Usai Ganjar, Jokowi Dituduh Bakal Sadis 'Tikam' Sosok di Golkar Ini dari Belakang

Ruth Meliana Suara.Com
Selasa, 19 Maret 2024 | 13:24 WIB
Usai Ganjar, Jokowi Dituduh Bakal Sadis 'Tikam' Sosok di Golkar Ini dari Belakang
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo dituding akan menikam petinggi Partai Golkar sebentar lagi. Tuduhan ini dilontarkan oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus.

Melalui akun X resminya, Jhon Sitorus menyebut bahwa Presiden Jokowi sudah "menusuk" Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan dari belakang. Selanjutnya, kata Jhon Sitorus, Jokowi berpotensi mengkhianati Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Menurutnya, Jokowi sudah mempertontonkan drama politik yang paling sadis. Ia pun menilai orang nomor satu di Indonesia itu bisa menyingkirkan Airlangga dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar, dan menggantinya dengan nama Gibran Rakabuming Raka atapun Bahlil Lahadalia.

"Gue kira menikam Ganjar dan PDI Perjuangan dari belakang adalah drama politik yang paling sadis dari pertunjukan Jokowi," tulis Jhon Sitorus dalam cuitannya seperti dikutip Suara.com, Selasa (19/3/2024).

"Sekarang, misi berlanjut lagi ke melumpuhkan Airlangga Hartarto dan menguasai Golkar. Entah nanti lewat Bahlil, Gibran atau dirinya sendiri, yang jelas kiamat bagi Airlangga sudah semakin dekat," sambungnya

Padahal, kata Jhon Sitorus, sosok Airlangga sudah memberikan yang terbaik bersama Golkar untuk Jokowi. Termasuk memberikan dukungan penuh kepada sang presiden di Pilpres 2019 silam.

"Padahal semua telah diberikan Airlangga untuk Jokowi. Dari bergabung ke kabinet Jokowi di periode pertama," papar Jhon Sitorus.

"(Kemudian) totalitas di Pilpres 2019 untuk memenangkan Jokowi, menjadi kekuatan utama di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, hingga memenangkan anaknya (Gibran) bersama Prabowo Subianto di Pilpres 2024," tandasnya.

Pendapat Jhon Sitorus mengenai kemungkinan Jokowi menyingkirkan Airlangga langsung menuai atensi luas. Tudingannya itu bahkan sampai dibaca 630 ribu kali dan mendapatkan 4 ribu tanda suka.

Baca Juga: Siti Atikoh Pakai Mukena Sederhana saat Tarawih, Harganya justru Diluar Ekspektasi

Warganet juga langsung membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat.

"Sepertinya Jokowi tidak akan menggunakan tangannya untuk ambil alih Golkar. Dia akan pakai tangan org lain. Sepertinya bukan Bahlil juga karena Bahlil juga sepertinya akan dikorbankan juga. Jangan lupa si Opung masih hidup dan kemungkinan si opung nanti akan tiba-tiba muncul di akhir-akhir perebutan," tebak warganet.

"Dugaan paling ekstrim adalah apakah ini skenario dari PDIP untuk mengambil alih Golkar?" tanya warganet.

"Bukannya filsuf Norwegia pernah berkata, 'Saya akan kembali ke Oslo dan menjadi rakyat biasa?'" sindir warganet.

"Terlalu vulgar kalau bilang Jokowi mau rebut Golkar. Dia biasanya sebaliknya. Kalau kalian masih ingat ada film 'seorang petani yang memelihara mawar sampai tumbuh besar dan harum', itulah tanda-tanda Jokowi mau besarkan PSI," komentar warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI