Sindir Gus Ipul, Maman Imanul Haq: Justru NU yang Kelihatan Lebih Politis dari PKB

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Selasa, 27 Februari 2024 | 15:04 WIB
Sindir Gus Ipul, Maman Imanul Haq: Justru NU yang Kelihatan Lebih Politis dari PKB
Maman Imanul Haq. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Politikus PKB Maman Imanul Haq ikut menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul beberapa waktu lalu soal PKB kembali ke pangkuan NU.

Dia menegaskan bahwa PKB tidak pernah keluar dari Nahdlatul Ulama (NU). "Jujur saja kalau kemarin misalnya Sekjen PBNU Gus Saifullah Yusuf mengatakan bahwa PKB sebaiknya kembali ke NU, kita jawab PKB itu tidak pernah keluar dari NU," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia pada Selasa (26/2/2024).

Maman menyebut, PKB merupakan alat NU dijalur politik dan tidak pernah keluar dari track tersebut.

Baca Juga:

"Justru NU-nya yang kelihatan lebih politis daripada PKB-nya," tegasnya.

Maman yang juga merupakan anggota DPR RI itu juga menyanggah anggapan bahwa kenaikan perolehan suara sementara PKB bukan karena kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar.

Menurutnya di bawah komando Muhaimin Iskandar atau Cak Imin lah PKB mampu melakukan kaderisasi dan manajemen yang baik.

"Justru bagaimanapun hari ini, figur yang mampu melakukan kaderisasi lalu manajemen yang disiplin, termasuk juga target-target yang rasional. Mau tidak mau orang harus mengakui ini keberhasilan Gus Muhaimin," katanya.

Akrobatik-akrobatik politik yang dibuat Cak Imin ini yang membuat kader di bawah bisa sejalan meraih target nasional.

"Karena sulit mengatur santri. Jadi yang sulit diatur itu kalau nggak seniman, ya santri. Istilah saya jadi di Nahdliyin itu gampang kumpul, sulit baris. Misalnya Muslimah digiring ke GBK untuk memilih 02, di bawah tetap aja Muslimat ada yang 01 ada yang 03," katanya.

Gus Ipul Ajak PKB kembali ke NU

Sebelumnya, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengajak PKB untuk kembali ke pangkuan dan jalan yang sama dengan NU. “Kembalilah ke jalan yang benar yakni jalan yang sesuai dengan Nahdlatul Ulama,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/2/2024).

Keponakan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu mengingatkan sebagai partai yang selama ini mengklaim partainya warga NU, PKB sudah selayaknya segera kembali bersama NU dengan bisa menerima apapun hasil pemilu.

“PBNU sudah menerima dan marilah kita sama-sama menghormati hasil pemilu. Kalau PKB mengaku partainya NU, ya mari bersama PBNU menyejukkan suasana,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hobi Nge-Tweet, Ini Kumpulan Kicauan Cak Imin yang Typo: Gak Usah Buru-buru, Cak!

Hobi Nge-Tweet, Ini Kumpulan Kicauan Cak Imin yang Typo: Gak Usah Buru-buru, Cak!

News | Selasa, 27 Februari 2024 | 11:29 WIB

Senyum Tipis Cak Imin Usai Nonton Film Eksil: Salam Hormat untuk Lola Amaria

Senyum Tipis Cak Imin Usai Nonton Film Eksil: Salam Hormat untuk Lola Amaria

News | Selasa, 27 Februari 2024 | 10:52 WIB

Awal Puasa Ramadhan 2024 versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Awal Puasa Ramadhan 2024 versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lifestyle | Senin, 26 Februari 2024 | 22:17 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB