Beda Pendidikan Megawati dan Menag Yaqut: Sama-sama Resah Tulis Opini Pemilu di Media Online

Ruth Meliana | Elvariza Opita | Suara.com

Selasa, 09 April 2024 | 09:51 WIB
Beda Pendidikan Megawati dan Menag Yaqut: Sama-sama Resah Tulis Opini Pemilu di Media Online
Kolase foto Megawati Soekarnoputri dan Yaqut Cholil Qoumas. (Instagram/@presidenmegawati/@gusyaqut)

Suara.com - Sengketa Pilpres 2024 saat ini masih bergulir di Mahkamah Konstitusi. Perkara ini tentu menyita perhatian banyak pihak lantaran isu kecurangan pemilu berkembang sangat masif.

Salah satu yang turut resah adalah Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri, yang sampai menuliskan opininya di laman berbayar Kompas. Dilihat di unggahan akun X @zanatul_91, opini Megawati tampak diunggah pada Senin (8/4/2024).

Kenegarawanan Hakim Mahkamah Konstitusi,” tulis sang Ketua Umum PDI Perjuangan, dikutip pada Selasa (9/4/2024). “Ketukan palu hakim MK akan menjadi pertanda antara memilih kegelapan demokrasi atau menjadi fajar keadilan.

Bagi warganet, momen Megawati sampai “turun gunung” menyuarakan keresahannya terhadap politik adalah bukti bahwa Indonesia sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja.

Namun menariknya, bukan hanya Megawati yang pernah menggunakan media online sebagai wadah keresahannya. Sebab sebulan sebelumnya, tepatnya pada 5 Maret 2024, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ternyata juga pernah mengunggah opini dengan topik yang sama.

Rekonsiliasi dan Rekognisi Pascapilpres,” seperti itulah tajuk dari opini yang dituliskan Yaqut. “Pemilu bukanlah lonceng kematian bagi yang kalah dan euforia berlebihan bagi yang diunggulkan.

Tampaknya Megawati dan Menag Yaqut mengambil sudut pandang yang berbeda dalam menanggapi kisruh hasil Pilpres 2024, sehingga membuat kedua tokoh Nasional ini dibanding-bandingkan, termasuk dari segi riwayat pendidikannya. Seperti apa?

Riwayat Pendidikan Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]
Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]

Pemahaman Megawati akan politik dan demokrasi tampaknya tak perlu diragukan lagi jika mengingat perjuangannya di era orde baru.

Politisi kelahiran 23 Januari 1947 itu diriwayatkan menempuh pendidikan di lembaga yang sama sejak SD sampai SMA. Megawati diketahui bersekolah di SD Perguruan Cikini Jakarta (1954-1959), SLTP Perguruan Cikini Jakarta (1960-1962), dan SLTA Perguruan Cikini Jakarta (1963-1965).

Sesudahnya Megawati melanjutkan studi ke jenjang sarjana, yakni dengan masuk di Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran Bandung (1965-1967) dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Jakarta (1970-1972). Sayangnya tidak ada pendidikan tinggi yang diselesaikannya dan disebut-sebut terkait dengan kondisi politik kala itu.

Walau demikian, gelar akademik Megawati tak bisa dipandang sebelah mata, sebab memiliki 12 gelar doktor dan profesor kehormatan (honoris causa) dari berbagai universitas.

Untuk gelar profesor kehormatan Megawati diperoleh dari Universitas Pertahanan (Unhan) Bogor di bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik pada 11 Juni 2021 serta dari Seoul Institute of the Arts (SIA) Korea Selatan di bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif pada 11 Mei 2022.

Riwayat Pendidikan Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. [Media Center Haji (MCH) 2024]
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. [Media Center Haji (MCH) 2024]

Seperti Megawati, Gus Yaqut ternyata juga diriwayatkan tidak menyelesaikan pendidikan tingginya di salah satu kampus terkemuka Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Tulis Opini di Media Online: Bahas MK, Tanda Indonesia Tidak Baik-baik Saja?

Megawati Tulis Opini di Media Online: Bahas MK, Tanda Indonesia Tidak Baik-baik Saja?

Lifestyle | Selasa, 09 April 2024 | 08:51 WIB

Analisa Politisi PDIP Perlu Tidaknya Pertemuan Prabowo-Megawati: Bu Mega Punya Perhitungan Cermat

Analisa Politisi PDIP Perlu Tidaknya Pertemuan Prabowo-Megawati: Bu Mega Punya Perhitungan Cermat

Kotak Suara | Selasa, 09 April 2024 | 04:05 WIB

Bukan Pribadi Mudah Disetir, Megawati Bakal Tentukan Sendiri Kapan Mau Bertemu Prabowo

Bukan Pribadi Mudah Disetir, Megawati Bakal Tentukan Sendiri Kapan Mau Bertemu Prabowo

Kotak Suara | Selasa, 09 April 2024 | 04:00 WIB

Sidang Sengketa Pilpres Beri Harapan Baru, Diskualifikasi Gibran Dinilai Jadi Win-win Solution

Sidang Sengketa Pilpres Beri Harapan Baru, Diskualifikasi Gibran Dinilai Jadi Win-win Solution

Kotak Suara | Senin, 08 April 2024 | 17:37 WIB

Presiden Jokowi akan Gelar Open House Lebaran Terakhir Jelang Lengser, Bakal Undang Megawati?

Presiden Jokowi akan Gelar Open House Lebaran Terakhir Jelang Lengser, Bakal Undang Megawati?

News | Senin, 08 April 2024 | 15:53 WIB

Zulfan Lindan Tak Yakin Jokowi Mau Ambil PDIP: Bisa Jadi Pengalihan Isu

Zulfan Lindan Tak Yakin Jokowi Mau Ambil PDIP: Bisa Jadi Pengalihan Isu

News | Senin, 08 April 2024 | 15:44 WIB

Terkini

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB