Apa Itu Murur Haji? Skema Baru untuk Menjaga Keselamatan Jemaah Haji Indonesia

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 07 Juni 2024 | 17:43 WIB
Apa Itu Murur Haji? Skema Baru untuk Menjaga Keselamatan Jemaah Haji Indonesia
Ilustrasi ibadah haji, kakbah - apa Itu murur haji? (Freepik)

Suara.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menetapkan skema murur selama penyelenggaraan ibadah haji 1445 hijriah/2024 Masehi. Skema ini diterapkan sebagai ikhtiar untuk menjaga keselamatan jiwa jemaah haji atas kepadatan di area Muzdalifah. Lantas apa itu murur haji? 

Mabit di Muzdalifah dengan skema murur adalah mabit atau bermalam yang dilakukan dengan cara melintasi Muzdalifah, setelah menjalani wukuf di Arafah. Jamaah calon haji Indonesia ketika melewati wilayah Muzdalifah tetap ada di atas bus (tidak turun) kemudian bus langsung membawa para jamaah menuju tenda di Mina

Seperti yang disebutkan sebelumnya, skema murur dalam pelaksanaan mabit menjadi ijtihad dan ikhtiar bersama dalam menjaga keselamatan jiwa jamaah calon haji Indonesia. Sehingga pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan lancar dan tertib serta yang paling utama adalah keselamatan jemaah calon haji. 

Adapun area yang diperuntukkan bagi jamaah calon haji Indonesia ini seluas 82.350m2. Pada tahun 2023, area ini telah ditempati sekitar 183.000 peserta haji Indonesia yang terbagi di dalam 61 maktab.

Sementar itu, terdapat sekitar 27.000 peserta haji (9 maktab) yang menempati Mina Jadid. Sehingga, setiap orang kala itu hanya bisa mendapatkan ruang atau tempat setara 0,45m2 di Muzdalifah. 

Kemudian pada tahun 2024, Mina Jadid tidak lagi ditempati oleh jamaah calon haji Indonesia. Sehingga, 213.320 orang dan 2.747 petugas haji diperkirakan bisa menempati seluruh area Muzdalifah. 

Padahal, pada tahun ini ada pula pembangunan toilet yang mengikis tempat di Muzdalifah seluas 20.000 m2, sehingga ruang yang tersedia untuk setiap jemaah calon haji jika semuanya ditempatkan di Muzdalifah, 82.350 m2 - 20.000 m2 = 62.350 m2/213.320 = 0,29m2. 

Sehingga bisa dipastikan sesempit dan sepadat itu ruang bagi setiap orang saat turun ke Muzdalifah. 

"Tempat atau space di Muzdalifah menjadi semakin sempit dan ini berpotensi kepadatan luar biasa yang jika dibiarkan akan dapat membahayakan jamaah. Sebab itulah kita akan menerapkan skema murur saat mabit di Muzdalifah," kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid dikutip dari ANTARA, Jumat (7/5/2024). 

Sempit dan juga padatnya ruang di Muzdalifah tidak hanya dialami oleh jamaah calon haji Indonesia, namun juga jamaah dari seluruh dunia. Sebab, tempat yang tersedia di Muzdalifah memang akan dibagi rata, sesuai porsi jumlah peserta haji bagi tiap negara. 

Oleh sebab dari itu, Turki dan beberapa negara bagian di Afrika sudah menerapkan skema murur tersebut untuk menjaga keselamatan jiwa bagi tiap anggota jamaah calon haji. 

Fatwa PBNU dan MUI 

Hal ini sejalan dengan hasil musyawarah yang dilakukan oleh Pengurus Besar Harian Syuriyah Nahdlatul Ulama yang memutuskan jika kepadatan jamaah di area Muzdalifah bisa dijadikan alasan kuat sebagai uzur untuk meninggalkan mabit di Muzdalifah, namun hajinya sah dan tidak ada kewajiban untuk membayar dam. 

Karena, kondisi jamaah yang berdesakan bisa berpotensi menimbulkan mudharat/masyaqqah sehingga mengancam keselamatan setiap jiwa. 

Sejalan dengan itu, hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia menjelaskan tentang pelaksanaan mabit di Muzdalifah dengan cara murur. Disebutkan bahwa mabit dengan cara murur adalah melintas Muzdalifah dengan tetap berada di kendaraan tanpa turun dan menginap. 

“Pembahasan ini dilakukan untuk memberi panduan sekaligus solusi syariah bagi jamaah haji agar dijadikan pedoman,” kata Ketua Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh, beberapa waktu lalu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Breaking News! Hilal Terlihat, Wukuf di Arafah Tanggal 15 Juni 2024

Breaking News! Hilal Terlihat, Wukuf di Arafah Tanggal 15 Juni 2024

Religi | Jum'at, 07 Juni 2024 | 17:20 WIB

Dicari Rombongan Selebgram yang Naik Haji Gunakan Visa Ziarah, Begini Penjelasan KJRI

Dicari Rombongan Selebgram yang Naik Haji Gunakan Visa Ziarah, Begini Penjelasan KJRI

Religi | Jum'at, 07 Juni 2024 | 16:47 WIB

Mengaku Diundang Kerajaan Arab Saudi Naik Haji Tahun Ini, Wirda Mansur Malah Kena Nyinyir

Mengaku Diundang Kerajaan Arab Saudi Naik Haji Tahun Ini, Wirda Mansur Malah Kena Nyinyir

Entertainment | Jum'at, 07 Juni 2024 | 16:00 WIB

Belum Genap 24 Tahun, Wirda Mansur Menangis Haru Dapat Undangan Haji dari Raja Salman

Belum Genap 24 Tahun, Wirda Mansur Menangis Haru Dapat Undangan Haji dari Raja Salman

Entertainment | Jum'at, 07 Juni 2024 | 15:35 WIB

Diundang Raja Salman Langsung Buat Haji, Wirda Mansur Pakai Jalur Influencer dan Punya Tugas Ini

Diundang Raja Salman Langsung Buat Haji, Wirda Mansur Pakai Jalur Influencer dan Punya Tugas Ini

Entertainment | Jum'at, 07 Juni 2024 | 15:01 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB