Kalung Perak Berubah Menjadi Tameng Pelindung, Kisah Ajaib Pria Selamat dari Peluru Maut

Andi Ahmad S | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2024 | 14:03 WIB
Kalung Perak Berubah Menjadi Tameng Pelindung, Kisah Ajaib Pria Selamat dari Peluru Maut
Ilustrasi Kalung Perak Berubah Menjadi Tameng Pelindung, Kisah Ajaib Pria Selamat dari Peluru Maut. [Dok.Antara]

Suara.com - Setiap orang memiliki aksesoris masing-masing untuk mempercantik penampilan, seperti kalung, gelang, cincin hingga anting. Mungkin sebagian orang masih belum percaya adanya aksesoris bisa menyelamatkan kehidupan.

Hal itu terbukti dan dirasakan oleh seorang pria asal Colorado, dia berhasil selamat dari maut setelah peluru yang ditembakkan ke lehernya tidak tembus, berkat adanya kalung perak.

Pekan lalu, Departemen Kepolisian Kota Perdagangan di Colorado memposting foto kalung logam berlumuran darah dengan sepotong kecil logam yang tertancap di tautannya di halaman Facebook mereka.

Rupanya, itu milik seorang pria setempat yang pernah terlibat pertengkaran sengit dengan orang lain dan pernah ditembak.

Menurut postingan viral tersebut, peluru tersebut akan menembus leher korban jika bukan karena rantai perak di lehernya, yang mengubah luka tembak yang fatal menjadi luka tusuk kecil.

Kalung Perak Berubah Menjadi Tameng Pelindung, Kisah Ajaib Pria Selamat dari Peluru Maut [odditycentral]
Kalung Perak Berubah Menjadi Tameng Pelindung, Kisah Ajaib Pria Selamat dari Peluru Maut [odditycentral]

“Peluru kaliber .22 ditembakkan saat terjadi pertengkaran dan akan mengenai leher korban jika tidak tersangkut di rantai yang dikenakannya,” tulis polisi dikutip dari odditycentral, Kamis (11/7/2024).

Akibatnya, dia hanya mengalami luka tusuk. Polisi menggambarkan keberuntungan korban sebagai sesuatu yang “luar biasa,” namun beberapa pengguna Facebook dengan cepat menyebutnya sebagai campur tangan ilahi.
Apa pun masalahnya, pria itu pastinya harus menganggap dirinya telah dilahirkan kembali setelah kejadian yang begitu dekat.

Sedangkan untuk rantainya, meskipun digambarkan sebagai perak, Polisi Kota Perdagangan mengatakan bahwa kemungkinan besar itu adalah paduan yang lebih keras, karena perak murni adalah logam yang lunak, sehingga mudah tertembus peluru.

“Kami mencarinya, dan perak itu lunak,” tulis polisi di Facebook. “Jadi mungkin berpikir dua kali sebelum Anda melakukan kesalahan.” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Algojo untuk Musnahkan Merpati, Cara Eksekusi Ala Pemerintah Limburger Mengerikan

Siapkan Algojo untuk Musnahkan Merpati, Cara Eksekusi Ala Pemerintah Limburger Mengerikan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:52 WIB

Kakak Tewas, Ibu Ditangkap Polisi, Bayi Usia 1 Tahun Ini Ditemukan Merangkak Sendirian di Pinggir Jalan

Kakak Tewas, Ibu Ditangkap Polisi, Bayi Usia 1 Tahun Ini Ditemukan Merangkak Sendirian di Pinggir Jalan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:14 WIB

Pria Ini Jadi Orang Paling Beruntung di Dunia, Simak Kisahnya yang Menakjubkan

Pria Ini Jadi Orang Paling Beruntung di Dunia, Simak Kisahnya yang Menakjubkan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 12:23 WIB

Terkini

Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat

Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:00 WIB

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:51 WIB

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:50 WIB

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:47 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39 WIB

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:24 WIB

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:23 WIB

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18 WIB

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17 WIB