Momen Gibran Datang Terlambat di Halal Bihalal Pemprov Jateng, Ditinggal Pulang Sederet Pejabat Ini

Selasa, 16 April 2024 | 20:25 WIB
Momen Gibran Datang Terlambat di Halal Bihalal Pemprov Jateng, Ditinggal Pulang Sederet Pejabat Ini
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana di Kantor Gubernur Jateng di Kota Semarang, Selasa (16/4/2024). [Jatengnews.id/Kamal]

Suara.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka turut menghadiri acara halal bihalal yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng di Kantor Gubernur Jateng di Kota Semarang, Selasa (16/4/2024).

Sosok yang juga cawapres terpilih itu datang sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung menemui Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana beserta istrinya dan jajaran Pemprov Jateng.

Namun sesuai jadwal acara halalbihalal Gibran terlambat datang.

Baca Juga:

Gibran Kaget Sosok Kesayangan Mendadak Hamil: Padahal di Rumah Cewek Semua!

Ekspresi Jokowi Saat Timnas Indonesia Cetak Gol Jadi Sorotan: Gemes Banget!

Praktis, putra sulung Presiden Jokowi itu sudah ditinggal pulang para bupati/walikota dan Forkompimda Jateng.

"Ngobrol-ngobrol aja," ucap Gibran saat ditanya terkait kehadirannya dalam halalbihalal tersebut dilansir dari Jatengnews.id--jaringan Suara.com.

Gibran juga menyampaikan sejumlah pesan dari Nana Sudjana.

Baca Juga: PPP Merapat ke Halal Bihalal Golkar, Ganjar: Mungkin Mereka Punya Cara Tersendiri Berkomunikasi

"(Pesan) tentang pembangunan di Solo, sama persiapan Musrembang," paparnya.

Sebelumnya, Gibran lebih dulu melakukan halal bihalal dengan para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Solo di Pendapi Gede Balai Kota Solo.

Acara digelar pada hari pertama masuk kerja seusai libur Lebaran 2024. Wali Kota dan Wawali saling berjabat tangan dengan ratusan pegawai Pemkot Solo yang hadir di Pendapi Gede.

Baca Juga:

Sebut Semua Berteman Usai Ditawari Gibran Masuk Pemerintahan, Ganjar Melunak?

Gibran Akui Petinggi dari PDIP Sudah Beri Ucapan Selamat: Tapi Mereka Malu-malu

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Abdullah Azwar Anas menjelaskan ketentuan mengenai pengombinasian tugas kedinasan dari kantor dan dari rumah dilakukan untuk memperkuat manajemen arus balik Lebaran.

Untuk instansi yang berkaitan dengan pelayanan publik secara langsung, WFO tetap diterapkan optimal sebesar 100 persen.

"Adapun untuk instansi pemerintah yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan dan layanan dukungan pimpinan, WFH bisa dijalankan maksimal/paling banyak 50 persen dari jumlah pegawai, yang teknisnya diatur instansi pemerintah masing-masing," ujar Anas melalui laman resmi Sekretariat Negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI