LKPP Berkomitmen untuk Wujudkan Pengadaan Pemerintah yang Berkelanjutan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 01 Maret 2024 | 09:26 WIB
LKPP Berkomitmen untuk Wujudkan Pengadaan Pemerintah yang Berkelanjutan
Peluncuran Piloting dan Business Matching Pengadaan Pemerintah yang Berkelanjutan oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP, Sarah Sadiqa di Jakarta, Kamis (29/2/2024). (Dok: LKPP)

Suara.com - Pembangunan global yang berorientasi pada pengadaan berkelanjutan, saat ini menjadi hal penting yang terus didorong implementasinya di seluruh dunia.

Salah satu butir tujuan Sustainable Development Goals (SDGs)/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) adalah pada pola produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab. Dengan target promosi Pengadaan Barang/ Jasa Publik (PBJP) yang berkelanjutan / Sustainable Public Procurement (SPP), sesuai dengan kebijakan dan prioritas nasional.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melaksanakan Peluncuran Piloting dan Business Matching Pengadaan Pemerintah yang Berkelanjutan pada Kamis (29/02) di Jakarta. Kegiatan ini merupakan kolaborasi yang dilakukan oleh Direktorat Pengembangan Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah (K/L/PD), Asosiasi dan Pelaku Usaha, serta Mitra Pembangunan.

Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP, Sarah Sadiqa dalam sambutannya mengatakan bahwa, saat ini LKPP sedang menyusun ekosistem SPP. “Tugas kita tidak berhenti di piloting ini. Kita perlu menggerakkan ini bersama-sama, karena jika hanya bergerak secara parsial, efeknya tentu tidak seperti yang kita harapkan,” jelasnya.

Sarah juga berpesan kepada Advisor Pendamping Daerah untuk memperhatikan aturan yang berlaku. Jika sekiranya membutuhkan peraturan daerah ataupun pendampingan, LKPP berkomitmen untuk mendampingi.

Muatan terkait SPP sendiri telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahannya, yaitu Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021. Pengadaan berkelanjutan dimaksudkan untuk mencapai nilai manfaat yang menguntungkan secara ekonomis bagi masyarakat serta mengurangi dampak negatif secara signifikan terhadap lingkungan. Pengadaan berkelanjutan memperhatikan aspek ekonomi, aspek sosial dan aspek lingkungan hidup.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Kedutaan Besar Republik Federal Jerman dan GIZ, Sonny Syahril mengharapkan agar kegiatan ini dapat memperkuat komitmen dan hubungan Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Jerman dalam menghadapi krisis iklim. Ia juga berharap agar kolaborasi ini dapat mempercepat perumusan pedoman SPP dan menyukseskan pelaksanaan SPP di Indonesia.

Kegiatan peluncuran dilanjutkan dengan diskusi panel lintas Kementerian dengan topik diskusi terkait perkembangan produk ramah lingkungan dan bangunan hijau, serta sosialisasi penerapan Standar Kinerja Energi Minimum dan Label Tanda Hemat Energi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan dan Kementerian Perindustrian.

Adapun pelaku usaha yang turut hadir dalam Business Matching adalah pelaku usaha yang berkomitmen terhadap SPP dengan produk antara lain  lampu LED, alat tulis kantor, dan material kontruksi.

baca juga

Salah satu Pemerintah Daerah yang menjadi percontohan adalah Kabupaten Dharmasraya yang telah sukses melaksanakan proyek lampu hemat energi (Adlight) dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada alat penerangan jalan (APJ). Sedangkan piloting Proyek Scaling Sustainable Consumption Production (SCP) yang didanai oleh Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan, Konservasi Alam, Keamanan Nuklir dan Produksi Konsumen (BMUV) akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimatan Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

Kolaborasi antara stakeholder terkait SPP nantinya diharapkan mampu mendorong kesiapan pelaku usaha untuk memenuhi aspek-aspek pengadaan keberlanjutan. Sehingga dapat meningkatkan daya saing pelaku usaha nasional serta mendorong produk yang lebih hijau dan inovatif untuk lebih berkembang. Membuka kesempatan bagi pelaku usaha nasional untuk terlibat dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah semakin luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Susu Gratis Bakal Andalkan Produk Impor?

Program Susu Gratis Bakal Andalkan Produk Impor?

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 16:02 WIB

Gelar Diskusi 'Ruang Gagasan' CORE Indonesia Harap Pesannya Sampai ke Pemerintahan Baru

Gelar Diskusi 'Ruang Gagasan' CORE Indonesia Harap Pesannya Sampai ke Pemerintahan Baru

Bisnis | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:50 WIB

Langkah Mengurangi Polusi, Pemkot Jakpus Imbau Penggunaan EV

Langkah Mengurangi Polusi, Pemkot Jakpus Imbau Penggunaan EV

Otomotif | Senin, 26 Februari 2024 | 20:00 WIB

Masih Awal 2024, Pemerintah Sudah Ngutang Rp 107,6 Triliun

Masih Awal 2024, Pemerintah Sudah Ngutang Rp 107,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Februari 2024 | 08:38 WIB

Tim Ahli Indikasi Geografis Tahun 2024-2028 Diharapkan Dapat Membantu Meningkatkan Permohonan Indikasi Geografis

Tim Ahli Indikasi Geografis Tahun 2024-2028 Diharapkan Dapat Membantu Meningkatkan Permohonan Indikasi Geografis

News | Selasa, 20 Februari 2024 | 19:28 WIB

5 RS Pemerintah Ini Sediakan Perawatan Kecantikan dan Estetika: Lebih Murah?

5 RS Pemerintah Ini Sediakan Perawatan Kecantikan dan Estetika: Lebih Murah?

Lifestyle | Selasa, 20 Februari 2024 | 16:18 WIB

Terkini

Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria

Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

×