Sosok Mbah Trimo di Balik Pembangunan Masjid Bergaya Arsitek seperti Orang Sujud

Galih Prasetyo

Selasa, 14 Mei 2024 | 13:57 WIB
Sosok Mbah Trimo di Balik Pembangunan Masjid Bergaya Arsitek seperti Orang Sujud
Sosok Mbah Trimo di Balik Pembangunan Masjid dengan Filosofi Sujud pada Gaya Arsitek [Ist]

Suara.com - Haji Soetrismo atau yang akrab disapa Mbah Trimo jadi sorotan publik. Bagaimana tidak, pria berambut putih itu rela mewakafkan sejumlah SPBU dan mengeluarkan uang ratusan miliar rupiah untuk pembangunan masjid.

Pria yang hanya lulusan sekolah dasar atau SD ini merupakan pemilik pabrik kacang Shanghai Gangsar. Memiliki harta berlimpah, Mbah Trimo sangat sederhana, bahkan ia wakafkan 12 SPBU dan merogoh kocek 80-100 miliar untuk pembangunan masjid megah di Tulungagung.

Masjid itu megah, dengan arsitek modern namun memiliki nilai filosifis sangat kuat. Masjid itu bernama Al-Fattah dan berlokasi di Tulungagung, Jawa Timur.

Baca juga:

Mengutip dari pwmu.co, masjid itu berdiri di atas tanah dengan luas 2.550 meter persegi. Sertikat tanahnya sudah atas nama Muhammadiyah.

Masjid Al Fattah dilengkapi sejumlah fasilitas seperti ruang salat ber-AC. Kabarnya pembangunan masjid ini menelan dana mencapai Rp30 miliar.

Sosok Mbah Trimo di Balik Pembangunan Masjid dengan Filosofi Sujud pada Gaya Arsitek [PWMU.CO]
Sosok Mbah Trimo di Balik Pembangunan Masjid dengan Filosofi Sujud pada Gaya Arsitek [PWMU.CO]

Masjid yang memiliki menara setinggi 53 meter itu awalnya hanya masjid kampung dan berdiri pada 1950-an.

Muhanam Rajab, sesepuh masjid, menjelaskan, pembangunan masjid menggunakan desain arsitektur futuristik. Bangunannya mirip orang sujud.

Masjid Al Fattah memiliki kiswah Kakbah terbuat dari kain beludru bersulam benang emas. Ukurannya 6,6 x 3,5 meter. Berat benang emas 40 kg. Total berat kiswah 100 Kg. Kain kiswah ini diletakkan di dinding mihrab sehingga menjadi daya tarik kaum muslimin untuk shalat di sini.

baca juga

Baca juga:

Kembali ke sosok Mbah Trimo, ia saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur UD Gangsar. Padahal dulunya hanya bekerja sebagai buruh pabrik.

Pria yang memiliki delapan anak dan belasan cucu ini memutuskan mendirikan usahanya sendiri berbekal pengalaman kerja di pabrik tersebut. Ia mendirikan usahanya sendiri di tahun 1981. Tentu saja tidak langsung sebesar sekarang. Semuanya dimulai dari jumlah produksi yang kecil.

Berkat ketekunan, sekarang pabriknya mampu memproduksi mencapai 5 ton per hari dengan kisaran harga kacang diproduksinya per satu kilogram adalah 15.000. Hasil produksi kacang Mbah Trimo juga sudah merambah pasar ekspor.

Dengan tingkat produksi pabrik yang tinggi, Mbah Trimo membutuhkan 5 ton kacang. Ia sampai harus melaksanakan impor kacang tanah dari AS ke Indonesia. Dalam sebulan, pabrik yang didirikan Mbah Trimo bisa mendatangkan 100 kontainer kacang untuk keperluan pabrik kacang atom shanghai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Artis Bangun Rumah Ibadah Meski Beda Agama, Ada Kris Dayanti Bangun Gereja

Deretan Artis Bangun Rumah Ibadah Meski Beda Agama, Ada Kris Dayanti Bangun Gereja

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2024 | 13:45 WIB

Siapa Mbah Trimo? Pria Rambut Putih Wakafkan Masjid Rp 80 M dan 12 SPBU ke Muhammadiyah

Siapa Mbah Trimo? Pria Rambut Putih Wakafkan Masjid Rp 80 M dan 12 SPBU ke Muhammadiyah

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2024 | 13:05 WIB

Ngeri! Aksi Menantang Maut Sopir Bus Sugeng Rahayu: Hampir Pindah Alam

Ngeri! Aksi Menantang Maut Sopir Bus Sugeng Rahayu: Hampir Pindah Alam

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 12:44 WIB

Ngamuk Gegara Suami Kecanduan Judi, Pengusaha Asal Aceh Ini Tega Rusak Mobil Miliknya

Ngamuk Gegara Suami Kecanduan Judi, Pengusaha Asal Aceh Ini Tega Rusak Mobil Miliknya

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 11:29 WIB

TKI Asal Tulungagung Dideportasi Gegara Bikin Onar, Tak Lama Pulang Cekik Bayinya sampai Tewas

TKI Asal Tulungagung Dideportasi Gegara Bikin Onar, Tak Lama Pulang Cekik Bayinya sampai Tewas

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 11:07 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×