abai Filosofi Lamun Siro Sekti Ojo Mateni, Pengamat: Kehilangan Ceruk Swing Voters
Cawapres nomor urut satu, Muhaimin Iskandar beradu gagasan dengan Cawapres nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka saat debat Capres-Cawapres keempat di JCC Senayan, Jakarta, Mnggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pembahasan seputar pasca debat cawapres Pilpres 2024 yang berlangsung akhir pekan lalu masih jadi topik di publik. Sorotan tentu saja terarah kepada cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.

Gestur dan pernyataan-pernyataan Gibran masih jadi sorotan. Menurut pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Mikhael Rajamuda Bataona, penampilan Gibran menjadi antiklimaks sekaligus antitesis bagi Gibran yang selama ini dipersonifikasi Jokowi.

Menurut Mikhael Bataona, debat cawapres kemarin membuat Gibran ditilik dari kajian akademik justru menghilangkan personifikasi Jokowi yang selama ini melekat kepada dirinya.

Baca Juga:

Mikhael Bataona jelaskan bahwa atraksi, gimik Gibran kepada dua paslon lain melunturkan citra dan personifikasi karakter Jokowi. Gibran kata Bataona sama sekali tidak tunjukkan jatidiri Jokowi yang punya filosofi hidup, Lamun siro sekti ojo mateni, yang artinya meskipun kamu sakti jangan suka menjatuhkan.

"Dari sana ia sedang melawan filosofi hidup ayahnya, yaitu, meskipun kamu sakti, janganlah suka menjatuhkan. Hal ini terjadi karena bagi publik, sebagai anak Jokowi, Gibran tidak bisa melepaskan diri dari karakter dan jatidiri ayahnya yang punya filosofi hidup, meski dirinya punya kekuasaan dan kesaktian, ia tidak akan menjatuhkan orang lain," jelasnya.

Gibran dijelaskan oleh Bataona justru menyerang dengan nuansa merendahkan Mahfud Md juga Muhaimin. Hal yang oleh publik dinilai kurang elok dan jauh dari standar etis juga berkaitan dengan tuduhan Gibran kepada Muhaimin.

Menyerang pribadi atau ad homminem, tidak diperbolehkan dalam debat. Faktanya, berkali-kali publik menilai bahwa Gibran seolah-olah merendahkan dua pasangan calon yang lain. Artinya dia justru menjadi antitesis dari ajaran dan filosofi hidup ayahnya, kata Mikhael Bataona.

Lebih lanjut kata Bataona, kondisi ini bisa merugikan elektabilitas paslon 02 di mata publik.

baca juga

"Karena debat ini disaksikan secara telanjang oleh publik maka bisa dikatakan bahwa Gibran dan timnya gagal memaksimalkan debat semalam untuk menaikkan elektabilitas Prabowo-Gibran yang mulai stagnan alias mandek," ungkapnya.

"Jadi inilah kesalahan strategi Tim Prabowo-Gibran yang tidak menasehati Gibran untuk tampil elegan dan boleh menyerang tapi menyerang ide dan gagasan, bukan merendahkan dan menyerang pribadi lawan debat," tambahnya.

Kata Bataona, apa yang dilakukan Gibran memang akan mempertebal basis pemilih para pendukung 02, namun justru gagal menggaet pemilih baru dari ceruk pemilih mengambang yang masih cukup besar. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Ampuh Anies: Perubahan Butuh Kerja Keras, Ajak 40 Rumah Pilih AMIN

Strategi Ampuh Anies: Perubahan Butuh Kerja Keras, Ajak 40 Rumah Pilih AMIN

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 15:26 WIB

Debat Kelima Pilpres 2024 Kapan Digelar? Ini Jadwal, Tema dan Jam Tayangnya

Debat Kelima Pilpres 2024 Kapan Digelar? Ini Jadwal, Tema dan Jam Tayangnya

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 15:23 WIB

Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Pandji Pragiwaksono: Bapak Lagi Dukung Siapa?

Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Pandji Pragiwaksono: Bapak Lagi Dukung Siapa?

Entertainment | Kamis, 25 Januari 2024 | 15:13 WIB

Mahfud MD Dapat Gelar Batin Perkasa Saibani Niti Hukum dari Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Lampung

Mahfud MD Dapat Gelar Batin Perkasa Saibani Niti Hukum dari Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Lampung

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 14:56 WIB

Anies Baswedan: Beberapa Kali Saya Berkunjung ke Ranah Minang, Ungkapan Perubahan Selalu Digaungkan

Anies Baswedan: Beberapa Kali Saya Berkunjung ke Ranah Minang, Ungkapan Perubahan Selalu Digaungkan

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 14:53 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×