Kali Ciliwung Luber, Tanggul Hek Kramat Jati Ditutup Tumpukan Batu usai Jebol

Senin, 25 Maret 2024 | 10:33 WIB
Kali Ciliwung Luber, Tanggul Hek Kramat Jati Ditutup Tumpukan Batu usai Jebol
Petugas gabungan menangani banjir di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (25/3/2024). ANTARA/HO-BPBD DKI.

Suara.com - Petugas gabungan memasang bronjong atau tumpukan batu kali di Hek kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menangani limpasan air atau banjir di daerah itu.

"Limpasan air sudah dapat diatasi oleh turap darurat memakai bronjong," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Isnawa menjelaskan, Hek tersebut sebelumnya jebol lantaran kenaikan debit air yang sangat deras saat hujan.

Air limpasan masuk ke kawasan  itu mulai pukul 03.15 WIB dan sejak pukul 08.00 WIB sudah mulai surut.

Lalu, petugas gabungan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, membantu pengaturan lalu lintas, hingga menolong pengendara yang terjatuh.

Tanggul di kawasan Hek Kramat Jati Jebol. (Antara)
Tanggul di kawasan Hek Kramat Jati Jebol. (Antara)

Adapun sejumlah perangkat yang tergabung yakni BPBD DKI Jakarta, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Polsek Kramat Jati dan Koramil Kramat Jati.

Lalu, Kecamatan Kramat Jati, Kelurahan Kramat Jati, Kelurahan Tengah, Kelurahan Dukuh, Kelurahan Rambutan, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Satpol PP, Kansar Jakarta dan pramuka.

Hingga pukul 09.00 WIB, BPBD DKI mencatat satu ruas jalan di Jalan Raya Bogor KM 19 (HEK), Kramat Jati, Jakarta Timur dan dua RT di Tanjung Barat banjirnya sudah surut.

"Dampak banjir HEK sudah surut dan ditangani petugas," ujar Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Michael Sitanggang.

Baca Juga: Kali Ciliwung Meluap, Tanggul di Hek Kramat Jati Jebol

Puluhan RT Kebanjiran

Selain itu, tercatat pula 28 rukun tetangga (RT) dari 30.772 RT yang mengalami banjir meliputi tujuh RT di Jakarta Selatan.

Tujuh RT itu yakni tiga RT di kawasan Rawa Jati dengan ketinggian air 40 sentimeter (cm) karena luapan Kali Ciliwung dan empat RT di kawasan Pejaten Timur dengan ketinggian air 80 cm dengan penyebab serupa.

Banjir juga melanda 21 RT di Jakarta Timur yakni 10 RT di kawasan Kampung Melayu dengan ketinggian air 50 hingga 100 cm yang penyebabnya karena luapan Kali Ciliwung.

Luapan Kali Ciliwung juga menyebabkan banjir di satu RT di kawasan Balekambang (100 cm), lima RT di Cawang (150-200 cm) dan satu RT di kawasan Cililitan (130 cm) serta empat RT di Bidara Cina (130 cm). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI