MK Nyatakan Jokowi Tak Nepotisme saat Dukung Gibran, Jhon Sitorus: Ibarat Pemerkosaan

Ruth Meliana Suara.Com
Senin, 22 April 2024 | 14:44 WIB
MK Nyatakan Jokowi Tak Nepotisme saat Dukung Gibran, Jhon Sitorus: Ibarat Pemerkosaan
Ilustrasi Mahkamah Keluarga di balik putusan batas usia minimal capres-cawapres di MK. [Suara.com/Emma]

Suara.com - Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan putusan hasil sengketa Pilpres 2024 di Gedung MK pada hari ini, Senin (22/4/2024). Salah satu hasilnya adalah MK menyatakan bahwa Presiden Jokowi tidak melalukan nepotisme dengan mendukung anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Keputusan MK soal nepotisme itu sontak langsung dikritik pedas oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus. Ia mengibaratkan keputusan MK tersebut bak "pemerkosaan"

Lewat akun X miliknya, @Miduk17, Jhon Sitorus membagikan tangkapan layar berita berjudul "Pencalonan Gibran Bukan Tindakan Nepotisme". Berita ini juga menunjukkan kolase potret Hakim MK dan Gibran.

"Ini ibarat pemerkosaan, terang benderang di depan mata aparat tetapi tidak bisa didefenisikan sebagai pemerkosaan," kritik Jhon Sitorus dalam cuitannya seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2024).

Tak sampai di situ, loyalis Ganjar Pranowo ini juga menyoroti tajam alasan MK menyebut pencalonan Gibran bukan bentuk nepotisme.

"Alasannya apa? Alasannya karena bukti tak mencukupi. Padahal perempuan yang diperkosa sudah menjerit-jerit, sedangkan sang pemerkosa ketawa-tawa bersama oknum aparat," pungkas Jhon Sitorus.

Kritikan pedas Jhon Sitorus yang mengibaratkan putusan MK soal nepotisme Gibran bak pemerkosaan langsung ramai disorot warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya telah dibaca 5 ribu kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.

Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Ada yang mendukung opini Jhon Sitorus, ada juga yang balas melontarkan kritik.

"Sejak hari ini adanya keputusan MK atas persidangan kasus sengketa Pilpres 2024. Apapun keputusan harus bisa diterima oleh pihak manapun. Seluruh komponen bangsa kiranya kembali guyub bersatu untuk memajukan bangsa dan negara. Selesai! Mari omon-omon topik lainnya aja ya," komentar warganet.

Baca Juga: Beda Kisah Hidup Gibran Dibanding Jokowi Saat Sama-sama Menginjak Usia 36 Tahun, Ada yang Masih Bergelut Ngurusin Kayu

"Tak ada yg bisa diharap dari Hakim MK sebagai penjaga Konstitusi karena semuanya telah dikondisikan oleh si Mukidi," sindir warganet.

"Bubarkan MK, gak perlu lagi ada MK di negeri ini," tegas warganet.

"Analogi anda sangat dangkal, dalam sidang di MK pihak 01 dan 02 ngak bisa membuktikan ada bukti juga tapi nggak nyambung ibarat 'gatal di kepala garuk di kaki'," kritik warganet.

"Sudah mending kita berdoa aja moga negara ini baik-baik aja ketimbang nyumpahin atau doain yang jelek-jelek cuman buat nakutin rakyat," pesan warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI