Niat Melerai Perkelahian di Stasiun Metro Delhi, Pria Ini Alami Hal Yang Tak Terduga

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 15 Juli 2024 | 16:14 WIB
Niat Melerai Perkelahian di Stasiun Metro Delhi, Pria Ini Alami Hal Yang Tak Terduga
Tangkapan Layar Niat Melerai Perkelahian di Stasiun Metro Delhi, Pria Ini Alami Hal Yang Tak Terduga [Twitter]

Suara.com - Viral di media sosial yang memperlihatkan aksi perkelahian di Stasiun Metro Delhi saat ini tengah menjadi perbincangan publik, lantaran adanya orang ketiga yang niat melerai perkelahian tersebut.

Pasalnya, niat yang dilakukan seorang pria untuk melerai pertengkaran itu berujung tidak mengenakkan, dan kini cuplikan tersebut viral di media sosial setelah diunggah salah satu akun.

Perlu diketahui, Metro Delhi telah menjadi jalur kehidupan kota ini dalam 20 tahun dan dianggap sebagai salah satu sarana transportasi paling nyaman.

Namun, belakangan ini, Metro Delhi menjadi pemberitaan karena alasan aneh yang sebagian besar berkaitan dengan perilaku penumpang yang nakal dan tidak biasa.

Beberapa video perkelahian acak, pertunjukan kemesraan di depan umum, tarian, dan pakaian aneh telah muncul secara online, membuat orang tidak bisa berkata-kata.

Kini, video lain muncul dari Metro Delhi, yang menunjukkan dua hingga tiga orang terlibat perkelahian setelah bertengkar di konter token.

Klip yang dibagikan di Twitter oleh akun bernama 'Ghar Ke Kalesh', awalnya menunjukkan dua pria terlibat perkelahian karena perselisihan di loket tiket.

Huru-hara yang kacau itu melibatkan tamparan, dorongan, dan pukulan sambil berdiri di antrian untuk mendapatkan token.
Orang lain, yang berdiri di barisan berbeda, mencoba meredakan situasi, namun salah satu pria menyeretnya ke dalam perkelahian dan menamparnya dari belakang.

"Kalesh bertemu dengan dua paman di dalam metro Delhi karena membeli koin," tulis keterangan postingan tersebut, dikutip Senin (15/7/2024).

Penyebab pasti perkelahian tersebut masih belum jelas. Lokasi stasiun metro juga tidak diketahui. Namun di X, videonya menjadi viral. Ini telah mengumpulkan lebih dari 1 juta tampilan dan beberapa komentar.

"Paman berkemeja biru adalah alasan mengapa orang tidak ikut campur dalam perkelahian untuk menenangkan mereka. Paman membuktikannya hanya dalam satu video mengapa kita tidak boleh ikut campur," tulis salah satu pengguna.

"Pertengkaran itu hanya terjadi antara dua paman. Mengapa paman ketiga yang malang itu dipukuli?" komentar yang lain.

“Pria berkemeja biru justru membelanya dan ditampar,” kata pengguna ketiga.

“Satpam hanya menjadi penonton bukannya menyebarkan situasi,” ungkap pengguna keempat.

Sementara itu, ini bukan pertama kalinya video orang-orang berkelahi di Metro Delhi muncul secara online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FBI Sebut Serangan ke Donald Trump Potensi Terorisme, Mantan Presiden Amerika Serikat Langsung Telepon Joe Biden

FBI Sebut Serangan ke Donald Trump Potensi Terorisme, Mantan Presiden Amerika Serikat Langsung Telepon Joe Biden

News | Senin, 15 Juli 2024 | 15:34 WIB

Incar Pasar Internasional, Subholding Pelindo Perluas Layanan Logistik ke Negara Ini

Incar Pasar Internasional, Subholding Pelindo Perluas Layanan Logistik ke Negara Ini

Bisnis | Senin, 15 Juli 2024 | 15:32 WIB

Donald Trump Ditembak Saat Kampanye, Kepolisian Jepang Tak Mau Kecolongan dan Bakal Lakukan Ini

Donald Trump Ditembak Saat Kampanye, Kepolisian Jepang Tak Mau Kecolongan dan Bakal Lakukan Ini

Entertainment | Senin, 15 Juli 2024 | 13:41 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB