Eropa Krisis Keamanan Imbas Dukungan NATO untuk Militerisasi Kiev, Konstantin Gavrilov: Ini Adalah Jalan Licin

Andi Ahmad S Suara.Com
Rabu, 10 Juli 2024 | 14:08 WIB
Eropa Krisis Keamanan Imbas Dukungan NATO untuk Militerisasi Kiev, Konstantin Gavrilov: Ini Adalah Jalan Licin
Seorang warga terlihat saat acara "Pengibaran Bendera untuk Ukraina dalam NATO" di Vilnius, Lituania (11/7/2023). (ANTARA/Anadolu/aa.)

Suara.com - Dukungan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) kepada militerisasi dan 'nazifikasi' Ukraina nampaknya membuat Eropa ketar ketir baru-baru ini.

Kepala delegasi Rusia Konstantin Gavrilov mengatakan, saat ini Eropa tengah mengalami krisis keamanan imbas dari dukungan NATO untuk militerisasi.

Hal itu diungkapkan Konstantin Gavrilov pada pertemuan di Wina yang membahas mengenai keamanan militer dan pengendalian senjata.

Pernyataan dalam pertemuan tersebut disampaikan Gavrilov melalui sebuah artikel yang dikutip dari Antara atau Sputnik pada Rabu (10/7/2024).

Diplomat Rusia tersebut mengatakan bahwa pemisahan aliansi NATO dari konteks pan-Eropa dan ambisinya, untuk mencapai keunggulan militer juga telah menciptakan risiko bagi langkah-langkah pembangunan kepercayaan di benua Eropa.

Perlu diketahui, bahwa identitas Pan-Eropa adalah rasa identifikasi pribadi dengan Eropa, dalam arti budaya atau politik.

Pembangunan kepercayaan di benua Eropa tersebut saat ini sedang dikembangkan dalam Forum untuk Kerjasama Keamanan (FSC) dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE).

"Kami juga sangat mengingat bahwa Barat, sejak 2014, telah mengabaikan pelanggaran mencolok Ukraina terhadap setidaknya 26 poin dalam Dokumen Wina 2011 tentang langkah-langkah pembangunan kepercayaan dan keamanan (CSBMs)," katanya.

Gavrilov juga menyebutkan bahwa secara de facto hal itu telah mendorong militerisasi dan "nazifikasi" di Ukraina, teror, dan pembunuhan warga sipil oleh rezim Kiev.

Baca Juga: Digaji 20 Tahun Tanpa Bekerja, Wanita Ini Malah Gugat Perusahaan

"Dan ini adalah jalan licin yang telah menyebabkan krisis keamanan di Eropa," tukasnya. [Antara/Sputnik].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI