Aksi Nekat Preman di Cileunyi: Gagal Palak, Malah Nyolong Celana Pedagang Thrifting

Muhammad Ilham Baktora

Senin, 08 Juli 2024 | 11:39 WIB
Aksi Nekat Preman di Cileunyi: Gagal Palak, Malah Nyolong Celana Pedagang Thrifting
Tangakapan layar seorang pria nyaris dikeroyok dua preman saat berjualan baju di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jabar. (Instagram/@bandung.banget)

Suara.com - Seorang pedagang baju thrifting di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat nyaris dikeroyok oleh oknum preman yang awalnya sedang memalak barang jualannya.

Mengutip @bandung.banget, Senin (8/7/2024) awalnya terjadi cekcok antara pedagang dan dua pria yang diduga preman tersebut. Dua orang tersebut meminta kaus yang dijual oleh pedagang ini.

"Awalnya mereka minta kaos, tapi saya enggak kasih. Sempat cekcok lalu mereka pergi," tulis ungkap penjual itu dari keterangan captuon video tersebut.

Namun setelah dua pria tersebut pergi, korban melihat dari cctv bahwa seorang pria mengambil celana penjual tersebut.

"Salah satu dari mereka ada yang ambil celana. Kalau kejadiannya baru kali ini. Cuma pas lagi bulan puasa jelang lebaran sering kayak gini tapi beda orang," kata dia.

Dari video terlihat penjual berusaha mempertahankan barang jualannya ketika salah satu pria menggertaknya. Bahkan satu pria sengaja memancing emosi pedagang, tetapi pria lainnya mencoba melerai.

Gagal memalak keduanya justru terciduk mencuri celana korban di dalam toko tersebut. Tak ayal aksi tak terpuji dua pria tersebut pun banjir kecaman.

"Usut!, katanya support UMKM," minta netizen pihak berwenang memburu dua pria tersebut.

"Tangkap pak," minta lainnya.

baca juga

"Saya siap kalau gelut sama orang itu," kata netizen satunya meminta.

"Yuk kawal sampe pakai baju oren, kasian yang lagi usaha jangan dibiarkan kayak gini menjamur di mana-mana," ujar lainnya.

Kasus pemalakan oleh preman atau oknum ormas di sejumlah wilayah perdagangan hampir bisasa terjadi. Tak dipungkiri ada yang berkedok uang keamanan yang justru menyulitkan usaha pedagang karena harus membayar besar dengan hasil penjualan yang belum tentu laku.

Pihak berwenang memang dibutuhkan dalam polemik yang terjadi. Kendati demikian, meski telah diberantas, oknum pemeras ini nyaris tak pernah habis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nggak Ada Takutnya! Sopir Truk Ini Berani Palak Balik Seorang Preman, Lihat Videonya!

Nggak Ada Takutnya! Sopir Truk Ini Berani Palak Balik Seorang Preman, Lihat Videonya!

Video | Sabtu, 06 Juli 2024 | 12:05 WIB

Anggota DPR Fraksi PDIP Beri Jempol ke Budi Arie Masih Bertahan Ditekan Preman Minta Tebusan 8 Juta Dollar AS

Anggota DPR Fraksi PDIP Beri Jempol ke Budi Arie Masih Bertahan Ditekan Preman Minta Tebusan 8 Juta Dollar AS

News | Kamis, 27 Juni 2024 | 19:29 WIB

Jokowi Bagi-bagi Bantuan Langsung Rp 1,2 Juta, Pedagang Sampit yang Dapat Senang Banget

Jokowi Bagi-bagi Bantuan Langsung Rp 1,2 Juta, Pedagang Sampit yang Dapat Senang Banget

News | Rabu, 26 Juni 2024 | 15:12 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×