Simak Komentar Pedas Komeng Soal Korupsi: Singgung Kondisi Eks Pejabat

Galih Prasetyo

Kamis, 22 Februari 2024 | 07:25 WIB
Simak Komentar Pedas Komeng Soal Korupsi: Singgung Kondisi Eks Pejabat
Komeng mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi Duta Olahraga Tradisional. (Dok. Kemenpora)

Suara.com - Alfiansyah Komeng bicara fenomena korupsi di Indonesia yang masih menjadi masalah utama. Pernyataan calon anggota DPD Jawa Barat 2024-2029 itu diungkapnya saat jadi bintang tamu di kanal Youtube Deddy Corbuzier.

Komeng tak menampik korupsi akan jadi masalah saat seseorang mendapat jabatan di pemerintahan ataupun legislatif. Ia pun menjelaskan hal itu juga membuatnya memilih nyaleg sebagai anggota DPD di Pemilu 2024.

Komeng menjelaskan bahwa publik kerap tertipu dengan gaya seseorang saat jadi penjabat. Awalnya terlihat baik namun ujung-ujungnya tersandung masalah korupsi.

Baca juga:

"Makanya saya memilih DPD, pak. DPD nggak ada banggar (badan anggaran), pak," ujar Komeng seperti dikutip, Kamis (22/2).

Komeng lantas mengungkap kebingungannya soal masalah korupsi di Indonesia. Komeng mencontohkan, bagaimana misalnya seorang pejabat eksekutif ingin membangun jalan untuk warganya namun terkendala dana.

Otomatis kata Komeng, anggaran untuk pembuatan jalan itu harus minta izin dulu ke pihak legislatif. Akan tetapi izin tak juga diberikan, praktis si pejabat eksekutif itu kata Komeng akan berikan 'uang rokok' agar dana untuk pembangunan jalan bisa turun.

Nah di kondisi seperti itu, si pejabat eksekutif kemudian juga disalahkan karena menyogok. Hal itu yang membuat Komeng bingung dengan budaya birokrasi di negeri ini.

"Bapak gubernur deh, bapak ingin betulin jalan. Minta anggran. DPRD terus nggak turunan. Eh bapak kasih uang rokok, turunin dong. Bapak akhirnya bangun jalan, eh bapak kena. Itu gimana tuh pak, padahal bapak mau baik lho," tanya Komeng kepada Deddy Corbuzier.

baca juga

"Makanya pak ada yang bilang saat masuk ke politik, sebelah kaki katanya dipenjara. Karena akan melakukan baik saja bisa salah," sambung Komeng.

Komeng lantas melanjutkan kondisi rekan pelawaknya yang juga eks pejabat. Dicky yang pernah menjadi wakil Bupati Garut kata Komeng habis-habisan demi kebaikan masyarakat di sana. Ia bahkan sampai harus jual mobil dan uang pribadinya demi warga.

"Kawan saya ada pak Dicky Candra. Kapal nelayan di sana tiba-tiba rusak. Anggran untuk perbaikan itu ada, tapi kan lama itu pak, padahal si nelayan besok sudah harus melaut,"

"Akhirnya (Dicky Candra) pakai uang pribadi. Akhirnya dia berhenti pak. Habis pak rumahnya. Dia mundur akhirnya. Sampai terakhir pun mobil plat merahnya diambil negara," jelas Komeng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Partai Ini Paling Menang Banyak Di Pemilu 2024, PDIP Lewat

Dua Partai Ini Paling Menang Banyak Di Pemilu 2024, PDIP Lewat

Kotak Suara | Kamis, 22 Februari 2024 | 06:38 WIB

Diam-diam Ternyata Komeng Kampanye di Jabar, Kok Malah Dibayar?

Diam-diam Ternyata Komeng Kampanye di Jabar, Kok Malah Dibayar?

News | Rabu, 21 Februari 2024 | 23:12 WIB

Gerindra Pastikan Daftar Menteri Kabinet Prabowo-Gibran di Media Sosial Spekulatif

Gerindra Pastikan Daftar Menteri Kabinet Prabowo-Gibran di Media Sosial Spekulatif

Video | Kamis, 22 Februari 2024 | 02:00 WIB

Boleh Ditiru! Komeng Blak-blakan Bongkar Strategi Bisa Raup Suara Tinggi Tanpa Kampanye

Boleh Ditiru! Komeng Blak-blakan Bongkar Strategi Bisa Raup Suara Tinggi Tanpa Kampanye

Your Say | Rabu, 21 Februari 2024 | 20:33 WIB

Nasib Saat Nyaleg Jomplang, Pendidikan Komeng Diyakini Lebih Unggul Dibanding Dede Sunandar

Nasib Saat Nyaleg Jomplang, Pendidikan Komeng Diyakini Lebih Unggul Dibanding Dede Sunandar

Lifestyle | Rabu, 21 Februari 2024 | 20:16 WIB

Terkini

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×