Anies Baswedan Mantan Direktur Lembaga Survei, Aneh Kalau Tidak Percaya Quick Count

Wakos Reza Gautama

Senin, 11 Maret 2024 | 10:20 WIB
Anies Baswedan Mantan Direktur Lembaga Survei, Aneh Kalau Tidak Percaya Quick Count
Ilustrasi Capres nomor urut 1, Anies Baswedan. Anies Baswedan mantan direktur lembaga survei. [Suara.com/Rakha]

Suara.com - Founder lembaga survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi sangat yakin Anies Baswedan sudah mengakui kekalahannya di Pilpres 2024.

Hanya saja memang hingga kini Anies Baswedan belum mau mengatakan bahwa dirinya bersama Muhaimin Iskandar sudah kalah dalam pertarungan Pilpres 2024.

Apakah ini karena Anies Baswedan tidak percaya hasil quick count atau hitung cepat beberapa lembaga survei?

Baca Juga:

Diungkap Mahfud MD, Begini Respon Ganjar Usai Dilaporkan ke KPK

Sesumbar Airlangga Sebut Jokowi Nyaman Di Golkar: Lihat Saja Iklan-iklan

Burhanuddin Muhtadi mengatakan, hasil quick count bukan sesuatu yang main-main karena fungsi utamanya adalah mendeteksi kecurangan.

"Kalau ternyata hasil pemilunya itu sama antara KPU dengan hasil quick count harusnya ga ada lagi pertanyaan dari para calon," ujar Burhanuddin dikutip dari Youtube Arya Sinulingga.

Burhan mengaku heran terhadap pihak-pihak yang masih mempertanyakan hasil quick count padahal sudah terbukti selama beberapa tahun pelaksanaan Pemilu.

Burhan mengatakan, sudah menggelar quick count sejak tahun 2004. Kala itu lembaganya bekerja sama dengan salah satu stasiun televisi nasional.

Di tahun 2004 itu, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, banyak yang curiga dan cenderung tidak percaya terhadap hasil quick count.

Biasanya Burhan mengatakan, pihak yang tidak percaya adalah pihak yang kalah. Di masa itu, lembaga survei Burhan sudah berani mengumumkan bahwa pemenang Pilpres 2004 adalah SBY dengan perolehan suara lebih dari 60 persen beberapa jam setelah pencoblosan.

"Dan saat itu ada kecurigaan, ketidakpercayaan, kebetulan yang tidak percaya biasanya yang kalah dan waktu itu wajar karena baru pertama kali tahun 2004," tuturnya.

Namun jika ketidakpercayaan terhadap quick count itu muncul di tahun 2024, Burhan mengaku heran. Sebab kata dia hasil quick count sudah terbukti benar tidak hanya di level nasional tapi juga Pilkada.

Burhan lebih merasa heran jika yang tidak percaya terhadap hasil quick count adalah calon presiden atau calon wakil presiden yang justru tahu seperti apa mekanisme quick count.

"Dan jangan lupa bung Arya, Mas Anies Baswedan itu mantan bos saya di lembaga survei. Jadi dia tahu betul bagaimana quick count dilakukan, bagaimana survei dilakukan," ujar Burhan.

Burhan menuturkan, Anies pernah menjadi Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia sehingga tahu betul bagaimana mekanisme quick count secara scientific dijalankan.

"Jadi sebenarnya saya yakin beliau sadar dan memahami bahwa the game is over tapi memang mungkin beliau ingin menyantuni perasaan pendukung sehingga di depan publik dia belum mengatakan kalah," ujar Burhanuddin Muhtadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Pleno KPU: Suara Prabowo Di Sultra Tembus 1,1 Juta, Anies-Ganjar Tak Sampai Separuhnya

Hasil Pleno KPU: Suara Prabowo Di Sultra Tembus 1,1 Juta, Anies-Ganjar Tak Sampai Separuhnya

Kotak Suara | Senin, 11 Maret 2024 | 10:13 WIB

Beredar Video Sorak Sorai 'Anies Presiden' dan 'Gus Imin Wapres', Masih Ngarep?

Beredar Video Sorak Sorai 'Anies Presiden' dan 'Gus Imin Wapres', Masih Ngarep?

News | Senin, 11 Maret 2024 | 10:09 WIB

Taklukkan Dua Rivalnya di Pilpres, Prabowo-Gibran Unggul di Kalimantan Barat

Taklukkan Dua Rivalnya di Pilpres, Prabowo-Gibran Unggul di Kalimantan Barat

Kotak Suara | Senin, 11 Maret 2024 | 02:25 WIB

Dikritik Habis Gegara Lem Aibon, Respons Anies ke Media Tak Terduga

Dikritik Habis Gegara Lem Aibon, Respons Anies ke Media Tak Terduga

Lifestyle | Minggu, 10 Maret 2024 | 16:22 WIB

Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin Keok, Prabowo-Gibran Menang Telak di Bangka Belitung!

Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin Keok, Prabowo-Gibran Menang Telak di Bangka Belitung!

Kotak Suara | Minggu, 10 Maret 2024 | 15:58 WIB

Terkini

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:26 WIB

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:16 WIB

BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat

BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:30 WIB

Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri

Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:46 WIB

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:42 WIB

Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM

Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:40 WIB

Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu

Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:32 WIB

Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!

Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:26 WIB

Penting, Ini 5 Persiapan Finansial yang Mesti Dilakukan Agar Terus Cuan di Masa Pensiun

Penting, Ini 5 Persiapan Finansial yang Mesti Dilakukan Agar Terus Cuan di Masa Pensiun

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:12 WIB

Setop Dapur MBG Baru! Pemerintah Bakal Audit dan Beri 'Rapor' Kinerja

Setop Dapur MBG Baru! Pemerintah Bakal Audit dan Beri 'Rapor' Kinerja

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:10 WIB