Temukan Narasi Dukungan Aksi Teroris di Moskow dari WNI, Kepala BNPT Angkat Bicara

Erick Tanjung | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Senin, 25 Maret 2024 | 21:19 WIB
Temukan Narasi Dukungan Aksi Teroris di Moskow dari WNI, Kepala BNPT Angkat Bicara
Ilustrasi terorisme. [Ist]

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mohammed Rycko Amelza Dahniel menyoroti adanya dukungan terhadap aksi terorisme di Moskow, Rusia.

Dia mengaku pihaknya masih menemukan narasi-narasi berupa penyebaran propaganda dan dukungan terhadap aksi terorisme di media sosial dari masyarakat Indonesia.

"Saya ingin sampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, apa yang terjadi di Rusia adalah serangan kejahatan, tragedi kemanusiaan," kata Rycko di Kantor KemenkomPolhukam, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024).

Pasalnya, serangan yang diklaim ISIS sebagai tanggung jawab mereka itu disebut telah menyerang warga sipil di Rusia pada bulan Ramadhan.

"Mereka melakukan penyerangan, pembunuhan, penembakan, yang sudah jatuh, dianiaya lagi dengan benda tajam, dengan pisau, ini sungguh tindakan tidak berperikemanusiaan," ujar dia.

Menurut dia, ISIS yang punya kecenderungan untuk mengaku berjihad dalam serangannya, tidak menggambarkan ajaran Islam.

"Tidak ada satupun agama di dunia ini yang mengajarkan kekerasan, kebiadaban, kekejian," ucap Rycko.

"Jadi yang mereka bawa kemarin agama apa? Jangan pakai Allahu Akbar," tegas dia.

Untuk itu, dia menganggap masyarakat yang menyebarkan dukungan terhadap aksi ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan terhadap apa yang benar-benar terjadi di Moskow.

Sebelumnya dikabarkan, serangan teroris terjadi di Rusia. Sejumlah penyerang menyerbu gedung konser Crocus City Hall, Moskow pada Jumat (22/3) waktu setempat.

Melansir dari laporan AP, kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut. Pihak Amerika Serikat sebelumnya telah mengetahui informasi intelejen akan rencana serangan teroris di Rusia.

Menurut laporan intelejen Amerika Serikat itu, cabang kelompok ISIS merencakan serangan di Moskow. Laporan ini diklaim pihak Amerika Serikat telah diberikan ke pihak Rusia sebelum terjadinya serangan.

Di platform sosial media X beredar video detik-detik saat para teroris melakukan serangan brutal kepada warga sipil. Terlihat dalam video, penyerang menembak para korban dengan sadis. Teroris masuk ke dalam gedung teater yang dipenuhi para warga sipil dan mulai menembak dengan senjata serbu.

Akibat serangan teroris tersebut, gedung konser juga dibakar dan membuat atap runtuh. Menurut laporan media lokal setempat, ini menjadi serangan teroris paling mematikan di Rusia dalam beberapa tahun terakhir.

Komite Penyelidikan Rusia pada Sabtu (23/3), jumlah korban tewas dalam serangan itu bertambah menjadi 133 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kutuk Serangan Teroris di Moskow Rusia, Menko Polhukam: Sungguh Tidak Beradab

Kutuk Serangan Teroris di Moskow Rusia, Menko Polhukam: Sungguh Tidak Beradab

News | Senin, 25 Maret 2024 | 19:03 WIB

133 Orang Tewas dalam Aksi Teror di Moscow, Putin: Kami Memahami Terorisme

133 Orang Tewas dalam Aksi Teror di Moscow, Putin: Kami Memahami Terorisme

News | Minggu, 24 Maret 2024 | 10:49 WIB

Rusia Tuding Warga Asing Jadi Otak Serangan Mematikan Di Moskow

Rusia Tuding Warga Asing Jadi Otak Serangan Mematikan Di Moskow

News | Minggu, 24 Maret 2024 | 05:10 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB