Dikasih PR dari Golkar Sebulan Buat Bangun Koalisi, Babah Alun: Kalau Allah Berkehendak,...

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 19 Juli 2024 | 07:30 WIB
Dikasih PR dari Golkar Sebulan Buat Bangun Koalisi, Babah Alun: Kalau Allah Berkehendak,...
Politisi Partai Golkar sekaligus bos jalan tol, Jusuf Hamka di Markas DPP Partai Golkar. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Partai Golkar memberikan waktu sebulan kepada Jusuf Hamka untuk menentukan calon pendampingnya, baik sebagai bakal calon gubernur atau calon wakil gubernur dalam Pilkada Jakarta.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengemukakan nasib Babah Alun, sapaan Jusuf Hamka, bergantung pada progress dalam satu bulan ke depan.

"Masih ada waktu 1 bulan ini, 10 hari ke depan kita akan lihat survei Jusuf Hamka atau Babah Alun seperti apa," kata Lodewijk saat ditemui di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (19/7/2024).

Jusuf Hamka, jelas Lodewijk, mendapatkan surat instruksi untuk membangun koalisi yang akan dijadikan kekuatan politik dalam memperebutkan kursi gubernur Jakarta.

Selain itu, bos jalan tol itu juga diinstruksikan mencari gubernur ataupun calon wakil gubernur yang dianggap layak untuk mendampinginya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan dalam satu bulan, Golkar akan menilai capaian survei dan jejaring koalisi yang telah dibentuk Jusuf Hamka.

Apabila dirasa layak, partai akan memberikan Surat Keputusan (SK) pertanda Jusuf Hamka secara sah menjadi calon yang diusung Golkar.

"Nah kalau nggak dapat apa-apa ya sudah enggak jadi calon kan gitu," kata Doli.

Doli juga mengemukakan, tak menutup kemungkinan pihaknya akan memberikan surat instruksi kepada tokoh yang dianggap layak diusung Golkar.

"Bisa jadi (kasih surat instruksi ke calon lain), tapi selama ini kalau Golkar sudah keluarkan surat instruksi biasanya jadi SK," katanya.

Merespons surat instruksi yang diterimanya, Jusuf Hamka mengaku terkejut mendapatkan dua penugasan itu. Sebab, ia menilai kedua tugas yang diberikan, membangun koalisi dan mencari pasangan untuk Pilgub Jakarta, merupakan pekerjaan berat.

"Kalau Allah berkehendak, yang berat bisa jadi ringan. Akan tetapi, kalau Allah tidak berkehendak, yang ringan pun jadi berat," katanya.

Mengenai calon yang dibidknya, Jusuf Hamka mengaku cocok-cocok saja bila disandingkan dengan siapa pun.

"Saya bisa jadi wakilnya Mas Kaesang, saya bisa jadi wakilnya Pak Ahok, saya bisa jadi wakilnya Pak Anies, siapa saja. Bahkan, kalau Pak Ridwan Kamil juga mau, saya bisa menyesuaikan diri. Saya enggak ada masalah,” katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Bobby hingga Sutarmidji: Inilah 10 Paslon Cagub-Cawagub yang Mendapat SK Partai Golkar

Dari Bobby hingga Sutarmidji: Inilah 10 Paslon Cagub-Cawagub yang Mendapat SK Partai Golkar

Video | Jum'at, 19 Juli 2024 | 04:05 WIB

Golkar Batalkan Pencalonan Kaesang sebagai Cawagub Jakarta, Jusuf Hamka Bereaksi: Innalillahi...

Golkar Batalkan Pencalonan Kaesang sebagai Cawagub Jakarta, Jusuf Hamka Bereaksi: Innalillahi...

Video | Jum'at, 19 Juli 2024 | 02:05 WIB

Siap Usung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Golkar: Kami Tunggu Beliau Pensiun

Siap Usung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Golkar: Kami Tunggu Beliau Pensiun

Kotak Suara | Kamis, 18 Juli 2024 | 23:05 WIB

Terkini

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB