Mahfud MD Disarankan Jadi Tokoh Masyarakat Sipil: Gantikan Gus Dur

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Rabu, 08 Mei 2024 | 10:31 WIB
Mahfud MD Disarankan Jadi Tokoh Masyarakat Sipil: Gantikan Gus Dur
Mahfud MD saat berada di UII, Yogyakarta untuk mengisi dikursus dan diskusi. [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]

Suara.com - Analis politik senior Muhammad AS Hikam menyarankan mantan calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD untuk menjadi tokoh masyarakat sipil, layaknya Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi bintang tamu di acara podcast Total Politik seperti dilihat Suara.com pada Rabu (8/5/2024).

"Beliau sebagai orang yang bukan partai itu masih mempunyai kans lagi untuk menjadi menurut saya ya salah seorang tokoh dari masyarakat sipil yang bisa memberikan alternatif," ujarnya dikutip.

Baca Juga:

PDIP Jelaskan Maksud Ganjar Pilih Jadi Oposisi Prabowo: Beliau Tak Ingin Jadi Menteri 

Pria yang akrab disapa MAS Hikam itu berharap Mahfud MD tidak berhenti usai Pilpres 2024 selasai.

Menurutnya, mantan Ketua Mahmakah Konstitusi (MK) tersebut masih bisa berbuat banyak, salah satunya dengan menjadi tokoh masyarakat sipil. Pengalamannya berada di pemerintahan bisa menjadi alternatif terhadap kontrol pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

MAS Hikam secara blak-blakan khawatir pemerintahan Prabowo-Gibran mengarah ke semacam negara otoriter, kalau tidak melakukan sesuatu yang luar biasa.

"Karena menurut saya rezim yang baru ini kalau melanjutkan skenario dari Pak Jokowi dan gengnya yang saya tidak tahu siapa aja itu. Untuk itu saya kira riskan juga. Kenapa demikian kalau memang Pak Prabowo tidak mau lakukan satu move alternatif, ini ya akan menjadi semacam negara otoriter lagi, balik kanan dari yang sudah berjalan selama 20 tahun lebih. Hanya bungkusnya berbeda," katanya.

"Jadi apa yang disebut sebagai demokratik otoritaan mungkin akan muncul di Indonesia kalau Pak Prabowo tidak melakukan sesuatu yang of the box," imbuhnya.

Baca Juga:

Jejak Hubungan Baik Ganjar dan Anies, Saling Balas Ucapan Ultah Pakai Bahasa Walikan 

Dia melihat kemunculan model negara otoriter sudah terlihat sekarang ini. "Di mana semua institusi yang demokratik terjamin tapi sebetulnya intensinya lebih kepada autokrasi," katanya.

Mahfud MD bisa menjadi alternatif tokoh kalau Prabowo memang melanjutkan model pemerintahan seperti itu. Mantan Menteri Koordinator Hukum dan HAM (Menkopolhukam) itu bisa menjadi tokoh seperti Gus Dur.

Kendati demikian, Hikam mengungkapkan, sejauh ini dirinya belum tahu Mahfud MD berada di dalam atau di luar pemerintahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah 'Repot' Prabowo Kalau Mau Tambah Kementerian Jadi 40 Kursi

Langkah 'Repot' Prabowo Kalau Mau Tambah Kementerian Jadi 40 Kursi

Kotak Suara | Rabu, 08 Mei 2024 | 09:54 WIB

Diprediksi Jadi Menteri, Eko Patrio Sekolahkan Anak di Singapura dengan Biaya Rp 700 Juta per Tahun!

Diprediksi Jadi Menteri, Eko Patrio Sekolahkan Anak di Singapura dengan Biaya Rp 700 Juta per Tahun!

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2024 | 09:46 WIB

Dosen UIN Usul Prabowo Bentuk Kementerian Khusus Mengurus Program Makan Siang dan Susu Gratis

Dosen UIN Usul Prabowo Bentuk Kementerian Khusus Mengurus Program Makan Siang dan Susu Gratis

News | Rabu, 08 Mei 2024 | 07:34 WIB

Terkini

Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur

Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:47 WIB

Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:36 WIB

Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman

Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:21 WIB

Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang

Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:21 WIB

Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat

Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:11 WIB

Ring 1 Iran Disusupi Mossad? Foto Misterius Picu Isu Operasi Rahasia Dugaan Tewasnya Ali Larijani

Ring 1 Iran Disusupi Mossad? Foto Misterius Picu Isu Operasi Rahasia Dugaan Tewasnya Ali Larijani

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:11 WIB

Menteri ESDM Jamin BBM, LPG, dan Listrik Tetap Aman Jelang Lebaran

Menteri ESDM Jamin BBM, LPG, dan Listrik Tetap Aman Jelang Lebaran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:07 WIB

Dirut Jasa Marga Imbau Pemudik Pakai Aplikasi Travoy, Bisa Cek Lalu Lintas Real Time

Dirut Jasa Marga Imbau Pemudik Pakai Aplikasi Travoy, Bisa Cek Lalu Lintas Real Time

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:55 WIB

Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani

Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:55 WIB

Militer Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani dan Komandan Basij, Iran Masih Bungkam

Militer Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani dan Komandan Basij, Iran Masih Bungkam

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:44 WIB