Tampil di Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud, Putri Widji Thukul Tagih Janji Jokowi Soal Nasib Bapaknya

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 10 Februari 2024 | 13:05 WIB
Tampil di Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud, Putri Widji Thukul Tagih Janji Jokowi Soal Nasib Bapaknya
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo pada kampanye akbar bertajuk Hajatan Rakyat di Benteng Vastenburg untuk menunjukan kekuatan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Pasangan calon nomor 3, Ganjar-Mahfud menggelar kampanye akbar bertajuk Hajatan Rakyat di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024). Dalam kesempatan itu, turut diihadiri oleh putri penyair yang juga aktivis HAM Widji Thukul, Fitri Nghanti Wani.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, awalnya Wani tampil di hadapan ribuan massa pendukung Ganjar-Mahfud saat diperkenalkan seniman Butet Kertaradjasa. 

Dalam sambutannya, Butet mengatakan Solo merupakan kota kelahiran Widji Thukul, sang penyair yang kala itu kritis terhadap rezim Orde Baru.

"Di Solo lahir seorang penyair besar yang menjadi martir lahirnya demokrasi di Indonesia, sahabatku Widji Thukul. Widji Thukul yang diculik dan yang menculik (sekarang) mencapreskan. Sampai hari ini kita tidak tahu di mana kuburnya dan kalau memang sudah meninggal bagaimana nasibnya kita tidak tahu," kata Butet.

"Saya undang ke sini anaknya Wiji Thukul. Fitri Nganti Wani. Wanii!!" panggil Butet.

Wani kemudian tampil berjalan ke panggung menyambangi Butet.

"Wani, ini sedulur-sedulur mu kabeh, energi untuk hidupmu, meskipun sebelum umurmu 5 tahun sudah ditinggalkan ayahmu yang sampai hari ini tidak jelas nasibnya. Coba kamu sampaikan ke kawan-kawanmu, energi hidupmu ini, apa kesan terhadap ayahmu, Wiji Thukul dan apa janji Presiden Indonesia tahun 2014 (Jokowi) kepada Mbak Sipon, ibumu almarhum. Sampaikan kepada khalayak. Silakan," kata Butet.

Cerita Fitri Wani

Fitri pun bercerita bahwa dirinya sekeluarga sempat dijanjikan Presiden Jokowi soal upaya penuntasan kasus penculikan aktivis tahun 1998. Dalam janjinya itu, Jokowi, ingin kasus tersebut bisa jelas dan terang benderang, terutama soal keberadaan Widji Thukul. 

baca juga

"Tentu saja saya berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk saya bisa berbicara di hadapan banyak orang tentang kasus penghilangan paksa yang menimpa bapak Widji Thukul yang sampai sekrang belum juga beres. Bahkan sampai ibu Sipon (istri Thukul) meninggal," kata Wani. 

"Tapi sampai sekarang kami masih mengingat janji yang pernah diucapkan oleh bapak Presiden Jokowi perihal Widji Thukul harus ketemu, kasus ini harus bisa selesai Widji Thukul harus bisa ditemukan," sambungnya.

Sayangnya, kata dia, hal itu hanya sekedar janji hingga kini belum ada kejelasan soal keberadaan Widji Thukul, termasuk di mana kuburannya pun tak ada yang tahu.

"Yang janji siapa?" tanya Butet.

Scene Widji Thukul dalam film Istirahatlah Kata-kata. (cinemapoetica)
Scene Widji Thukul dalam film Istirahatlah Kata-kata. (cinemapoetica)

"Kebetulan di depan wartawan waktu beliau (Jokowi) ditanya tentang kedekatan hubungan beliau dengan keluarga Wiji Thukul dan beliau berkata istrinya adalah kawan baik saya, anak-anaknya adalah kawan baik saya, dan tentu saja kasus Wiiji Thukul harus diselesaikan, Wiji Thukul harus ketemu hidup atau mati," jawab Wani menirukan janji Jokowi pada 2014.

Wani pun diberi kesempatan untuk membawakan puisi sang ayah berjudul Peringatan. 

Jika rakyat pergi

Ketika penguasa pidato

Kita harus hati-hati

Barangkali mereka putus asa


Kalau rakyat bersembunyi

Dan berbisik-bisik

Ketika membicarakan masalahnya sendiri 

Penguasa harus waspada dan belajar mendengar


Bila rakyat berani mengeluh 

Itu artinya sudah gawat 

Dan bila omongan penguasa

Tidak boleh dibantah

Kebenaran pasti terancam


Apabila usul ditolak tanpa ditimbang

Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan

Dituduh subversif dan mengganggu keamanan 

Maka hanya ada satu kata: lawan!.

Dalam kesempatan yang sama, Ganjar pun merespons apa yang disampaikan Wani tersebut. Ia menyampaikan, jika apa yang disampaikan Wani dan Butet tersebut agar pemimpin dimana pun selalu ingat dengan amanah.

"Agar pemimpin dimanapun kita berada membawa amanah harus selalu mendengarkan. Tak hanya itu, termasuk merasakan. Maka sebenarnya seorang pemimpin tak harus diteriaki, pemimpin tak boleh kemudian diam karena teriakan di rakyat, karena kita harus bisa merasakan," kata Ganjar.

"Itulah mengapa kami dalam perjalanan kami dengan Pak Mahfud kami mencoba mendengarkan dengan tidur di rumah rakyat," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Cuma Butet, TPN Ganjar-Mahfud Minta Jokowi Perintahkan Relawannya Cabut Laporan ke Aiman dan Palti

Jangan Cuma Butet, TPN Ganjar-Mahfud Minta Jokowi Perintahkan Relawannya Cabut Laporan ke Aiman dan Palti

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 16:57 WIB

Profil dan Agama Butet Kartaredjasa, Budayawan Pendukung Ganjar yang Dianggap Hina Jokowi

Profil dan Agama Butet Kartaredjasa, Budayawan Pendukung Ganjar yang Dianggap Hina Jokowi

Lifestyle | Rabu, 31 Januari 2024 | 09:10 WIB

Jokowi Disindir Butet Kartaredjasa Saat Kampanye Ganjar-Mahfud, Begini Reaksi Istana

Jokowi Disindir Butet Kartaredjasa Saat Kampanye Ganjar-Mahfud, Begini Reaksi Istana

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 17:14 WIB

Gus Miftah Sebut Tokoh Budaya Tapi Tak Berbudaya, Sindir Butet Kartaredjasa?

Gus Miftah Sebut Tokoh Budaya Tapi Tak Berbudaya, Sindir Butet Kartaredjasa?

Entertainment | Selasa, 30 Januari 2024 | 12:07 WIB

Umpatan Butet Kartaredjasa ke Jokowi Jadi Sorotan Publik: Ini Kelompok yang Punya Adab dan Etika Tinggi?

Umpatan Butet Kartaredjasa ke Jokowi Jadi Sorotan Publik: Ini Kelompok yang Punya Adab dan Etika Tinggi?

News | Selasa, 30 Januari 2024 | 09:10 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×