Benarkah Tempat Duduk Anak Di Kelas Menentukan Prestasi? Begini Kata Kak Seto

Selasa, 16 Juli 2024 | 19:59 WIB
Benarkah Tempat Duduk Anak Di Kelas Menentukan Prestasi? Begini Kata Kak Seto
Seto Mulyadi atau Kak Seto (Suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Setiap momen tahun ajaran baru, para murid di sekolah biasanya akan alami perubahan tempat duduk di kelas baru. Ada anggapan tempat duduk di kelas bisa menentukan prestasi murid, benarkah?

Murid yang duduk di bangku paling depan, diharapkan prestasinya pun makin gemilang. Psikolog anak Seto Mulyadi alias Kak Seto membenarkan anggapan tersebut.

Kak Seto menjelaskan, murid yang duduk di bangku depan bisa jadi lebih jelas menangkap pelajaran karena posisinya lebih dekat dengan posisi guru.

"Sebetulnya ada juga kalau menyangkut di depan itu lebih mudah komunikasi dengan guru, lebih jelas penangkapannya atau lebih terkontrol secara psikologis," kata Kak Seto kepada Suara.com, dihubungi Selasa (16/7/2024).

Sementata itu, murid yang duduk di bangku belakang berpotensi kurang komunikasi dengan guru. Serta lebih jauh jangkauannya dari kontrol pengajarnya.

Akan tetapi, ada hal lebih penting dari sekadar letak duduk di kelas. Kak Seto menyampaikan bahwa proses pembelajaran di sekolah sebenarnya tidak harus selalu duduk manis di dalam kelas. Guru sebaiknya punya metode kreatif agar murid selalu semangat belajar.

"Mungkin bisa juga duduknya membaur atau nanti letak duduknya diputar, gantian. Kemudian suasana belajar tidak harus selalu di dalam kelas, tapi bisa juga di luar kelas. Sehingga ada suatu dinamika yang membuat anak tidak bosan," terang Kak Seto memberi saran.

Pendiri Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu menambahkan, guru perlu selalu menerapkan cara belajar yang kreatif dan inovatif. Tujuannya, agar semangat belajar anak-anak tak pernah surut serta transfer ilmu pengetahuan itu bisa seluruhnya didapatkan oleh para murid, tak hanya yang duduk di bangku depan.

"Kalau cara belajarnya gitu-gitu terus, tidak ada unsur pembaruan dan sebagainya, salah satu yang berbahaya ya bosan dan dampaknya jadi malas belajar," kata Kak Seto.

Baca Juga: Jakarta Marak Tawuran hingga Polisi Dibacok, Kak Seto: Pendidikan Jangan Melulu IPTEK, tapi...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI