Yakin Anies-Sohibul Bakal Diterima, PKS: Yang Mustahil Itu Cuma Tuhan Ada Dua

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 03 Juli 2024 | 19:53 WIB
Yakin Anies-Sohibul Bakal Diterima, PKS: Yang Mustahil Itu Cuma Tuhan Ada Dua
Anggota Majelis Pertimbangan Pusat PKS Jazuli Juwaini. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku harus bekerja keras untuk membangun komunikasi ke partai politik lain dalam rangka menyodorkan duet Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Majelis Pertimbangan Pusat PKS Jazuli Juwaini menanggapi respons sejumlah partai lainnya, usai PKS berniat menduetkan Anies-Sohibul.

"PKS harus bekerja keras untuk membangun komunikasi, selain Pak Anies-nya juga dengan partai-partai lain," kata Jazuli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7/2024).

Namun, Jazuli menyampaikan bahwa pihaknya masih optimis pasangan Anies-Sohibul bisa diterima partai lain terutama partai-partai dalam Koalisi Perubahan.

"Jadi kami masih optimis partai-partai lain terutama yang pernah sama-sama di Pilpres, untuk sama-sama mendukung pasangan ini," ungkapnya.

Memang diakuinya, politik merupakan hal yang dinamis. Menurutnya, tak ada yang mustahil dalam politik.

"Tapi politik ini kan memang selalu dinamis. Bisa saja, kan istilanya, semua bisa berkembang, semua bisa berubah, semua tidak ada yang mustahil dalam politik. Yang mustahil itu dalam agama Islam, Tuhan ada dua. Itu mustahil," ujarnya.

"Tapi harapan dan keinginan PKS yang beberapa hari diusulkan oleh pak presiden PKS adalah pak Anies sebagai cagub dan pak Sohibul Iman sebagai cawagub," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda mengusulkan agar PKS tidak memborong dua posisi sekaligus untuk Pilgub Jakarta 2024.

baca juga

"Dalam situasi begitu saya kira membangun cara pandang kesetaraan yang sama dengan partai-partai menjadi sangat penting. Termasuk ketika ada partai yang tidak memenuhi ambang batas 20% bagusnya sih tidak memborong dua posisi sekaligus," kata Huda di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2024).

Sebenarnya, kata Huda, PKB dalam posisi menghormati nama Anies, Sohibul hingga PKS. Tapi menurutnya, fakta objektif jika Anies memiliki ceruk yang sama pemilihnya dengan PKS.

"Tapi pada saat yang sama ada perspektif lain yang kira-kira Anies yang identik dengan pemilih PKS itu juga fakta objektif yang terjadi di lapangan. Artinya kalau Anies dan Mas Sohibul Iman, objektifnya memang satu ceruk dengan dua figur kan artinya begitu," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Akui Sudah Siapkan Opsi jika Duet Anies-Sohibul Tak Diamini Partai Lain di Pilgub Jakarta

PKS Akui Sudah Siapkan Opsi jika Duet Anies-Sohibul Tak Diamini Partai Lain di Pilgub Jakarta

News | Rabu, 03 Juli 2024 | 19:44 WIB

Tuding PKS Kunci Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, PPP: Partai Lain Ogah Bergabung

Tuding PKS Kunci Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, PPP: Partai Lain Ogah Bergabung

Kotak Suara | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:40 WIB

Duetkan Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, PPP Minta PKS Hati-hati: Jangan sampai Niat Menang tapi Buyar Gegara...

Duetkan Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, PPP Minta PKS Hati-hati: Jangan sampai Niat Menang tapi Buyar Gegara...

Kotak Suara | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:11 WIB

Terkini

10 Tahun Evolusi InstaView, Kulkas Tak Lagi Sekadar Tempat Simpan Makanan

10 Tahun Evolusi InstaView, Kulkas Tak Lagi Sekadar Tempat Simpan Makanan

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:51 WIB

Seperti Hilang Arah, 4 Novel Tema Keterasingan Ini Pertanyakan Eksistensi

Seperti Hilang Arah, 4 Novel Tema Keterasingan Ini Pertanyakan Eksistensi

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:50 WIB

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:43 WIB

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:40 WIB

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:36 WIB

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:35 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

×