Akankah Prabowo Mengucilkan Jokowi Jika Jadi Presiden? Analis Intelijen Menjawabnya

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 10 Februari 2024 | 08:10 WIB
Akankah Prabowo Mengucilkan Jokowi Jika Jadi Presiden? Analis Intelijen Menjawabnya
Ilustrasi Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto saat berada di Bandaraa Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024). Akankah Prabowo meninggalkan Jokowi? [Suara.com/Novian]

Suara.com - Salah satu ketakutan terbesar pendukung Jokowi ketika Jokowi berada di kubu Prabowo Subianto adalah ditinggalkannya Jokowi jika Prabowo menjadi Presiden RI.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah salah satu orang yang memiliki kekhawatiran ini. Sebab menurut Ahok, Prabowo pernah menjadi rival Jokowi dua kali. 

Analis intelijen Josef Wenas punya pendapat berbeda soal ini. Dalam dialognya bersama Akhmad Sahal di Youtube Cokro TV, Josef melihat persoalan ini dari maqom kenegarawanan bukan maqom politisi.

Baca Juga:

Iwan Fals Umumkan Sikap Politiknya di Pilpres 2024, Beda Pilihan dengan Slank dan Dewa 19

Mengenal Batalyon Raider Tempat Dinas Tunangan Ayu Ting Ting, Pasukan Elite TNI AD yang Punya Reputasi Ngeri

Menurut Josef, visi misi Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita adalah kelanjutan dari Nawa Cita Jokowi di tahun 2014 dan 5 Visi Jokowi di 2019.

Ia mengatakan, Asta Cita Prabowo menajamkan 5 visi Jokowi bicara tentang hilirisasi dan industrialisasi. Lalu kata dia, pertanyaannya apakah Prabowo tidak memerlukan Jokowi atau memerlukan Jokowi?.

"Saya kira jawabannya Prabowo memerlukan Jokowi karena Jokowi sudah melaksanakan sehingga kalau mau dilanjutkan dan ditajamkan justru aneh kalau Prabowo tidak melibatkan Jokowi," ujar dia.

Akhmad Sahal sebagai pembawa acara berpendapat akan terjadi matahari kembar jika Prabowo sebagai Presiden tetap melibatkan Jokowi dalam pemerintahannya.

Menurut Sahal, Prabowo justru tidak nyaman dengan matahari kembar. Sehingga kata Sahal, banyak yang beranggapan Jokowi adalah korban pertama jika Prabowo menjadi Presiden.

Ini karena Prabowo tidak ingin ada kekuatan Jokowi masih bercokol kuat di pemerintahannya sehingga network Jokowi dipotong, perannya dikucilkan, termasuk peran Gibran sebagai wapres dikucilkan.

Menjawab hal ini, Josef mengatakan, mana yang jadi kepentingan lebih utama Prabowo, apakah memotong network Jokowi atau merealisasikan visi asta citanya.

Kata Josef, Asta Cita adalah janji kenegarawanan Prabowo bukan hanya janji politik. Sehingga lanjutnya, apakah ini bernilai kecil sekadar politis atau ini adalah dimensi kenegarawanan Prabowo?

"Kalau saya melihat, ini dimensi kenegarawanan Prabowo yang menjadi komitmen dia terhadap Jokowi. Ini bukan soal kecil. Oleh karena itu kalau anda melihatnya sebagai politisi bisa kemana-kemana tapi Asta Cita ini kan konkret, akan diterjemahkan dalam politik anggaran juga karena konkret harus direalisasikan," paparnya.

Sehingga papar Josef, Apakah kita mau melihatnya dalam batas politik saja atau mau melihat dari maqom kenegarawanan juga.

"Apakah ini hanya janji manis kampanye? Saya kira tidak. Karena kalau ini dilakukan, Prabowo bunuh diri, Gerindra bunuh diri, Ini kan harus direalisasikan," tegasnya.

Josef mengatakan, akan lebih baik bagi Prabowo berkolaborasi dengan Jokowi sebagai pemilik dan peletak dasar gagasan lalu Prabowo tinggal melanjutkannya.

"Lalu kenapa mesti memotong network, kenapa harus bicara matahari kembar. Matahari kembar jelas tidak akan ada karena konstitusional presidensial kekuasaannya ada di tangan Presiden," ucap Josef.

Karena itu menurut Josef, melihat ini harus dari sisi kenegarawanan yang bukan bicara soal menang-kalah, bersiasat, memotong jaringan.

"Bukan soal itu. Soal kenegarawanan merealisasikan visi mereka Asta Cita yang merupakan kelanjutan Nawa Cita dan 5 Visi Jokowi," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bila Dilantik Jadi Presiden, Ini yang Bakal Dilakukan Anies Baswedan dalam Satu Menit Pertama

Bila Dilantik Jadi Presiden, Ini yang Bakal Dilakukan Anies Baswedan dalam Satu Menit Pertama

Kotak Suara | Jum'at, 09 Februari 2024 | 23:15 WIB

Alumni Unas Nyatakan Sikap Soal Demokrasi Di Bawah Rezim Jokowi, Tuntut Lima Hal Ini

Alumni Unas Nyatakan Sikap Soal Demokrasi Di Bawah Rezim Jokowi, Tuntut Lima Hal Ini

News | Jum'at, 09 Februari 2024 | 22:59 WIB

Sebut Indonesia Salah Satu Negara Terbanyak Mafia Haji, Anies: Perlu Ada Reformasi

Sebut Indonesia Salah Satu Negara Terbanyak Mafia Haji, Anies: Perlu Ada Reformasi

Kotak Suara | Jum'at, 09 Februari 2024 | 22:43 WIB

Meski Populer di TikTok, Prabowo Harus Waspadai Anies Jika Lolos Putaran Kedua

Meski Populer di TikTok, Prabowo Harus Waspadai Anies Jika Lolos Putaran Kedua

Tekno | Jum'at, 09 Februari 2024 | 21:49 WIB

Meraba Arah Dukungan Politik Ayu Ting Ting di Pilpres 2024: Pernah Coblos Prabowo, Terkini Lari Bareng Ganjar Pranowo

Meraba Arah Dukungan Politik Ayu Ting Ting di Pilpres 2024: Pernah Coblos Prabowo, Terkini Lari Bareng Ganjar Pranowo

News | Jum'at, 09 Februari 2024 | 21:32 WIB

Terkini

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB