Rafah: Sejarah, Budaya dan Masyarakat

M Nurhadi

Jum'at, 31 Mei 2024 | 18:56 WIB
Rafah: Sejarah, Budaya dan Masyarakat
Asap membubung ke angkasa setelah terjadi serangan Israel di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, pada 18 Mei 2024. Korban tewas warga Palestina akibat serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza meningkat menjadi 35.386 orang [Suara.com/ANTARA/Xinhua/Khaled Omar]

Suara.com - Seruan All Eyes on Rafah menggema ke seluruh dunia menyusul tindakan keji Israel yang melakukan genosida terhadap penduduk Palestina.

Terakhir, serangan ke Rafah akhir pekan lalu menewaskan setidaknya 50 warga sipil Palestina yang seharusnya tidak menjadi target perang.

Alhasil, seruan All Eyes on Rafah pun tak hanya diteriakkan warga dunia dan forum – forum internasional, tetapi juga di media sosial. Orang – orang yang peduli dengan Palestina sekaligus memboikot produk yang terafiliasi dengan Israel membagikan poster – poster bertuliskan All Eyes on Rafah. 

Tentang Kota Rafah yang Jadi Kota Perbatasan

Melansir ensiklopedia Britannica, Rafah merupakan sebuah kota di sebelah selatan Jalur Gaza, Palestina. Terletak di sepanjang perbatasan Gaza dan Mesir, sejak abad ke-20 Rafah terbelah masuk di kedua wilayah negara tersebut.

Kini, Rafah merupakan kota terakhir yang terlindungi dari serangan zionis sepanjang perang. Namun, Israel membombardir wilayah tersebut sehingga kini warga sipil Palestina tidak lagi memiliki tempat aman. 

Sepanjang sejarahnya, Rafah dikenal sebagai kota perbatasan karena letaknya di tepi barat daya dataran pantai. Semenanjung Sinai gampang dicapai dari kota ini. Rafah juga menjadi kota yang berperan penting dalam konflik Mesir dan Suriah pada 217 SM. Begitu pula ketika Mesir diduduki Inggris. 

Namun, pada akhir abad ke-20 ketika pasukan Israel menyerang Gaza, kondisi Rafah mulai berubah. Israel menduduki Jalur Gaza dan Semenanjung Sinai dalam Perang Enam Hari (1967). 

Dalam persiapan untuk penarikan dari Sinai, Israel membangun perbatasan modern Rafah yang melintasi selatan kota di sepanjang jalan utama antara kota Gaza dan Al-Arsh, Mesir, dan mengendalikan penyeberangan sampai penarikannya dari Jalur Gaza pada tahun 2005.  Pembagian Rafah dalam dua negara pada tahun 1982 menyebabkan gangguan yang signifikan. 

baca juga

Israel dan Mesir telah menghancurkan sebagian besar distrik pusat kota untuk mengukir zona penyangga di sepanjang perbatasan. Warga mulai menggali terowongan untuk menghindari pembatasan Israel dan Mesir pada penyeberangan orang dan barang. Terowongan tersebut sedalam 15 meter di bawah tanah, terbentang bercabang sepanjang Gaza ke Mesir. 

Terowongan bawah tanah di Rafah menjadi jalur kehidupan untuk menyelundupkan barang-barang vital ke Jalur Gaza, terutama setelah wilayah itu berada di bawah blokade Israel tahun 2007.

Namun, terlepas dari itu semua, Rafah merupakan sebuah kota yang subur. Penduduknya bermata pencaharian di sektor pertanian. Mereka banyak menanam sayur, buah, serta berniaga.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

All Eyes On Rafah! Aksi Solidaritas untuk Palestina di Kedubes Amerika

All Eyes On Rafah! Aksi Solidaritas untuk Palestina di Kedubes Amerika

Foto | Jum'at, 31 Mei 2024 | 18:28 WIB

Konflik di Rafah Perang atau Genosida? Agnez Mo Disebut Tak Paham Gara-gara Ikut Tanggapi Serangan Israel

Konflik di Rafah Perang atau Genosida? Agnez Mo Disebut Tak Paham Gara-gara Ikut Tanggapi Serangan Israel

News | Jum'at, 31 Mei 2024 | 12:33 WIB

Kemarin Dihujat Gegara Dianggap Tak Bisa Bedakan Perang dan Genosida, Agnez Mo Kini Tegas Dukung Palestina

Kemarin Dihujat Gegara Dianggap Tak Bisa Bedakan Perang dan Genosida, Agnez Mo Kini Tegas Dukung Palestina

Entertainment | Kamis, 30 Mei 2024 | 20:20 WIB

Umumkan Kolaborasi NCT dengan Starbucks, Fans Kecam Keras SM yang Tutup Mata soal Genosida di Palestina

Umumkan Kolaborasi NCT dengan Starbucks, Fans Kecam Keras SM yang Tutup Mata soal Genosida di Palestina

Your Say | Kamis, 30 Mei 2024 | 18:19 WIB

Serangan Mematikan Israel ke Rafah: Tak Ada Ruang Aman Bagi Anak-anak dan Perempuan hingga Dikecam Penjuru Dunia

Serangan Mematikan Israel ke Rafah: Tak Ada Ruang Aman Bagi Anak-anak dan Perempuan hingga Dikecam Penjuru Dunia

Video | Kamis, 30 Mei 2024 | 16:00 WIB

"All Eyes on Rafah" Menggema di Penjuru Dunia, Israel Latah Buat "All Eyes on The Hostages" sebagai Tandingan

"All Eyes on Rafah" Menggema di Penjuru Dunia, Israel Latah Buat "All Eyes on The Hostages" sebagai Tandingan

Your Say | Kamis, 30 Mei 2024 | 16:20 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×