Kasus Vina Cirebon: Hotman Paris Kecewa, Tolak Jadi Kuasa Hukum Iptu Rudiana

Baehaqi Almutoif

Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:15 WIB
Kasus Vina Cirebon: Hotman Paris Kecewa, Tolak Jadi Kuasa Hukum Iptu Rudiana
Pengacara Hotman Paris (Instagram/hotmanparisofficial)

Suara.com - Kasus meninggalnya Eky dan Vina Cirebon masih menjadi publik. Masyarakat masih menanti kelanjutannya usai tertangkapnya Pegi Setiawan.

Terbaru, Hotman Paris Hutapea mengaku sempat diminta untuk menjadi kuasa hukum Iptu Rudiana, selaku ayah Eky. Namun, dengan tegas dia menolaknya.

Hotman Paris mengaku kecewa dengan sikap Iptu Rudiana yang tidak meresponsnya saat pertama kali menangani kasus tersebut.

"Bapaknya Eky itu saya sangat kecewa. Begitu kasus ini kita pegang yang pertama saya hubungi adalah bapaknya Eky, baik melalui Instagram maupun melalui WA (Whatsapp), mari kita ketemu ini kan anak bapak yang korban, mari kita bahas," ujar Hotman Paris saat diwawancara dikutip dari @jejakvina pada Jumat (14/6/2024).

Ajakan Hotman Paris untuk bertemu membahas perihal kematian Eky dan Vina tersebut tidak digubris Iptu Rudiana,

Bahkan, perwira yang saat ini menjabat Kapolsek Kapetakan, Polres Cirebon Kota tersebut tidak menjawab pesan yang dikirim Hotman tersebut.

Akan tetapi tiba-tiba empat hari lalu Hotman Paris didatangi beberapa orang yang mengaku utusan dari Bareskrim Polri dan mengaku sebagai perwakilan Iptu Rudiana.

"Eh tiba-tiba 4 hari lalu sesudah lewat dari 3 minggu, tiba-tiba ada utusan dari katanya dari Bareskrim, katanya mengaku utusan dari bapaknya Eky. Meminta kita menjadi kuasa hukumnya," kata Hotman Paris.

Dia mengungkapkan, perwakilan Iptu Rudiana tersebut secara tersirat menyatakan bahwa Pegi Setiawan yang baru saja ditangkap Polda Jabar merupakan pelaku pembunuhan Eky dan Vina.

baca juga

"Ada sedikit, seolah-olah wacana bahwa bapaknya Eki itu percaya itu. Katanya dia seolah-olah percaya bahwa Pegi yang sekarang itu adalah Pegi yang pembunuh (Eky dan Vina). Jadi seolah-olah kita jadi kuasanya dengan syarat harus setuju bahwa Pegi sekarang ini adalah pembunuhnya," katanya.

Pertemuan tersebut membuat Hotman Paris dengan tegas menolak menjadi kuasa hukum dari Iptu Rudiana. "Dan saya tetap tolak," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yasonna Laoly Minta Polri Segera Tuntaskan Kasus Vina Cirebon: Biar Jelas Siapa Sebenarnya Pelakunya

Yasonna Laoly Minta Polri Segera Tuntaskan Kasus Vina Cirebon: Biar Jelas Siapa Sebenarnya Pelakunya

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:03 WIB

Duduk Perkara Mahfud MD dan Habiburokhman Saling Tantang di X soal Kasus Vina Cirebon

Duduk Perkara Mahfud MD dan Habiburokhman Saling Tantang di X soal Kasus Vina Cirebon

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 14:48 WIB

Tertangkap! Pensiunan BUMN Dibunuh Perampok, Begini Akhir Pelarian Pembunuh Saiwan

Tertangkap! Pensiunan BUMN Dibunuh Perampok, Begini Akhir Pelarian Pembunuh Saiwan

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 10:41 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×