Hasyim Asy'ari Dipecat, Megawati Ngaku Pening Lihat Kelakuan Cabul Eks Ketua KPU: Gile Gak? Pusing Saya

Jum'at, 05 Juli 2024 | 15:21 WIB
Hasyim Asy'ari Dipecat, Megawati Ngaku Pening Lihat Kelakuan Cabul Eks Ketua KPU: Gile Gak? Pusing Saya
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri turut menyoroti dinamika yang terjadi di KPU RI yakni nengenai pemecatan Hasyim Asyari yang dijatuhi sanksi pemecatan dari jabatannya sebagai Ketua KPU RI karena kasus pencabulan. 

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidatonya di acara pengambilan pengucapan sumpah janji jabatan pengurus DPP PDIP masa bakti 2019-2024 diperpanjang hingga 2025 di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (5/7/2024). 

Awalnya, Megawati menyoroti kinerja institusi hingga lembaga negara yang pernah dirinya buat seperti KPK dan Mahkamah Konstitusi (MK). Ia juga turut menyoroti KPU. 

"KPU (kasus cabul Hasyim Asy'ari) nah, kemaren coba. Gile enggak?" kata Megawati. 

Sedih Soroti Kasus Cabul Ketua KPU

Ia mengaku terpaksa menyoroti hal tersebut lantaran sebagai warga negara merasa sedih. 

Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) memberikan keterangan pers terkait putusan DKPP yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap di Gedung KPU, Jakarta (3/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) memberikan keterangan pers terkait putusan DKPP yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap di Gedung KPU, Jakarta (3/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Ini saya ngomong ini kenapa, karena saya warga bangsa. Sedih Saya melihat yang namanya pemerintahan Republik Indonesia," ungkapnya. 

"Itu kan bagian, kok begitu ya? Pusing saya," sambungnya. 

Ia pun mengingatkan, bahwa pemerintah seharusnya mengayomi. Terlebih harus memenuhi hak-hak setiap warga negara. 

Baca Juga: Curhat Pernah Wanti-wanti soal Ini, Megawati ke Jokowi: Mau Nyari Apalagi Sih?

"Padahal mestinya mengayomi, memberikan tadi saya ngomong, mana, masih terjaga oleh kemiskinan, ketidakadilan, dan berbagai pembelengguan atas hak-haknya untuk berpartisipasi dengan setara dalam seluruh proses politik ekonomi dan pembangunan kemajuan bangsa," katanya. 

"Oya gak retoris? Kan retoris banget toh. Tapi itu sebenarnya hakekat. Iya dong, kita ini peradabannya tinggi loh," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

Hasyim Asyari Ubah PKPU Demi Wanita Idaman Lain

Hasyim Asyari Ubah PKPU Demi Wanita Idaman Lain

Video
Kamis, 04 Juli 2024 | 13:05 WIB

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI