Pertama Kali, Jepang Biakkan Babi untuk Cangkok Organ Manusia

Riki Chandra

Selasa, 13 Februari 2024 | 17:38 WIB
Pertama Kali, Jepang Biakkan Babi untuk Cangkok Organ Manusia
Foto yang diambil pada 11 Februari 2024 di lokasi yang dirahasiakan ini menunjukkan anak babi hasil rekayasa genetika yang dibiakkan untuk transplantasi organ dan sel manusia oleh tim yang dipimpin oleh perusahaan Jepang PorMedTec Co. [Dok.Antara]

Suara.com - Tiga ekor babi hasil rekayasa genetika berhasil dibiakkan untuk digunakan dalam cangkok organ dan sel manusia. Hal itu baru pertama kali dilakukan di Jepang dan yang melakukannya adalah tim yang dipimpin perusahaan ventura Jepang.

Menurut keterangan perusahaan bernama PorMedTec Co itu, saat ini, keamanan dari cangkok lintas spesies itu masih diselidiki dengan pengujian hewan lebih lanjut. Pengujian itu diluncurkan berdasarkan penelitian Institut Internasional Penelitian Sumber Daya Hayati Universitas Meiji.

Tim yang beranggotakan perusahaan bioteknologi dari Amerika Serikat eGenesis itu membiakkan babi menggunakan sel, yang dipasok pada September oleh perusahaan AS tersebut, yang memiliki 10 gen berbeda yang dimodifikasi untuk melawan penolakan oleh tubuh manusia, kata PorMedTec dalam pernyataan resminya.

Telur yang telah dibuahi, yang diproduksi pada Oktober menggunakan teknologi kloning sel somatik untuk menghasilkan individu identik secara genetik, ditanamkan ke dalam rahim induk babi pengganti.

Ketiga anak babi hasil kloning sel tersebut kemudian dilahirkan melalui operasi sesar.

Setelah dipastikan mereka tumbuh, ketiga babi akan disumbangkan ke lembaga ilmiah di Jepang untuk digunakan dalam penelitian cangkok organ ke hewan lain, seperti monyet.

“Saya berharap dapat menggunakan ini sebagai kesempatan untuk menjawab tantangan cangkok organ manusia,” kata pendiri PorMedTec yang juga Kepala Ilmuwan Hiroshi Nagashima.

Diharapkan cangkok sel dan organ hewan ke manusia, yang dikenal dengan istilah xenotransplantasi, akan menjadi solusi bagi kelangkaan donor organ di Jepang.

Jepang saat ini memiliki sekitar 16.000 orang yang masuk daftar tunggu donor organ, meskipun hanya sekitar 3 persen yang menerima donor setiap tahun, menurut Jaringan Transplantasi Organ Jepang.

baca juga

Jepang berencana melakukan cangkok sel pankreas babi ke pasien diabetes tipe 1 dan cangkok sementara ginjal babi ke janin dengan penyakit ginjal parah, meskipun prosedur tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyoblos di Tokyo, Abdel Ngaku Beda Pilihan dengan Istri: Namun Tetap Saling Cinta

Nyoblos di Tokyo, Abdel Ngaku Beda Pilihan dengan Istri: Namun Tetap Saling Cinta

News | Senin, 12 Februari 2024 | 21:24 WIB

Cerita Atikoh Lanjut Studi S2 di Jepang Didukung Ganjar Pranowo: Ayah Bisa Kok Jadi Single Parent

Cerita Atikoh Lanjut Studi S2 di Jepang Didukung Ganjar Pranowo: Ayah Bisa Kok Jadi Single Parent

News | Senin, 12 Februari 2024 | 11:26 WIB

Destinasi Impian di Jepang, 5 Kota Terbaik untuk Liburan yang Mengesankan

Destinasi Impian di Jepang, 5 Kota Terbaik untuk Liburan yang Mengesankan

Your Say | Senin, 12 Februari 2024 | 10:40 WIB

20 Bahasa Bisa Dipilih dalam Ujian SIM Kendaraan Komersial di Jepang

20 Bahasa Bisa Dipilih dalam Ujian SIM Kendaraan Komersial di Jepang

Otomotif | Senin, 12 Februari 2024 | 08:11 WIB

Air Mata Haru Teuku Wisnu Pecah, Saat Gemakan Azan di Lahan Pembangunan Masjid Pertama Indonesia di Yokohama

Air Mata Haru Teuku Wisnu Pecah, Saat Gemakan Azan di Lahan Pembangunan Masjid Pertama Indonesia di Yokohama

Entertainment | Minggu, 11 Februari 2024 | 08:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×