Pendeta Marcel Saerang yang Viral Gegara War Takjil Mengaku Ingin Masuk Banser NU

Galih Prasetyo | Suara.com

Senin, 25 Maret 2024 | 20:55 WIB
Pendeta Marcel Saerang yang Viral Gegara War Takjil Mengaku Ingin Masuk Banser NU
Pendeta Marcel Saerang. (Instagram/@stevemarcel)

Suara.com - Puasa bulan suci Ramadan 1445 H yang saat ini sedang dijalani umat muslim sempat dibuat heboh dengan idiom war takjil. Aksi war takjil ini jadi hiburan tersendiri bagi umat di platform sosial media.

Apalagi kemudian viral video seorang pendeta di Gereja Tiberias dalam khotbah di dalam gereja menyarankan umat Kristiani untuk ikutan war takjil saat bulan Ramadan ini.

“Soal agama kita toleran, tapi soal takjil, kita duluan,” celetuk sang pendeta, dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, Selasa (19/3/2024).

Diketahui pendeta itu bernama Pdt. Marcel Saerang, S.E., M.Th. Marcel Saerang dilahirkan di Manado, Sulawesi Utara pada tanggal 15 Maret.

Sosok Pendeta Marcel pun jadi trending dan viral di platform media sosial. Apa yang disampaikan pendeta Marcel dianggap membawa teduh bagi kehidupan kerukunan umat beragama di bulan suci Ramadan.

Menariknya, pendeta Marcel mengaku bahwa ia sangat senang dengan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU). Tak hanya itu, Marcel pun mengaku kalau boleh ingin bergabung ke organisasi sayap NU, Banser.

"Saya sangat nge-fans sama NU," ucap pendeta Marcel kepada Habib Jafar di kanal Youtube Deddy Corbuzier, seperti dikutip Senin (25/3).

"Saya sangat suka dengan pola pikir NU dan pembahasannya. Dan seandainya boleh saya ingin gabung ke Banser sebenarnya," sambung Marcel.

Menurut Pendeta Marcel, selama ini ia memang cukup mengikuti ceramah dan kajian dari para ulama NU.

"Banyak tokoh-tokoh (NU), saya suka ceramah dan pola mikir mereka," tambah Pendeta Marcel.

Selain sebagai pendeta, Marcel juga berprofesi sebagai Motivational Speaker dan Content Creator. Namun sebelum menjadi pendeta, Marcel ternyata mengawali karier di dunia hiburan dengan bergabung di sebuah boyband bernama Motion.

Boyband yang debut pada tahun 2012 ini bahkan pernah digadang-gadang menjadi pesaing berat SM*SH. Lewat boyband ini, Marcel bersama keenam rekannya merilis lagu bertajuk “I Love You” (2012) dan “Boom” (2013).

Namun dunia hiburan ternyata sempat membuatnya terjerumus dalam pergaulan yang buruk hingga berujung membuatnya sempat divonis tidak akan hidup lama. Saat itulah Marcel memutuskan untuk keluar dari kehidupan lamanya dan berkomitmen melayani Tuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarawih tapi Belum Salat Isya, Seperti Apa Hukumnya?

Tarawih tapi Belum Salat Isya, Seperti Apa Hukumnya?

Lifestyle | Senin, 25 Maret 2024 | 18:06 WIB

Riwayat Istimewanya Malam 17 Ramadan serta Amalan Baik yang Bisa Dikerjakan

Riwayat Istimewanya Malam 17 Ramadan serta Amalan Baik yang Bisa Dikerjakan

Religi | Senin, 25 Maret 2024 | 17:42 WIB

Tips Memilih Menu Sahur Agar Puasa Lancar Dan Kuat

Tips Memilih Menu Sahur Agar Puasa Lancar Dan Kuat

Religi | Senin, 25 Maret 2024 | 16:08 WIB

Membaca Al Quran dengan Cepat Agar Segera Khatam, Apa Boleh?

Membaca Al Quran dengan Cepat Agar Segera Khatam, Apa Boleh?

Religi | Senin, 25 Maret 2024 | 15:31 WIB

Hukum Berenang Saat Puasa Ramadhan Boleh atau Tidak? Begini Penjelasan Ulama

Hukum Berenang Saat Puasa Ramadhan Boleh atau Tidak? Begini Penjelasan Ulama

Lifestyle | Senin, 25 Maret 2024 | 15:31 WIB

Terkini

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB