Ramai Perempuan di Medan Diduga Lakukan Penculikan Anak: Gemes Pengen Nonjok Aja Mukanya

Selasa, 07 Mei 2024 | 16:04 WIB
Ramai Perempuan di Medan Diduga Lakukan Penculikan Anak: Gemes Pengen Nonjok Aja Mukanya
Tangkapan layar seorang wanita yang dituding sebagai pelaku penculikan anak di Perumnas Simalingkar, Kota Medan. (Twitter/@kabarnegri)

Suara.com - Dugaan penculikan anak yang dilakukan seorang perempuan di Perumnas Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan ramai disorot netizen di media sosial.

Bahkan tak sedikit yang geram dengan aksi tersebut karena cukup meresahkan akhir-akhir ini di wilayah Medan.

Viralnya perempuan yang diamankan warga lantaran diduga menculik anak balita tersebut dibagikan ulang di Instagram @kabarnegri, Selasa (7/5/2024). Terlihat seorang wanita dengan kerudung hitam dan pakain hitam tengah menelepon sesorang sembari diamankan sejumlah pria dari amukan massa.

"Diduga komplotan penculikan anak umur 9 bulan di Nilam Simalingkar, Nilaim 5 dan pelakunya sudah tertangkap oleh warga di pajak (pasar) Jahe Simalingkar, Medan," tulis keterangan video.

Baca Juga:

Jawaban Nyeleneh Putri Anne Ditanya Kenapa Lepas Jilbab Usai Bercerai

Teuku Ryan Cuma Sanggup Nafkahi Moana Rp5 Juta per Bulan, Ramai Dinyinyiri Warganet: Katanya Orang Terpandang

Dari penuturan di video tersebut, ternyata perempuan itu tak sendiri melancarkan aksinya. Namun ada sejumlah pelaku yang menjadi komplotan namun berhasil kabur.

Percakapan dari video itu, sang anak yang hilang sempat dicari-cari oleh orang tuanya ketika mengajak bermain ayunan. Setelah dikejar dan dicari, anaknya ditemukan di sekitar Pasar Jahe.

Beruntung anak balita itu tidak terluka atau mengalami kekerasan fisik. Sementara terduga penculik masih diamankan warga.

Video itu pun membuat netizen bereaksi. Bahkan jika harus dibawa ke kantor polisi pun, bukti yang dibawa tidak cukup dan bisa menjadi strategi pelaku kembali beraksi ketika dilepaskan polisi.

"Indonesia ku sungguh tidak ramah anak dan perempuan," ujar salah satu netizen.

"Percuma juga dibawa ke kantor Polisi. Ujung-ujungnya, buktinya tidak kuat, saksti tidak memberatkan, pasalnya juga ringan," celetuk netizen lainnya menjelaskan.

"Gemes pengen nonjok gua sebagai emak-emak yang punya anak kecil. Ini yang paling ditakutin," kata lainnya.

Meski dugaan penculikan tersebut dapat digagalkan, nyatanya kasus ini masih sering terjadi di belahan bumi Indonesia.

Aksi human traficking sendiri memang tak melulu melibatkan orang dewasa yang dipekerjakan ke luar negeri. Pasalnya penculikan anak ini kerap dimanfaatkan oknum untuk menarik simpati dengan meminta-minta, atau lebih sadisnya menjual-belikan organ tubuh mereka.

Tentu hal ini harus menjadi perhatian sejumlah pihak termasuk aparat polisi yang berwenang menindaklanjuti laporan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI