Polisi Bakal Suruh Putar Balik Pemudik Motor Bonceng 3 atau Bermuatan Lebih

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 29 Maret 2024 | 21:19 WIB
Polisi Bakal Suruh Putar Balik Pemudik Motor Bonceng 3 atau Bermuatan Lebih
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Polda Metro Jaya bakal menindak tegas para pemudik yang tidak mematuhi aturan keselamatan berkendara dan berlalu lintas saat mudik Lebaran, khususnya pengendara roda dua.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan, penindakan tersebut tidak harus berupa tilang, tapi bisa juga lewat teguran bagi pemudik yang tidak sesuai dengan prosedur keselamatan.

Meski demikian, Latif menegaskan tidak akan segan menyuruh putar balik bagi pemudik yang kendaraannya tidak sesuai standar keselamatan.

“Kita menegur, kita mengingatkan, ya mungkin itu akan kita putar balik untuk memperbaiki dulu bawaanya. Bagi yang lebih muatanya akan kita ingatkan,” kata Latif di Polda Metro Jaya, Jumat (29/3/2024).

Hal itu dilakukan guna menekan angkat kecelakaan selama arus mudik lebaran Idul Fitri.

Latif tidak menyarankan pemudik untuk menggunakan sepeda motor dalam perjalanan mudik lebaran. Namun, jika memang terpaksa maka harus benar-benar diperhatikan keselamatannya.

“Membawa beban tidak melebihi batas, terus khususnya kendaraan tidak boleh boncengan lebih dari 3. Upaya-upaya ini terus kita sosialisasikan sehingga betul-betul tertib untuk melakukan kegiatan mudik ini,” ujar Latif.

Latif juga mengatakan, pihaknya bakal menyiapkan sejumlah pos pantau bagi para pemudik. Pos pantau itu nantinya bakal ditempatkan di wilayah Kalimalang, untuk para pemudik yang mengarak ke timur. Sementara untuk memantau pemudik yang ke arah barat, pos pantau akan ditempatkan di wilayah Kalideres, Tangerang.

Latif tetap mengimbau bagi para pengendara sepeda motor yang bakal menempuh jarak tempuh di atas 50 km agar menggunakan fasilitas umum. Seperti bus, kereta api atau pesawat.

baca juga

“Manfaatkan angkutan-angkutan umum untuk yang khususnya jaraknya memang melebihi dari 50 km, 80 km, apalagi 100 km ke atas harus menggunakan kendaraan umum,” pungkas Latif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lengkap! Panduan Cara Mengisi E-Toll Lewat M-Banking BNI, BCA, BRI, Mandiri

Lengkap! Panduan Cara Mengisi E-Toll Lewat M-Banking BNI, BCA, BRI, Mandiri

Lifestyle | Jum'at, 29 Maret 2024 | 21:01 WIB

Polisi Tidak Tahan Sopir Truk Penyebab Tabrakan Beruntun di Gerbang Tol Halim, Ini Alasannya

Polisi Tidak Tahan Sopir Truk Penyebab Tabrakan Beruntun di Gerbang Tol Halim, Ini Alasannya

News | Jum'at, 29 Maret 2024 | 19:37 WIB

Jalan Tol Jadi Favorit Bepergian, Ini Persiapan Astra Infra Sambut Mudik Lebaran 2024

Jalan Tol Jadi Favorit Bepergian, Ini Persiapan Astra Infra Sambut Mudik Lebaran 2024

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×