Petinggi PKS Mardani Ali Sera Sholat di Markas PDI Perjuangan, Pertanda Koalisi?

Galih Priatmojo

Minggu, 21 April 2024 | 10:54 WIB
Petinggi PKS Mardani Ali Sera Sholat di Markas PDI Perjuangan, Pertanda Koalisi?
Petinggi PKS Mardani Ali Sera mengunggah video saat sholat di markas PDI Perjuangan. Unggahan itupun disebut sebagai pertanda koalisi di antara dua partai. [mardani ali sera/Instagram]

Suara.com - Baru-baru ini petinggi PKS Mardani Ali Sera membagikan momen ketika sholat di sebuah ruang kerja yang dipenuhi foto Bung Karno.

Dalam video singkat yang diunggah di akun Instagramnya, Mardani Ali Sera yang menjabat sebagai Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera terlihat duduk bersimpuh seusai melaksanakan sholat di sebuah ruang milik relawan 03 dari PDI Perjuangan.

Di sekeliling ruangan tersebut tampak sederet foto yang dibingkai pigura berisi gambar sosok presiden Indonesia pertama Soekarno yang merupakan ayahanda dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Hal mi dimana nih mi, di rumah perjuangan PDI P, yang banyak warisan foto-foto luar biasa Presiden Soekarno," ucapnya seperti dikutip Minggu (21/4/2024).

"Jadi kebenaran itu kita dukung siapapun dan dimanapun dan bisa sholat dimanapun, selalu dekat dengan Allah, terima kasih," lanjutnya.

Unggahan tersebut pun menuai beragam komentar netizen.

Tak sedikit yang menyambut positif video itu hingga menduga itu sebagai pertanda koalisi PDI P dan PKS sebagai partai oposisi.

"Akankah ini pertanda hubungan baik PKS dan PDIP," kata bagas.

"Bajunya udah merah aja nih bang...Siap koalisi bareng nih," kata dheny.

baca juga

"Alhamdulillah ada hikmahnya Jokowi dan Prabowo bersatu kita jadi bisa melihat PKS dan PDIP bersatu," kata rosyid.

"MasyaAllah alhamdulillah seneng kalau akur," kata insan.

"Apakah ini pertanda?" tanya akum.

Sementara itu dugaan publik mengenai koalisi PDIP dengan PKS sudah lama mencuat.

Bahkan beberapa pengamat politik memprediksi bila Prabowo Gibran memerintah, PDIP dan PKS berpeluang kompak bakal jadi oposisi.

Meski begitu kedua partai tersebut kemungkinan sulit bersatu. Hal tersebut seperti diungkap Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM Arya Budi.

"Kalau mereka di luar pemerintahan itu sangat mungkin. Nah pertanyaannya adalah di luar pemerintahan bersatu itu yang kecil kemungkinannya," terangnya seperti dikutip dari Antara.

Menurut Arya, PDIP dan PKS memiliki logika berjalan masing-masing demi terwujudnya checks and balances untuk membentuk pemerintahan yang demokratis.

Arya menganalogikan PDIP dan PKS ibarat minyak dan air.

"Karena secara ideologi mereka terlalu jauh itu bagaikan minyak dan air. Itu akan repot," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harta Presiden PKS Ahmad Syaikhu? Rumahnya Dipuji Sederhana Sekelas Petinggi Partai

Berapa Harta Presiden PKS Ahmad Syaikhu? Rumahnya Dipuji Sederhana Sekelas Petinggi Partai

Lifestyle | Sabtu, 20 April 2024 | 14:17 WIB

Review Rumah Presiden PKS: Spek Menengah ke Bawah, Kalah Jauh dengan Andika Perkasa

Review Rumah Presiden PKS: Spek Menengah ke Bawah, Kalah Jauh dengan Andika Perkasa

News | Sabtu, 20 April 2024 | 13:31 WIB

Harta Kekayaan Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Rumahnya Dibandingkan dengan Istana Mewah Andika Perkasa

Harta Kekayaan Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Rumahnya Dibandingkan dengan Istana Mewah Andika Perkasa

Lifestyle | Sabtu, 20 April 2024 | 13:33 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×