Tawuran Remaja Marak, Kak Seto: Gelanggang Remaja Solusi Sejak Era Ali Sadikin

Selasa, 16 Juli 2024 | 13:28 WIB
Tawuran Remaja Marak, Kak Seto: Gelanggang Remaja Solusi Sejak Era Ali Sadikin
Psikolog sekaligus PemerhatI Seto Mulyadi. [Dok.Antara]

Suara.com - Tawuran yang melibatkan sejumlah remaja masih sering terjadi di berbagai daerah Indonesia, terutama Jakarta.

Psikolog sekaligus pemerhati anak Seto Mulyadi mengingatkan perlu adanya tindakan pencegahan yang kreatif untuk melindungi anak-anak dari kegiatan negatif.

Psikolog yang akrab disapa Kak Seto itu mengatakan bahwa remaja memang cenderung memiliki sikap agresif dan butuh pengakuan dari lingkungannya. Itu menyalurkan hal itu, orang dewasa yang harus memberikan wadah agar anak bisa menunjukan eksistensinya secara positif.

"(Anak terlibat tawuran) ini akan terus terjadi mana kala tidak ada langkah preventif pencegahannya. Pencegahan utama kita harus menyadari bahwa anak remaja sedang dalam masa yang membara, jadi darahnya panas, agresivitasnya tinggi, emosi tidak terkendali. Intinya bagaimana menyalurkan agresivitas ini secara positif," kata Kak Seto kepada Suara.com, Selasa (16/7/2024).

Ia mengemukakan, sebenarnya kesadaran akan hal tersebut sebenarnya sudah ada di Jakarta bahkan sejak masa Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1966.

Kak Seto menyampaikan bahwa kesadaran hal itu juga yang jadi cikal bakal didirikannya gelanggang remaja yang hingga saat ini masih ada di Jakarta.

Menurutnya, tiap daerah juga harus memiliki fasilitas publik seperti itu agar remaja memiliki aktivitas lain yang lebih bermanfaat saat di luar jam sekolah.

Gelanggang remaja itu memang untuk menyalurkan agresifitas tadi secara postif, dalam bentuk kegiatan kesenian maupun olahraga. Sehingga anak didorong berpreatasi," tuturnya.

Anak yang terlalu dibebani dengan nilai akademis di sekolah, lanjut Kak Seto, lebih berpotensi alami stres. Karenanya perlu ada kegiatan lain sebagai penyalur emosi stres tersebut.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Palmerah, Sita 6 Celurit dan Bom Molotov saat Amankan 7 Orang

Bila tak ada fasilitas sebagai wadah beraktifitas kreatif, itu sebabnya anak mudah terjerumus hal negatif seperti merundung teman, tawuran, hingga gabung dengan geng motor.

"Karena itu, ini tidak hanya di Jakarta, tapi daerah-daerah lain juga harus disediakan wadah untuk para remaja untuk beraktivitas di luar kegiatan akademiknya," pesan Kak Seto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI