Paslon Nomor 2 Gencar Kampanye di Kandang Banteng, Ganjar Pranowo Akui Punya Strategi Khusus

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Senin, 29 Januari 2024 | 10:13 WIB
Paslon Nomor 2 Gencar Kampanye di Kandang Banteng, Ganjar Pranowo Akui Punya Strategi Khusus
Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo kampanye terbuka di Alun-Alun Wates Kulon Progo, Minggu (28/1/2024). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka semakin gencar berkampanye di Jawa Tengah (Jateng). Hal itu disinyalir sebagai salah satu upaya untuk menggoyang 'kandang banteng' selama ini.

Menanggapi hal itu, Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo tak memungkiri bahwa Jateng memang menjadi daerah yang selalu dipertimbangkan untuk menyumbang suara 

"Oiya kita sadar betul kok Jateng itu seksi untuk diambil suaranya. Karena ini kandang banteng dan cukup kokoh maka pasti orang ingin mengambil banteng-bantengnya begitu," kata Ganjar, usai kampanye terbuka di Alun-Alun Wates Kulon Progo, Minggu (28/1/2024).

Meskipun demikian, Ganjar mengaku masih mempunyai sejumlah strategi untuk memperkokoh kandang banteng tersebut. Seluruh pihak baik dari tim pemenangan daerah pun sudah mulai bergerak.

"Oh tentu saja semua sudah bergerak sekarang kalau di internal kami ada namanya tiga pilar, tiga pilar itu ada di struktural, legislatif dan eksekutif," tuturnya.

Ganjar tak menampik untuk saat ini semua pihak itu belum sepenuhnya berjalan maksimal. Terlebih untuk pihak-pihak yang berada dalam jajaran eksekutif. 

Menurutnya saat ini jajaran eksekutif sedang dalam kondisi terjebak. Hal itu terkait dengan isu netralitas yang masih menjadi perbincangan hangat hingga sekarang.

"Nah memang kalau sudah bicara eksekutif kita hati-hati, dulu kami betul-betul menahan diri. Tapi hari ini rasanya mereka semua mengalami pada situasi kuldesak, seperti terjebak begitu ya karena satu sisi kemarin disuruh netral pada satu sisi lain boleh," ucapnya.

"Maka saya hanya meminta kepada kader-kader yang di eksekutif gunakan aturan kalau mau ikut dalam kampanye bercutilah. Karena cara itu yang paling benar dan tidak melanggar aturan," imbuhnya.

Selain itu, ditambahkan Ganjar, seluruh partai koalisi pun telah bergerak. Termasuk para relawan yang juga diklaim semakin solid.

"Itu contohnya, dan kita bergerak dan partai-partai lain bergerak cukup masif relawan-relawan makin hari makin semangat karena situasi-situasi kondisi terakhir kalau bahasanya Mbak Yenny, selamatkan demokrasi, nah mereka bangkit," tandasnya.

Sebelumnya, cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka akan fokus berkampanye di Jawa Tengah dan Jakarta pada awal tahun Januari 2024. Gibran menilai kedua wilayah tersebut perlu atensi khsusus demi memenangkan kontestasi Pilpres 2024 bersama calon presiden atau capres Prabowo Subianto. 

Selain Jawa dan Jakarta, beberapa wilayah lain yang dinilainya perlu atensi khusus yakni Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY.

Januari 2024, kata Gibran, dirinya akan menggencarkan kampanye di Jawa Tengah. Bahkan intensitasnya disebut mencapai 80 persen. Diketahui, Jateng disebut-sebut adalah kandang 'Banteng' karena menjadi basis suara pendukung dari PDIP. 

Terbaru, pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka baru saja melakukan kampanye akbar di Jawa Tengah. Keduanya hadir dalam kampanye bertajuk Kirab Kebangsaan yang diselenggarakan di Semarang, Minggu (28/1/2024) sore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyanyi di Panggung Kampanye, Warganet Bandingkan Alam Ganjar dan Kiesha Alvaro: Mendingan...

Nyanyi di Panggung Kampanye, Warganet Bandingkan Alam Ganjar dan Kiesha Alvaro: Mendingan...

Lifestyle | Senin, 29 Januari 2024 | 08:42 WIB

Belum Pede Walau Berpeluang Menang Satu Putaran versi Lembaga Survei, Prabowo ke Pendukung: Kita Tak Boleh Santai!

Belum Pede Walau Berpeluang Menang Satu Putaran versi Lembaga Survei, Prabowo ke Pendukung: Kita Tak Boleh Santai!

Kotak Suara | Senin, 29 Januari 2024 | 00:00 WIB

Curhat Kerap Disemprot Gegara Ngomong Kasar, Prabowo Auto Bicara Halus Bak Profesor, Begini Gayanya!

Curhat Kerap Disemprot Gegara Ngomong Kasar, Prabowo Auto Bicara Halus Bak Profesor, Begini Gayanya!

Kotak Suara | Minggu, 28 Januari 2024 | 20:59 WIB

Terkini

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB