Sentil Soal Isu Netralitas NU, Gus Mus: Urusan NU untuk Memperbaiki Kinerja Memenangkan Indonesia Bukan Capres!

Galih Priatmojo | Suara.com

Senin, 29 Januari 2024 | 11:46 WIB
Sentil Soal Isu Netralitas NU, Gus Mus: Urusan NU untuk Memperbaiki Kinerja Memenangkan Indonesia Bukan Capres!
Gus Mus sentil soal netralitas NU di acara pembukaan konferensi besar Nahdlatul Ulama di Ponpes Al Munnawir, Krapyak, Yogyakarta, Senin (29/1/2024). [TVNU/Youtube]

Suara.com - Kiai Ahmad Mustofa Bisri menyentil soal isu tak sedap yang berhembus kepada NU soal netralitas menyikapi pilpres 2024. 

Diketahui baru-baru ini menghangat isu yang berhembus mengenai Nahdlatul Ulama atau NU yang dianggap tidak netral. 

Isu tidak netral itu berhembus kencang setelah beredar kabar adanya sejumlah dukungan secara terstruktur dan sistematis yang diduga dari sejumlah pengurus PBNU terhadap pasangan capres cawapres tertentu. 

Menyikapi itu, Kiai Ahmad Mustofa Bisri pun turut menyorotinya.

Hal itu disampaikan saat ia didapuk untuk memberi tausiah dan pembacaan doa di acara pembukaan konferensi besar Nahdlatul Ulama dalam rangkaian Harlah NU di Ponpes Al Munnawir, Krapyak, Yogyakarta.

Dikutip dari channel YouTub TVNU, sosok yang akrab disapa Gus Mus tersebut mengaku sempat ketar-ketir ketika Ketum PBNU hingga Rais 'Aam memberikan sambutan lantaran takut menyerempet soal politik. 

Gus Mus pun sempat berkata dalam hati bila sampai berbicara politik, ia akan keluar dari acara tersebut.

"Saya tadi sudah ketar-ketir saya ketika ketua umum pidato rois 'Aam pidato ketar-ketir jangan-jangan menyinggung soal Pilpres,"ucapnya seperti dikutip Senin (29/1/2024).

"Aku wis niat begitu nyebut Pilpres aku terus keluar. Karena itu bukan urusannya NU, urusannya NU memperbaiki kinerja memenangkan Indonesia bukan memenangkan capres," tegasnya.

"Mohon maaf saya terlalu menyadari jabatan saya sebagai mustasyar sehingga pengen memberikan masyuroh," ucapnya. 

Sementara itu terpisah, merespon soal isu NU tak netral, Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf sesaat seusai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya netral dalam pilpres 2024 ini.

"PBNU tidak terlibat dukung mendukung kita akan berusaha menjalankan peran meniru Ngarsa Ndalem, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Menjaga kebersamaan masyarakat," papar Gus Yahya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Halaqah Kebangsaan di Ponpes Al Munnawir Krapyak, Yenny Wahid Minta Netralitas NU Dijaga dan Marwah Kyai Terjaga

Hadiri Halaqah Kebangsaan di Ponpes Al Munnawir Krapyak, Yenny Wahid Minta Netralitas NU Dijaga dan Marwah Kyai Terjaga

News | Senin, 29 Januari 2024 | 11:03 WIB

SBY Makan Pop Mie, AHY Diajak Sarapan Gudeg oleh Presiden Jokowi

SBY Makan Pop Mie, AHY Diajak Sarapan Gudeg oleh Presiden Jokowi

News | Minggu, 28 Januari 2024 | 10:54 WIB

Mahfud MD: Tidak Menjawab Pertanyaan Orang Bodoh Adalah Jawaban!

Mahfud MD: Tidak Menjawab Pertanyaan Orang Bodoh Adalah Jawaban!

News | Sabtu, 27 Januari 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB