Senggol Kapolri, Wanita Ini Sebut Ujian Praktek SIM di Taiwan Lebih Related

Hairul Alwan

Selasa, 25 Juni 2024 | 21:16 WIB
Senggol Kapolri, Wanita Ini Sebut Ujian Praktek SIM di Taiwan Lebih Related
Tangkapan layar wanita sebut ujian praktek SIM di Taiwan lebih related. [TikTok]

Suara.com - Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi salah satu syarat wajib bagi para pengendara yang akan melakukan perjalanan. Jika tidak memiliki SIM, siap-siap saja ditilang dan dikenai sanksi oleh polisi.

Namun sayangnya, masyarakat di Indonesia banyak yang mengeluhkan proses penerbitan SIM yang dinilai menyulitkan. Bahkan, tak sedikit yang gagal saat ujian praktek SIM, terutama SIM C.

Dalam penerbitan SIM, masyarakat harus mengikuti rangkaian prosedur, mulai dari ujian teori hingga ujian praktik SIM. Dalam ujian tersebut telah terdapat kriteria tertentu bagi seseorang untuk dinyatakan layak mendapatkan SIM.

Namun, tak sedikit yang mengaku kesulitan saat ujian SIM baik teori maupun praktik yang dinilai menyulitkan pengendara. Seperti yang diungkapkan oleh wanita dalam video akun TikTok @kaya_tah.

Dalam video itu, ia mengatakan untuk Kapolri bisa menyesuaikan ujian praktek sesuai dengan keadaan di Indonesia. Wanita itu juga membandingkan ujian praktek di Indonesia dan juga negara Taiwan yang dinilai lebih sesuai dengan situasi disini.

"Kepada bapak Kapolri yang terhormat, mending bapak mencontoh test driving simulasinya yang ada di Taiwan pak, lebih bagus, lebih related sama jalanan" ucap wanita tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia juga sedikit menjelaskan proses ujian praktek negara Taiwan yang terlihat sangat simple dan mudah namun sesuai dengan kondisi yang ada.

"Tuh liat nih yang lagi test driving nih ya, bentuknya cuma square doang pak kayak gini, ada lampu merah berhenti ngeliat kiri kanan. Kek gitu aja pak dijalan tu sebenernya yang dibutuhin," kata wanita itu.

"Nah, ada lagi perempatan lampu merah pas belok ngeliat lagi kiri kanan, berhenti dulu lampu hijau jalan lagi ya kan. Kek gitu aja pak sebenernya," imbuhnya.

Berbeda dengan di Indonesia yang di beberapa perempatan belok kiri bisa langsung jalan, di negara Taiwan para pengendara motor tetap harus menunggu lampu lalu lintas diposisi yang telah disiapkan.

"Berhenti lagi, nah ini kalau belok kanan nih. Kalau belok kanan disini bisa langsung tapi tetep nunggu lampu merah juga tapi kalau belok kiri gak bisa langsung belok kiri disini pak kalau perempatan harus ke jalur kanan dulu," ungkapnya.

"Disiapin kotak-kotak putih ngumpul disitu para motor kalau mobil boleh langsung belok kiri kalau motor ngumpul dulu semua di kotak putih itu baru bisa belok kiri," kata wanita itu lagi.

Tam hanya itu, dalam ujian praktek motor tersebut juga terdapat situasi dimana pemotor hendak melewati rel kereta api. Kondisi itu nampak serupa dengan di Indonesia yang juga memiliki lintasan kereta api khusunya di Jawa. Bahkan tak sedikit juga kasus kecelakaan di rel kereta api hingga banyak merenggut nyawa.

Ia juga menyinggung soal rute zigzag yang memang banyak dikeluhkan para pengendara lantaran dinilai menyusahkan hingga banyak yang mengalami kegagalan ujian praktek ditahap ini.

"Dan ini yang paling penting pak ini dijalur kereta dia harus berhenti. Habis kereta lewat baru liat kiri kanan dulu baru jalan. Sesimpel itu aja pak," ucap wanita itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Main Cupid Meter Cek Jodoh, Yakin Doi Memang Jodohmu?

Cara Main Cupid Meter Cek Jodoh, Yakin Doi Memang Jodohmu?

Lifestyle | Selasa, 25 Juni 2024 | 20:17 WIB

Profil PT IMIP Morowali, Disorot Usai Video HRD Maki Calon Karyawan Merokok dalam Ruangan Viral

Profil PT IMIP Morowali, Disorot Usai Video HRD Maki Calon Karyawan Merokok dalam Ruangan Viral

Lifestyle | Selasa, 25 Juni 2024 | 19:56 WIB

Samsung BRI Credit Card Diluncurkan, Nasabah Bisa Registrasi Langsung dengan Mudah Lewat Samsung Pay

Samsung BRI Credit Card Diluncurkan, Nasabah Bisa Registrasi Langsung dengan Mudah Lewat Samsung Pay

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2024 | 19:42 WIB

Ubah Mendadak Rute Kepulangan 46 Kloter Jemaah, Komnas Haji Protes: Garuda Harus Bertanggung Jawab

Ubah Mendadak Rute Kepulangan 46 Kloter Jemaah, Komnas Haji Protes: Garuda Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 25 Juni 2024 | 18:42 WIB

Garuda Pertiwi Calling! Ada 2 Pemain Diaspora untuk Timnas Putri Indonesia

Garuda Pertiwi Calling! Ada 2 Pemain Diaspora untuk Timnas Putri Indonesia

Your Say | Selasa, 25 Juni 2024 | 18:33 WIB

Sandiaga Uno: Digitalisasi Kunci Produk UMKM Lokal Bisa Bersaing di Pasar Global

Sandiaga Uno: Digitalisasi Kunci Produk UMKM Lokal Bisa Bersaing di Pasar Global

Lifestyle | Selasa, 25 Juni 2024 | 18:26 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB