Saksi AMIN dan Ganjar-Mahfud Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi KPU Tangerang, Tuding Pemilu 2024 Banyak Kecurangan

Hairul Alwan

Rabu, 06 Maret 2024 | 21:31 WIB
Saksi AMIN dan Ganjar-Mahfud Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi KPU Tangerang, Tuding Pemilu 2024 Banyak Kecurangan
Saksi AMIN dan Ganjar-Mahfud menolak tanda tangan dokumen hasil Rekapitulasi dan Penetapan Pemilu 2024 di Kota Tangerang - [Usman Temposo/BantenNews]

Suara.com - Sebanyak dua saksi pasangan calon Presiden dan Calon Wakil Presiden menuding Pemilu 2024 terjadi banyak kecurangan. Kedua saksi tersebut yakni saksi paslon 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) dan saksi Paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Hal tersebut terungkap saat rapat rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan perolehan suara Pemilu 2024 yang digelar KPU Kota tangerang di Days, Rabu (6/3/2024).

Dalam momen tersebut, kedua saksi baik paslon 01 ataupun 03 menyampaikan surat keberatan kepada KPU terkait hasil penatapan Pemilu 2024 karena dinilai Pemilu 2024 terdapat banyak kecurangan.

Diketahui, pada Rapat Rekapitulasi dan Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2024 Kota Tangerang, Paslon 01 Anis Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan perolehan sebanyak 393.544 suara.

Sementara, Paslon 02 Prabowo-Gibran sebanyak 544.134 suara dan Paslon 03 Ganjar-Mahfud sebanyak 151.748 suara.

Hari Purnawan, Saksi Paslon AMIN, Iskandar mengatakan, menolaknya tanda tangan pada hasil perolehan suara Pemilu 2024 tersebut adalah sikap politik pihaknya yang disampaikan ke penyelenggara Pemilu.

"Kita berjenjang ya dari atas maupun bawah, kita tidak menandatangani hasil Pemilu 2024. Hal ini untuk mengantisipasi dokumen-dokumen yang diperlukan disini dan diperlukan di atas," ujarnya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id).

Dia menyatakan bahwa pihaknya juga menyampaikan surat keberatan kepada KPU karena pada pelaksanaan Pemilu 2024 adanya dugaan kecurangan yang masif dan sistematis.

"Seperti bahwa penyelenggara pemilu yang menggunakan aparat pemerintah, jadi bisa jadi ada tekanan dari penyelenggara untuk memilih salah satu Paslon. Sebagai mana kita ketahuan bersama juga bahwa kitapun suka dihalangi saat kampanye. Pada intinya ini semua adalah sikap politik dan akan dibawa sampai ke atas. Bisa jadi juga dokumen ini sebagai bahan hak angket yang saat ini bergulir," paparnya.

Senada dikatakan Supardi, Saksi Paslon 03 Ganjar-Mahfud. Dia mengatakan bahwa pihaknya menolak menandatangani hasil rekapitulasi dan penetapan Pemilu 2024 Kota Tangerang merupakan sikap politik pihaknya.

"Kita memang secara berjenjang Paslon 03 menolak di semua tingkatan hasil Pemilu 2024, dengan alasan secara umum bahwa hampir di seluruh wilayah Indonesia, di dalam pelaksanaan Pemilu 2024 ini terindikasi terjadi pelanggaran, bahkan secara terstruktur dan masif," ucapnya.

Saat ini, kata dia, indikasi kecurangan Pemilu 2024 tersebut sedang berproses.

"Surat keberatan ini hanya sebagai sikap politik bahwa memang secara berjenjang bahwa Paslon 03 tidak membubuhkan tanda tangan berita acara hasil rekapitulasi yang diselenggarakan KPU Kota Tangerang," imbuhnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka

Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka

Video | Kamis, 24 September 2026 | 16:10 WIB

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:41 WIB

Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:40 WIB

Tim UI Perkuat Kader Posyandu Sitanala, 66 Balita Jalani Pemeriksaan Multidisiplin

Tim UI Perkuat Kader Posyandu Sitanala, 66 Balita Jalani Pemeriksaan Multidisiplin

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:30 WIB

Gibran Digugat soal Keabsahan Cawapres, Apa yang Sebenarnya Dipersoalkan di MK?

Gibran Digugat soal Keabsahan Cawapres, Apa yang Sebenarnya Dipersoalkan di MK?

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:56 WIB

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:27 WIB

Terkini

Karena Aku Perempuan: Empat Wajah Cinta yang Tak Pernah Sederhana

Karena Aku Perempuan: Empat Wajah Cinta yang Tak Pernah Sederhana

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 11:00 WIB

Dipercaya Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Wejangan dari Jay Idzes

Dipercaya Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Wejangan dari Jay Idzes

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 10:59 WIB

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:55 WIB

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:51 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 10:41 WIB

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 10:35 WIB

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Surakarta | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

×