Pemprov DKI Olah Sampah APK Sisa Pemilu Jadi Tenaga Pengganti Batu Bara, Begini Prosesnya..

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 16 Februari 2024 | 14:38 WIB
Pemprov DKI Olah Sampah APK Sisa Pemilu Jadi Tenaga Pengganti Batu Bara, Begini Prosesnya..
Petugas Satpol PP membersihkan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di tempat umum pada masa tenang pemilu 2024 di Kabupaten Tangerang. [Antara/Azmi Samsul Maarif]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengolah sampah Alat Peraga Kampanye atau APK yang dipakai selama masa Pemilu 2024. Limbah tersebut rencananya bakal dipakai untuk tenaga pengganti batu bara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan sampah-sampah APK itu akan diolah melalui Refuse Derived Fuel (RDF) yang merupakan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan pengganti batu bara. Berbagai sampah APK seperti baliho, spanduk, poster, stiker, bambu, dan lainnya akan diolah nantinya.

"Untuk sampah APK yang bambu beserta bendera dan spanduk kita tampung di tempat saringan sampah di TB Simatupang. Itu kita cacah semua. Hasilnya jadi RDF lagi," ujar Asep di Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024).

Ia menyebut pihak penampung RDF sudah mengecek hasil olahan dari sampah APK itu.

"Kemarin sudah ditinjau offtaker. Mereka tidak masalah hasil cacahan dari APK itu. Sesuai surat edaran Menteri LHK kita tidak membuang sampah APK langsung ke landfill," tuturnya.

Namun, ia menyebut belum semua sampah APK diolah RDF. Pihaknya masih menunggu kepastian parpol atau caleg pemilik APK ingin mengambilnya kembali atau tidak.

"Jumlahnya masih kami cek dulu. Karena apa yang tadi disampaikan Pak Gubernur, masih menaruh dulu ke lokasi yang ditentukan, seperti gudang Pol PP. Kalau pemiliknya tidak ambil, baru kita angkut," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Gara-Gara 'Pengaruh' Jokowi, Suara Ganjar-Mahfud Jomplang dengan PDIP di Pemilu 2024

Ternyata Gara-Gara 'Pengaruh' Jokowi, Suara Ganjar-Mahfud Jomplang dengan PDIP di Pemilu 2024

Kotak Suara | Jum'at, 16 Februari 2024 | 14:31 WIB

Digaji Rp1,1 Juta Per Orang, Upah 36.225 Anggota KPPS Kota Tangerang Mulai Dibayar

Digaji Rp1,1 Juta Per Orang, Upah 36.225 Anggota KPPS Kota Tangerang Mulai Dibayar

News | Jum'at, 16 Februari 2024 | 14:26 WIB

Komeng Dipastikan Melenggang ke Senayan, Ternyata Ini 2 Sosok di Balik Pencalonannya

Komeng Dipastikan Melenggang ke Senayan, Ternyata Ini 2 Sosok di Balik Pencalonannya

Lifestyle | Jum'at, 16 Februari 2024 | 13:38 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB