Motif Pelaku Bunuh Perempuan Dalam Koper Di Bekasi: Mau Gelar Resepsi Nikah, Butuh Uang

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 02 Mei 2024 | 11:51 WIB
Motif Pelaku Bunuh Perempuan Dalam Koper Di Bekasi: Mau Gelar Resepsi Nikah, Butuh Uang
Tersangka pelaku pembunuhan mayat dalam koper ditangkap polisi di Kota Palembang, Sumsel. [Tangkapan layar akun IG merekamjakarta]

Suara.com - Ahmad Arif Ridwan Nuwloh alias AARN tersangka pembunuh wanita dalam koper berinisial RN (50) yang ditemukan di semak-semak kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ditangkap saat hendak menggelar resepsi pernikahan.

Pria berusia 28 tahun itu ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (1/5/2024) kemarin. Kasus pembunuhan yang menjerat dirinya ini bikin geger.

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran mengatakan, tersangka Arif rencananya hendak menggelar resepsi pernikahan di Palembang pada 5 Mei 2024 pekan ini.

Baca Juga: Tertangkap! Pembunuh Wanita dalam Koper di Bekasi, Ternyata Kabur ke Palembang

"Tersangka baru menikah, ijab kobul di bulan Maret dan rencana tanggal 5 Mei besok mau resepsi. Makanya dia ke Palembang mau melaksanakan resepsi," kata Gurnald kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).

Penangkapan terhadap Arif dilakukan di rumah keluarga istrinya. Saat ditangkap bahkan istrinya menurut Gurnald berada di lokasi.

"Di rumah keluarga istrinya. Ada istrinya (saat ditangkap)," katanya.

Baca Juga: Ditangkap Di Palembang, Begini Tampang Pembunuh Wanita Dalam Koper Yang Ditemukan Di Bekasi

Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan motif Arif membunuh RN diduga karena ekonomi. Sebab tersangka turut membawa kabur uang milik kantornya yang hendak disetor ke bank oleh korban.

Sebelum dibunuh, tersangka Arif juga turut menyetubuhi RN yang merupakan atasannya. Lalu tersangka memasukan jasad korban ke dalam koper hitam untuk kemudian dibuang di kawasan Cikarang Barat.

"Korban sempat disetubuhi, diambil duitnya, duit kantor yang mau disetor ke bank," jelas Rovan.

Hingga kekinian, lanjut Rovan, penyidik masih memeriksa intensif Arif dan mengumpulkan bukti. Pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti ini dilakukan untuk memastikan motif di balik peristiwa pembunuhan tersebut.

"Ada motif kebutuhan ekonomi karena pelaku mau menikah. Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan diperkuat dengan bukti-bukti yang dikumpulkan oleh penyidik," katanya.

Diketahui, jasad RM ditemukan dalam koper yang dibuang di semak-semak kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (25/4/2024) pagi. Jasad RN saat itu ditemukan dengan kondisi tulang tengkorak kepala remuk, bibir pecah dan pendarahan di bagian hidung.

Belakangan terungkap bahwa RM yang merupakan karyawati asal Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat itu tewas dibunuh Arif rekan sekantornya. Polisi juga menemukan bukti rekaman CCTV saat pelaku dan korban check in di salah satu hotel di Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motif Pembunuh Mayat Dalam Koper: Dibunuh usai Bersetubuh, Ahmad Rampok Duit Kantor Rini Gegara Ngebet Nikahi Cewek Lain

Motif Pembunuh Mayat Dalam Koper: Dibunuh usai Bersetubuh, Ahmad Rampok Duit Kantor Rini Gegara Ngebet Nikahi Cewek Lain

News | Kamis, 02 Mei 2024 | 11:20 WIB

Ditangkap Di Palembang, Begini Tampang Pembunuh Wanita Dalam Koper Yang Ditemukan Di Bekasi

Ditangkap Di Palembang, Begini Tampang Pembunuh Wanita Dalam Koper Yang Ditemukan Di Bekasi

News | Kamis, 02 Mei 2024 | 09:56 WIB

Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Koper di Bekasi, Pelaku Hanya Nunduk

Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Koper di Bekasi, Pelaku Hanya Nunduk

Video | Rabu, 01 Mei 2024 | 22:35 WIB

Tertangkap! Pembunuh Wanita dalam Koper di Bekasi, Ternyata Kabur ke Palembang

Tertangkap! Pembunuh Wanita dalam Koper di Bekasi, Ternyata Kabur ke Palembang

Video | Rabu, 01 Mei 2024 | 18:05 WIB

Terekam CCTV Hotel di Bandung, Terduga Pelaku Pembunuh Wanita Dalam Koper

Terekam CCTV Hotel di Bandung, Terduga Pelaku Pembunuh Wanita Dalam Koper

Video | Rabu, 01 Mei 2024 | 15:05 WIB

Pelaku Pembunuh Wanita di Dalam Koper Cuma Bisa Nunduk Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pelaku Pembunuh Wanita di Dalam Koper Cuma Bisa Nunduk Saat Ditangkap Polisi di Palembang

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 21:49 WIB

Ngeri! Terekam CCTV Chek In Bareng Korban, Pelaku Santuy Bawa Koper Berisi Mayat Rini Keluar Hotel

Ngeri! Terekam CCTV Chek In Bareng Korban, Pelaku Santuy Bawa Koper Berisi Mayat Rini Keluar Hotel

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 14:59 WIB

Terkini

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB

Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar

Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam

Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:33 WIB

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:29 WIB

Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga

Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:18 WIB

Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya

Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:06 WIB