Serba-serbi Kalender Hijriah Global Tunggal: Pengertian, Alasan Dipakai Muhammadiyah hingga Link Download PDF

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 08 Juli 2024 | 12:09 WIB
Serba-serbi Kalender Hijriah Global Tunggal: Pengertian, Alasan Dipakai Muhammadiyah hingga Link Download PDF
Ilustrasi Tahun Baru Islam, tahun baru Hijriah, Kalender Hijriah Global Tunggal (Freepik)

Suara.com - Bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1446 H, Muhammadiyah merilis Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai kalender yang digunakan organisasi Islam ini. Diluncurkannya KHGT dinyatakan sebagai respon terhadap putusan Kongres Turki 2016.

Muhammadiyah berharap dengan diluncurkannya KHGT, ketidakteraturan sistem penjadwalan waktu dunia Islam dapat teratasi sehingga umat Islam dapat fokus ke persoalan-persoalan penting tidak memperdebatkan jadwal bulan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Selalu ada perdebatan kapan ketiganya akan tiba, sehingga diharapkan KHGT dapat menghentikan perdebatan itu.

Pengertian Kalender Hijriah Global Tunggal

Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) merupakan kalender yang dibuat dalam upaya menjawab tantangan global dalam konteks keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan secara universal. KHGT tidak hanya memuat kalender ibadah khusus saja, tetapi juga memuat jadwal sholat sehari-hari, perjanjian, dan lain sebagainya.

Penanggalan KHGT dibuat dengan sistem hisab. Sistem tersebut dapat memberikan akurasi kalender berjangka panjang. Muhammadiyah mengklaim bahwa KHGT dapat memberikan kepastian waktu tidak hanya urusan ibadah saja, tapi juga isu politik, ekonomi, sosial, pendidikan, dan lainsebagainya.

Alasan Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global Tunggal

KHGT dibuat oleh PP Muhammadiyah sekaligus sebagai upaya menerapkan ayat-ayat Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Muhammadiyah yakin ini menjadi diskursus baru bagi masyarakat.

Seperti yang sudah sedikit disinggung di atas, alasan Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah untuk mengurangi perdebatan di antara umat Islam. Selama ini, ketika mendekati bulan Ramadhan, selalu muncul pertanyaan kapan tanggal 1 Ramadhan tiba? Hilalnya sudah muncul atau belum?

Tidak hanya tanggal 1 Ramadhan, saat hari raya Idul fitri dan Idul Adha juga muncul pertanyaan yang sama di antara masyarakat. Oleh karenanya, untuk menanggulagi persoalan tersebut, Muhammadiyah meluncurkan KHGT.

Dengan adanya KHGT perdebatan mengenai ketiga waktu itu diharapkan tidak terjadi lagi. Selain itu, di tingkat global di harapkan umat Islam tidak berbenturan jadwal dengan acara-acara penting seperti misalnya sidang PBB. Islamic of North America (ISNA) dapat memberitahu Sekjen PBB kapan umat Islam akan merayakan Idul Fitri atau hari raya lainnya, sehingga ketika hari raya Idul Fitri tiba, PBB tidak menyelenggarakan sidang, lalu umat Islam yang bekerja sebagai staff PBB bisa merayakan Idul Fitri. Dengan adanya kepastian jadwal, Sekjen PBB pun bisa lebih mudah mensinkronkan jadwal dengan jadwal persidangan mereka.

Penyatuan kalender Islam sampai tingkat global ini diinisiasi oleh the International Hijri Calendar Unity Congress di Turki pada Mei 2016. Momen itu menjadi memontum penting umat Islam untuk secepatnya mengadopsi sistem kalender yang menguntungkan berbagai pihak, khususnya umat Islam.

Alasan lain kenapa kalender ini ditetapkan adalah berkaitan dengan hipotesis total utang peradaban umat Islam karena kurang bayar zakat. Dijelaskan bahwa kalender Gregorian yang digunakan dalam bisnis menggantikan Kalender Islam berpeluang menciptakan kesalahan serius berkaitan dengan zakat.

Perbedaan hari antara kalender Gregorian dengan Kalender Islam adalah 11,5 hari per tahun. Maka, apabila bisnis mulsim tutup buku untuk laporan keuangan dan pembagian keuntungan berdasarkan kalender gregorian, ada 11,5 hari tidak terzakati.

Umat Islam disebut telah melupakan Kalender Islam sebagai basis perhitungan selama 1200 tahun. Perbedaan 11,5 hari ini disebut sebagai kesalahan sistematis yang kemudian menumpuk, sehingga zakat terutangnya pun berlipat ganda.

Link Download PDF Kalender Hijriah Global Tunggal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Heboh Ditinggal Muhammadiyah, BSI Malah Sukses Rekrut Ragnar Oratmangoen

Usai Heboh Ditinggal Muhammadiyah, BSI Malah Sukses Rekrut Ragnar Oratmangoen

Bola | Rabu, 03 Juli 2024 | 17:41 WIB

Muhammadiyah Gandeng BCA Syariah, Sindir Pengangkatan Jabatan yang Tak Profesional

Muhammadiyah Gandeng BCA Syariah, Sindir Pengangkatan Jabatan yang Tak Profesional

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 16:30 WIB

Muhammadiyah Alihkan Dana ke BCA Syariah, Langsung Sindir Bank Milik Negara Soal Ini

Muhammadiyah Alihkan Dana ke BCA Syariah, Langsung Sindir Bank Milik Negara Soal Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 15:31 WIB

Sejarah Kalender Hijriah yang Perlu Diketahui Sebagai Asal Usul Tahun Baru Islam

Sejarah Kalender Hijriah yang Perlu Diketahui Sebagai Asal Usul Tahun Baru Islam

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 13:56 WIB

Terkini

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB