Sumarsih: Jokowi Jadi Pelindung Pelanggar HAM

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 08 Maret 2024 | 05:00 WIB
Sumarsih: Jokowi Jadi Pelindung Pelanggar HAM
Maria Catarina Sumarsih masih setia berdiri di seberang Istana Negara, Kamis (7/3/2024). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Maria Catarina Sumarsih masih setia berdiri di seberang Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (7/3/2024).

Meski tak lagi muda, Sumarsih yang kini berusia 71 tahun itu masih konsisten mengikuti aksi Kamisan, meminta keadilan kepada presiden atas dosa negara di masa lalu, kasus pelanggaran HAM.

Keadilan itu pula yang dicarinya sejak sang anak Bernadinus Realino Norma Irawan alias Wawan meninggal dalam Peristiwa Semanggi 1 saat gelora reformasi diteriakan kalangan mahasiswa hingga aktivis prodemokrasi. Wawan gugur tertembak peluru tajam di bagian jantung dan paru-paru sebelah kiri.

Kehilangan sang anak tanpa pernah diketahui siapa pembunuh sesungguhnya, menggugah Sumarsih untuk terus mencari keadilan di seberang tahta kekuasaan negara.

Sudah 17 tahun berlalu, Sumarsih masih bersetia bersama kelompok masyarakat sipil lainnya untuk terus meminta keadilan tentang pelanggaran HAM yang dialami oleh anaknya.

Tahun ini mungkin menjadi tahun yang mengecewakan bagi Sumarsih. Pasalnya, Presiden Joko Widodo yang diharapkan bisa membuka kasus pelanggaran HAM berat masa lalu malah memberikan pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo Subianto.

Nama Prabowo Subianto, yang kini menjadi capres RI, disebut-sebut terkait dengan pelanggaran HAM berat di masa lalu, terutama sepanjang reformasi 1998 bergulir. Sumarsih bahkan menegaskan, Prabowo merupakan salah satu pelanggar HAM berat.

"Kalau masalah pelanggaran, itu sudah jelas Prabowo itu pelanggar HAM berat. Sudah diakui oleh Presiden Jokowi pada tanggal 11 Januari 2023 lalu," kata Sumarsih, di Silang Monas dalam Aksi Kamisan, Kamis (8/3/2024).

Spanduk pelanggar HAM yang dibawa peserta Aksi Kamisan di seberang Istana Negara Jakarta, Kamis (7/3/2024). [Suara.com/Faqih]
Spanduk pelanggar HAM yang dibawa peserta Aksi Kamisan di seberang Istana Negara Jakarta, Kamis (7/3/2024). [Suara.com/Faqih]

Dia juga menambahkan, hal tersebut pun tertuang juga dalam edaran surat Dewan Kehormatan Perwira atau DKP yang memecat Prabowo.

"Didukung dengan beredarnya surat dewan kehormatan perwira tentang pemecatan Prabowo, juga beredar video tentang pemecatan Prabowo dari kopasus. Seharusnya Presiden Jokowi menjunjung tinggi nilai-nilai HAM," tambahnya.

Bagi Sumarsih, Prabowo tak pantas mendapat pangkat kehormatan. Bahkan, ia juga menyayangkan sikap Jokowi yang memberikan pangkat kehormatan untuk Prabowo sangat bertentangan dengan klaim presiden ketujuh itu yang mengaku lahir dari reformasi.

"Ada pernyataan, bahwa Jokowi lahir dari reformasi, menjadi wali kota karena reformasi. Jadi gubernur karena reformasi, jadi presiden karena reformasi, dan beliau sempat mengatakan, tidak mungkin menghianati reformasi. Tapi kenyataannya Jokowi malah jadi pelindung pelanggar HAM," jelasnya.

Sumarsih juga menilai, kondisi saat ini sama dengan kondisi orde baru. Hal itu dapat dilihat dari suburnya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Padahal, salah satu cita-cita dari reformasi tahun 1998, adalah memberangus KKN.

Gejala lainnya, yakni dengan adanya penggerudukan kantor-kantor LSM yang selama ini menyuarakan kritik atas pemerintahan saat ini

"Salah satu agenda reformasi adalah memberantas KKN, tapi saat ini KKN tumbuh subur. Kalau dulu ada serangan-seangan ke kantor LSM, sekarang juga terjadi, kaya KontraS, ICW, dan lainnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Kamisan: Sumarsih Desak Jokowi Cabut Keppres Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo

Aksi Kamisan: Sumarsih Desak Jokowi Cabut Keppres Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:32 WIB

Sindir Aksi Kamisan Hingga Minta Bu Sumarsih Terima Hasil Pemilu, Darwis Triadi Ternyata Fotografer Resmi Jokowi

Sindir Aksi Kamisan Hingga Minta Bu Sumarsih Terima Hasil Pemilu, Darwis Triadi Ternyata Fotografer Resmi Jokowi

Lifestyle | Minggu, 18 Februari 2024 | 10:27 WIB

Profil Bu Sumarsih, Ibu Korban Penembakan Tragedi Semanggi I Jadi Trending di X

Profil Bu Sumarsih, Ibu Korban Penembakan Tragedi Semanggi I Jadi Trending di X

Lifestyle | Sabtu, 17 Februari 2024 | 16:40 WIB

Terkini

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB