Dedi Mulyadi Klarifikasi Soal Perbandingan Harga Beras dengan Skincare: Sindir Sosok Ini

Galih Prasetyo | Suara.com

Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:17 WIB
Dedi Mulyadi Klarifikasi Soal Perbandingan Harga Beras dengan Skincare: Sindir Sosok Ini
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. (Dok. DPR)

Suara.com - Politisi Gerindra Dedi Mulyadi akhinya klarifikasi soal pernyataan kontroversilanya yang bikin heboh publik. Dedi sebelumnya menyindir orang-orang yang ribut karena harga beras mahal.

Dedi juga menyamakan harga beras dengan skincare dan rokok. Dedi menganggap banyak orang ribut karena harga beras mahal saat ini namun tidak bereaksi jika harga skincare dan rokok mengalami kenaikan.

Pada unggahan video akun Instagram, Dedi mengaku menerima dengan banyaknya kritik pedas kepada dirinya. Menurut Dedi, kritik kepada dirinya sangat bagus dalam membangun wacana berpikir agar bisa saling introspeksi diri.

Baca juga:

Dalam penjelasannya, Dedi kemudian menjelaskan soal kondisi kaum tani di saat harga beras murah. Menurut Dedi, saat harga beras murah para petani justru mengalami kondisi yang tidak mengenakkan.

"Selama itu mereka (petani) menerima apapun yang menjadi keputusan negara dan keputusan pasar. Setiap harga beras naik, maka impor datang bertubi-tubi," ucapnya seperti dikutip, Jumat (1/3).

"Petani mengalami penderitaan, importir mengalami lonjakan kekayaan," tambahnya.

Baca juga:

Menurut Dedi, saat terjadi impor beras akan muncul oknum-oknum nakal yang mendapatkan keuntungan lebih dari kebijakan tersebut. Kondisi ini makin merugikan para kaum tani.

Lebih lanjut kata Dedi bahwa petani itu tidak mendapat keuntungan apapun dari apa yang dia lakukan setiap hari di sawah. Faktanya di lapangan kata Dedi, bahwa biaya produksi melebihi hasil produksi.

Secara keseluruhan, klarifikasi Dedi Mulyadi lebih fokus kepada kebijakan negara agar bisa dapat menguntungkan petani dan masyarakat. Dedi mengatakan bahwa ke depannya mereka yang hidup susah harus mendapat perlindungan dari negara berupa intensif mendapatkan beras murah seperti saat ini.

"Hitungannya begini, jika satu keluarga membutuhkan 30 kg beras, maka negara yang sediakan 30 kg beras itu. Jika negara tidak mampu, setengahnya dibantuk dalam bentuk bantuan beras untuk warga dalam setiap bulan," ujarnya.

Pada unggahan lain di akun IG miliknya itu, Dedi juga sempat unggah video saat dirinya tengah berada di kebun jagung. Di caption unggahan video itu, Dedi mengatakan bahwa harga beras tidak akan turun jika hanya berteriak di sosial media.

"Karena harga beras tidak akan turun dengan cara berteriak di sosial media. Padi itu dan bahan pangan lainnya tumbuh di tanah, bukan di akun sosmed," tulis eks bupati Purwakarta itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Sentil Harga Beras Naik Tapi Tak Untungkan Petani

Cak Imin Sentil Harga Beras Naik Tapi Tak Untungkan Petani

Your Say | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:10 WIB

Muhaimin Heran Harga Beras Mahal Tapi Tidak Untungkan Petani, Sebut Ada yang Harus Dibenahi

Muhaimin Heran Harga Beras Mahal Tapi Tidak Untungkan Petani, Sebut Ada yang Harus Dibenahi

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 10:47 WIB

Harga Beras Mahal, Bulog Sebut Gara-gara Orang Jerman Kini Makan Nasi Ketimbang Roti

Harga Beras Mahal, Bulog Sebut Gara-gara Orang Jerman Kini Makan Nasi Ketimbang Roti

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 10:33 WIB

Warga Buton dan Baubau Menjerit, Harga Beras Tembus Rp 800 Ribu Per Karung

Warga Buton dan Baubau Menjerit, Harga Beras Tembus Rp 800 Ribu Per Karung

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 22:55 WIB

Geram Lihat Dedi Mulyadi, Said Didu Mau Kirim Nasi Aking Lauk Skincare: Bisa Dapat Alamatnya?

Geram Lihat Dedi Mulyadi, Said Didu Mau Kirim Nasi Aking Lauk Skincare: Bisa Dapat Alamatnya?

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 21:28 WIB

Tanggapi Meroketnya Harga Beras, Jokowi Sebut sudah Turun, Netizen: Iya Turun Pak, Turun dari Truk

Tanggapi Meroketnya Harga Beras, Jokowi Sebut sudah Turun, Netizen: Iya Turun Pak, Turun dari Truk

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 21:26 WIB

Ironi Beras Mahal, Feni Rose: Negara Agraris yang Juga Importir Beras, Adalah Negara?

Ironi Beras Mahal, Feni Rose: Negara Agraris yang Juga Importir Beras, Adalah Negara?

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 21:21 WIB

Terkini

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:15 WIB

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:12 WIB

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:36 WIB

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:33 WIB

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:31 WIB

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:25 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:23 WIB