Dulu Terbantu saat Menteri, Mahfud Kini Kritik Sikap Pers Berat Sebelah di Pemilu: Tergantung Pesanan

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 26 Februari 2024 | 17:36 WIB
Dulu Terbantu saat Menteri, Mahfud Kini Kritik Sikap Pers Berat Sebelah di Pemilu: Tergantung Pesanan
Dulu Terbantu saat Menteri, Mahfud Kini Kritik Sikap Pers Berat Sebelah di Pemilu: Tergantung Pesanan. (Instagram/ mohmahfudmd)

Suara.com - Eks Menko Polhukam sekaligus calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD, menyampaikan kritiknya terhadap pers. Ia mengatakan, pers kekinian terlihat agak memihak, hal itu ditunjukan pemiliknya terutama di tengah Pemilu seperti saat ini. 

Hal itu disampaikan Mahfud ketika hadir dalam acara bedah buku berjudul "Menjaga "Dayang" Jurnalisme" dan "Merawat Amanat Nurasi Bangsa: Kemanusiaan dan Keindonesiaan", di Bentara Budaya Jakarta, Jakarta, Senin (26/2/2024). 

Awalnya, Mahfud memuji pers, lantaran dirinya menggunakan sarana pers untuk mengungkapkan kasus-kasus atau masalah tertentu yang sulit diselesaikan. 

"Kira-kira saya menggunakan pers ini adalah salah satu cara, karena kalau menggunakan institusi pemerintah kita sendirian, saya merasa sendirian. Sehingga sama, dengan ini yang saya lakukan didalam buku ini," kata Mahfud. 

Mantan Menko Polhukam sekaligus Cawapres nomor urut tiga, Mahfud MD. (tengah). (Suara.com/Bagasakara)
Mantan Menko Polhukam sekaligus Cawapres nomor urut tiga, Mahfud MD. (tengah). (Suara.com/Bagasakara)

Ia mencontohkan, terungkapnya kasus Ferdy Sambo yang menjadi dalang di balik kasus pembunuhan terhadap ajudannya, Brigadir Yosua berkat adanya media. 

"Nah sejak itu, kasusnya terbuka. Kalau ndak, ya ilang. Terutama kalau ndak ada jurnalisme yang seperti ini," ujarnya. 

Selain itu, Mahfud pun mengakui terbantu dengan pemberitaan di media saat mengungkap soal kasus-kasus besar, salah satunya kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Sehingga sebenarnya, pers sebagai pilar demokrasi itu sampai saat itu dan untuk kasus ini sudah berperan dengan baik, dan dalam banyak kasus turut membantu saya sebagai pejabat yang merasa sendiri baik untuk menyelesaikan masalah beking-beking tambang, masalah korupsi, kejahatan seperti ini, narkoba, BLBI. Kalau ndak lewat pers, gagal saya. Karena ndak ada sekitar kantor pemerintah yang mau sungguh-sungguh begitu," sambungnya. 

Menurutnya, hal itu sebagai pujian bagi adanya pers. Namun di lain sisi dirinya mengkritik pers. Terutama dalam Pemilu ini fungsi pers terasa beda. 

"Nah, kalau boleh kritik, akhir-akhir ini sudah ada perbedaan. Di dalam pemilu ini rasanya beda sih. Pers itu antara pengurus dan pengelolanya itu rasanya sudah agak memihak, tergantung pada pesanan, ini kritik saya, minta maaf, hehe," katanya. 

"Tapi wartawannya di lapangan, wah hebat-hebat. Karena ceritanya juga, 'pak saya sudah nulis gini tapi di sana diubah'. Karena hal yang saya katakan benar," sambungnya. 

Lebih lanjut, adanya hal itu, kata dia, ditenggarai karena adanya persoalan relasi bisnis. 

"Nah ini persoalan politik, yang kedua mungkin persoalan bisnis dan relasi. Tapi tidak apa-apa, mudah-mudahan pers ke depan, jurnalisme ini tetap menjadi pilar demokrasi ke empat yang kita gunakan bersama sama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu Belum Bisa Ungkap Dugaan Jual Beli Surat Suara Di Malaysia, Rahmat Bagja: Saya Nggak Bisa Ngomong

Bawaslu Belum Bisa Ungkap Dugaan Jual Beli Surat Suara Di Malaysia, Rahmat Bagja: Saya Nggak Bisa Ngomong

Kotak Suara | Senin, 26 Februari 2024 | 16:48 WIB

KPU Pastikan Pemungutan Suara di Simeulue dan Paniai Telah Berlangsung, Begini Prosesnya

KPU Pastikan Pemungutan Suara di Simeulue dan Paniai Telah Berlangsung, Begini Prosesnya

Kotak Suara | Senin, 26 Februari 2024 | 16:34 WIB

Mahfud MD Buka Suara soal Pemakzulan Presiden Jokowi: Perlu Waktu Lama dan Hati-hati

Mahfud MD Buka Suara soal Pemakzulan Presiden Jokowi: Perlu Waktu Lama dan Hati-hati

News | Senin, 26 Februari 2024 | 16:06 WIB

Deretan Caleg Papan Atas yang Diprediksi Gagal di Pemilu 2024: TGB hingga Si Poltak

Deretan Caleg Papan Atas yang Diprediksi Gagal di Pemilu 2024: TGB hingga Si Poltak

News | Senin, 26 Februari 2024 | 16:05 WIB

Terkini

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:27 WIB

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:22 WIB

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:17 WIB

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:10 WIB

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB