Walau Tak Minta Jatah Kursi Menteri, Zulhas Siapkan 4 Kader Terbaik PAN Buat Disodorkan ke Prabowo

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 22 Maret 2024 | 01:05 WIB
Walau Tak Minta Jatah Kursi Menteri, Zulhas Siapkan 4 Kader Terbaik PAN Buat Disodorkan ke Prabowo
Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Prabowo Subianto di DPP PAN, Jakarta, Kamis (21/3/2024). [Suara.com/Novian]

Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas tidak mematok berapa jatah kursi menteri yang harus diberikan Prabowo Subianto. Kendati begitu, Zulhas tetap menyiapkan kader-kader terbaik.

Menurut Zulhas, PAN memiliki banyak kader yang mumpuni untuk ditunjuk mengisi kabinet di pemerintahan Prabowo-Gubran.

"Kalau kader banyak," kata Zulhas di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2024).

Zulhas menyebutkan empat kader terbaik PAN. Kader-kader terbaik itu, di antaranya Wakil Ketua Umum PAN Asman Abnur, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, dan Bendahara Umum PAN Totok Daryanto.

"Ada Bapak Asman, ada Bapak Yandri, ada pak sekjen, ada Pak Totok, banyak di sini mah. Kalau diperlukan oleh bangsa negara kan temen-temen siap," ujar Zulhas.

Sebelumnya Zulhas enggan meminta-minta jatah kursi menteri, kendati Prabowo Subianto sudah memberikan sinyal bisa jadi memberikan lebih dari apa yang diminta PAN.

Zulkifli atay Zulhas tetap menyerahkan sepenuhnya jatah kursi menteri kepada Prabowo, selaku presiden terpilih nantinya.

"Ya jadi kalau soal kabinet, kami ini PAN paham betul itu haknya prerogatifnya bapak presiden terpilih ya terserah beliau ya," tuturnya.

Menurut Zulhas, Prabowo paling tahu tentang jatah kursi untuk masing-masing partai politik pendukung. Tentu, berdasarkan pandangan tersebut, PAN ogah meminta dan menyerahkan kepada Prabowo.

"Kami serahkan ke bapak aja, yang ngerti ukurannya apa kan beliau. PAN, serahkan saja," kata Zulhas.

Zulhas sekadar menegaskan posisi PAN yang tetap berada di bekakang mendukung Prabowo. Diketahui PAN sudah mendukung pencapresan Prabowo dalam tiga kali pemilihan presiden. Mulai dari Pilpres 2014, Pilpres 2019, dan terakhir Pilpres 2024.

"Yang jelas pan sepenuh jiwa raga lah untuk di belakang Pak Prabowo untuk mensukseskan program-program visi misi, program kerja yang akan dikerjakan Pak Prabowo karena PAN kan nunggunya lama ya kan memang harus sukses," ujar Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menang Pilpres, Prabowo Ingatkan Ilmu Padi: Semakin Berisi, Makin Merunduk!

Menang Pilpres, Prabowo Ingatkan Ilmu Padi: Semakin Berisi, Makin Merunduk!

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 00:00 WIB

Bagi-bagi Kursi Menteri, Ini Kata Zulhas Soal Kode Prabowo Kasih Jatah Lebih untuk PAN

Bagi-bagi Kursi Menteri, Ini Kata Zulhas Soal Kode Prabowo Kasih Jatah Lebih untuk PAN

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 23:01 WIB

Pesan Prabowo Setelah Menang Pilpres pada Anies yang Pernah Ejek 11 dari 100

Pesan Prabowo Setelah Menang Pilpres pada Anies yang Pernah Ejek 11 dari 100

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 22:32 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB